| Tutorial Membuat Sistem Informasi Akademik dengan Microsoft Access 2007 |
Selasa, 18 September 2012
PENGANTAR
- A. Pengertian Algoritma & Pemrograman
- 1. Algoritma
Menurut Donald E. Knuth (1973,p4), algoritma dalam penger tian modern mempunyai kemiripan dengan istilah resep , proses, metode, teknik, prosedur, rutin . Algor itma adalah sekumpulan aturan-aturan berhingga yang memberikan sederetan operasi-operasi untuk menyelesaikan suatu jenis masalah yang khusus. Menurut Rinaldi Munir, algoritma adalah urutan langkah-langkah logis penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis. Berdasarkan dua pengertian algoritma di atas, dapat disimpulkan bahwa algor itma merupakan suatu istilah yang luas, yang tidak hanya berkaitan dengan dunia komputer.
- 2. Pemrograman
Kemudian terdapat pula istilah bahasa pemrograman yang berarti bahasa yang digunakan dalam pembuatan program komputer. Berdasarkan pengertian algor itma dan pemrograman, maka dapat dikatakan bahwa progr am merupakan hasil penerapan dari algoritma- algoritma. Akan tetapi, dalam buku ini tidak dibahas materi mengenai pembuatan program komputer. Buku ini memfokuskan teknik-teknik pembuatan algoritma itu sendir i. Nama mata kuliah Algor itma dan Pemrogr aman dalam hal ini berarti mempelajari pembuatan algoritma- algoritma yang dapat diterapkan dalam pemrograman.
- B. Tipe-tipe Algoritma Berdasarkan Format Penulisan
- 1. Deskriptif
Sebagai contoh misalnya algoritma menentukan bilangan terbesar dari 3 bilangan berikut ini:
Algoritma Menentukan_bilangan_terbesar_dari_3_bilangan
- Meminta input 3 bilangan dari user, misalkan bilangan a, b, dan c.
- Apabila bilangan a lebih besar dari b maupun c, maka bilangan a merupakan bilangan terbesar.
- Jika tidak (bilangan a tidak lebih besar dari b atau c) berarti bilangan a sudah pasti bukan bilangan terbesar. Kemungkinannya tinggal bilangan b atau c. Apabila bilangan b lebih besar dari c, maka b merupakan bilangan terbesar. Sebaliknya apabila bilangan b tidak lebih besar dari c, maka bilangan c merupakan yang terbesar.
- Selesai.
- 2. Flow Chart (Diagram Alir)
Mengenai lambang- lambang yang digunakan akan dibahas pada bagian selanjutnya. Sekarang diberikan suatu contoh algoritma menentukan bilangan terbesar dar i 3 bilangan seperti yang dicontohkan sebelumnya, tetapi ditulis dalam bentuk flow chart.
- 3. Pseudocode
Walaupun pseudocode tidak ada aturan penulisan syntax, di dalam buku ini akan diberikan suatu aturan-aturan penulisan syntax yang cukup seder hana agar pembaca dapat lebih mudah dalam mempelajari algoritma-algor itma yang ada di dalam buku ini. Pseudocode yang ditulis di dalam buku ini akan menyerupai (meniru) syntax- syntax dalam bahasa Pascal. Namun dibuat sesederhana mungkin sehingga tidak akan ada kesulitan bagi pembaca untuk memahami algoritma- algor itma dalam buku ini walaupun pembaca belum pernah mempelajar i bahasa Pascal.
Contoh algoritma menentukan bilangan terbesar dar i tiga bilangan yang ditulis dalam bentuk pseudocode bergaya buku ini.
01| ALGORITMA Menentukan_terbesar_dari_3_bilangan
02| Deklarasi:
03| a,b,c, terbesar : integer
04|
05| Deskripsi:
06| Read(a,b,c)
07| If (a>b) and (a>c) then
08| Terbesar a
09| Else
10| If b>c then
11| Terbesar b
12| Else
13| Terbesar c
14| Endif
15| Endif
16| Write(terbesar)
- C. Flow Chart (Diagram Alir)
- 1. Pengertian
- 2. Simbol-simbol Flow Chart
- Simbol terminal (terminator )
digunakan untuk menunjukkan awal dan akhir algoritma
- Simbol persiapan (preparation)
- Simbol proses (process)
- Simbol Data (data)
digunakan untuk menunjukkan proses input maupun output data.
- Simbol Keputusan (decision)
digunakan untuk pengambilan keputusan dua jalur atau lebih dalam flow chart.
- Simbol Penghubung (on-page refer ence)
digunakan untuk menunjukkan hubungan arus flow chart yang terputus, tetapi masih dalam halaman yang sama.
- Simbol Penghubung Halaman Lain (off- page reference)
digunakan untuk menunjukkan hubungan arus flow chart yang terputus yang berada di halaman lain.
- 3. Bentuk-bentuk Dasar Struktur Logika Flow Chart
- Runtunan (Sequence Structure)
- Pemilihan/Percabangan IF (Selection Structure)
- Pengulangan FOR (FOR Loop Structur e)
PEMOGRAMAN WEB
- Baris isi
- Baris isi
- Baris isi
- Baris isi
HTTP
HTTP (HyperTextTransfer Protocol) adalah protokol yang dipergunakan untuk mentransfer dokumen dalam World Wide Web(WWW). Protokol ini adalah protokol ringan, tidak berstatus dan generik yang dapat dipergunakan berbagai macam tipe dokumen. Pengembangan HTTP dikoordinasi oleh Konsorsium World Wide Web(W3C) dan grup bekerja Internet Engineering Task Force(IETF), bekerja dalam publikasi satu seri RFC, yang paling terkenal RFC 2616, yang menjelaskan HTTP/1,1, versti HTTP yang digunakan umum sekarang ini. HTTP adalah sebuah protokol meminta/menjawab antara clientdan server. Sebuh client HTTP seperti web browser, biasanya memulai permintaan dengan membuat hubungan TCP/IPke porttertentu di tuan rumah yang jauh (biasanya port 80). Sebuah server HTTP yang mendengarkan diport tersebut menunggu client mengirim kode permintaan (request), seperti "GET / HTTP/1.1" (yang akan meminta halaman yang sudah ditentukan), diikuti dengan pesan MIMEyang memiliki beberapa informasi kode kepala yang menjelaskan aspek dari permintaan tersebut, diikut dengan badan dari data tertentu. Beberapa kepala (header) juga bebas ditulis atau tidak, sementara lainnya (seperti tuan rumah) diperlukan oleh protokol HTTP/1,1. Begitu menerima kode permintaan (dan pesan, bila ada), server mengirim kembali kode jawaban, seperti "200 OK", dan sebuah pesan yang diminta, atau sebuah pesan error atau pesan lainnya.Sejarah Protokol HTTP pertama kali dipergunakan dalam WWW pada tahun 1990. Pada saat tersebut yang dipakai adalah protokol HTTP versi 0.9. Versi 0.9 ini adalah protokol transfer dokumen secara mentah, maksudnya adalah data dokumen dikirim sesuai dengan isi dari dokumen tersebut tanpa memandang tipe dari dokumen. Kemudian pada tahun 1996 protokol HTTP diperbaiki menjadi HTTP versi 1.0. Perubahan ini untuk mengakomodasi tipe-tipe dokumen yang hendak dikirim beserta enkoding yang dipergunakan dalam pengiriman data dokumen. Sesuai dengan perkembangan infrastruktur internet maka pada tahun 1999 dikeluarkan HTTP versi 1.1 untuk mengakomodasi proxy, cache dan koneksi yang persisten.
PERBEDAAN WEB 1.0, WEB 2.0 dan WEB 3.0
Web adalah suatu ruang informasi di mana sumber-sumber daya yang berguna diidentifikasi oleh pengenal global yang disebut Uniform Resource Identifier (URI). Secara umum, Web 1.0 dikembangkan untuk pengaksesan informasi dan memiliki sifat yang sedikit interaktif.Secara garis besar, sifat Web 1.0 adalah Read.Lalu, tak lama kemudian muncullah Web 2.0 yang merupakan revolusi bisnis di industri komputer yang disebabkan oleh penggunaan internet sebagai platform, juga merupakan suatu percobaan untuk memahami aturan untuk mencapai keberhasilan platform baru.Sifat Web 2.0 adalah Read-Write. Era Web 2.0 tidak membutuhkan orang jenius yang hanya berkutat sendiri di ruang tertutup atau laboratorium untuk membuat teknologi baru yang dipatenkan agar membuat dirinya menjadi terkenal. Tapi era ini lebih membutuhkan orang untuk saling berbagi ilmu, pengalaman atau lainnya sehingga terbentuk komunitas online besar yang menghapuskan sifat-sifat individu.
Sedangkan letak perbedaan Web 1.0 dan Web 2.0 yaitu :
1. Perilaku pengguna Membaca Menulis
2. Pelaku utama Perusahaan Pengguna/Komunitas
3. Hubungan dengan server Client-server Peer to peer
4. Bahasa pemrograman penampil konten HTML XML
5. Pola hubungan penerbit-pengguna Searah Dua arah/ Interaktif
6. Pengelolaan konten Taksonomi/direktori Folksonomi/penanda/tag
7. Penayangan berbagai kanal informasi Portal RSS/Sindikasi
8. Hubungan antar pengakses Tidak ada Berjejaring
9. Sumber konten Penerbit/pemilik situs Pengguna
Yang menjadi kunci perbedaan dalam Web 2.0 dan Web 1.0 adalah
keterbatasan pada Web 1.0 yang mengharuskan pengguna internet untuk
datang ke dalam website tersebut dan melihat satu persatu konten di
dalamnya.Sedangkan Web 2.0 memungkinkan pengguna internet dapat melihat
konten suatu website tanpa harus berkunjung ke alamat situs yang
bersangkutan.Kemampuan web 2.0 dalam melakukan aktivitas drag and drop,
auto complete, chat, voice dapat dilakukan layaknya aplikasi desktop.Selanjutnya adalah Web 3.0, jika dunia seluler dikenal istilah 3G, maka di Internet ada yang namanya Web 3.0. Wow, apa pula ini? Apa bedanya dengan Web 2.0 yang sekarang sedang marak? Jangan salah, ternyata orang Indonesia juga sudah ada yang mengembangkannya.Konsep ini dapat diandaikan sebuah website sebagai sebuah intelektualitas buatan (Artificial Intelegence).Aplikasi – aplikasi online dalam website dapat saling berinteraksi, kemampuan interaksi ini dimulai dengan adanya web service. Di web 3.0 ini, sudah terjadi konvergensi yang sangat dekat antara dunia TI dengan dunia telekomunikasi. Dunia web dan telco berkembang pesat seiring dengan kebutuhan pengguna. Penggunaan perangkat TI dan telekomunikasi nantinya sudah seperti sama saja tidak ada bedanya. Saat ini saja pertanda seperti itu sudah mulai bisa kita rasakan walaupun masih belum sempurna. Kita bisa menonton tivi di ponsel atau komputer, bisa mengakses internet di ponsel, bisa melakukan SMS dan telepon dari komputer. Ya karena konvergensi terhadap berbagai perangkat seperti hukum alam yang tidak bisa dielakkan. Semua mengalami evolusi menuju dunia yang lebih maju.
Permasalahan lain yang potensial muncul adalah, sebagai teknologi masa depan, Web 3.0 juga membutuhkan kecepatan akses Internet yang memadahi dan spesifikasi komputer yang tidak enteng, hal ini disebabkan tak lain karena teknologi ini secara visual berbasis 3D. Sedangkan seperti yang kita tahu biaya akses Internet dengan kecepatan tinggi di Indonesia ini masih terbilang mahal bagi masyarakat umum. Belum lagi jika dihitung dari biaya spesifikasi perangkat komputer yang dibutuhkan, mungkin masyarakat Indonesia yang ingin menikmati kecanggihan layanan berbasis teknologi Web 3.0 masih harus menarik napas penjang. Namun karena Web 3.0 sendiri masih dalam pengembangan, seiring dengan berlalunya waktu sebagai masyarakat Indonesia kita masih bisa mengharapkan bahwa biaya komunikasi, dalam hal ini koneksi Internet kecepatan tinggi akan semakin murah nantinya, sehingga terjangkau bagi masyarakat luas. Saat ini adaptasi Web 3.0 mulai dikembangkan oleh beberapa perusahaan di dunia seperti secondlife, Google Co-Ops, bahkan di Indonesia sendiri juga sudah ada yang mulai mengembangkannya, yaitu Li’L Online (LILO) Community.
Permasalahan lain yang potensial muncul adalah, sebagai teknologi masa depan, Web 3.0 juga membutuhkan kecepatan akses Internet yang memadahi dan spesifikasi komputer yang tidak enteng, hal ini disebabkan tak lain karena teknologi ini secara visual berbasis 3D. Sedangkan seperti yang kita tahu biaya akses Internet dengan kecepatan tinggi di Indonesia ini masih terbilang mahal bagi masyarakat umum. Belum lagi jika dihitung dari biaya spesifikasi perangkat komputer yang dibutuhkan, mungkin masyarakat Indonesia yang ingin menikmati kecanggihan layanan berbasis teknologi Web 3.0 masih harus menarik napas penjang. Namun karena Web 3.0 sendiri masih dalam pengembangan, seiring dengan berlalunya waktu sebagai masyarakat Indonesia kita masih bisa mengharapkan bahwa biaya komunikasi, dalam hal ini koneksi Internet kecepatan tinggi akan semakin murah nantinya, sehingga terjangkau bagi masyarakat luas.
Web 1.0
Merupakan teknologi Web generasi pertama yang merupakan revolusi baru di dunia Internet karena telah mengubah cara kerja dunia industri dan media. Pada dasarnya, Website yang dibangun pada generasi pertama ini secara umum dikembangkan untuk pengaksesan informasi dan memiliki sifat yang sedikit interaktif. Berbagai Website seperti situs berita “cnn.com” atau situs belanja “Bhinneka.com” dapat dikategorikan ke dalam jenis ini.
Web 2.0
Web 2.0 Istilah Web 2.0 pertama kalinya diperkenalkan oleh O’Reilly Media pada tahun 2004 sebagai teknologi Web generasi kedua yang mengedepankan kolaborasi dan sharing informasi secara online. Menurut Tim O’Reilly, Web 2.0 dapat didefinisikan sebagai berikut: “Web 2.0 adalah revolusi bisnis di industri komputer yang disebabkan oleh penggunaan internet sebagai platform, dan merupakan suatu percobaan untuk memahami berbagai aturan untuk mencapai keberhasilan pada platform baru tersebut. Salah satu aturan terutama adalah: Membangun aplikasi yang mengeksploitasi efek jaringan untuk mendapatkan lebih banyak lagi pengguna aplikasi tersebut” Berbagai layanan berbasis web seperti jejaring sosial, wiki dan folksonomies (misalnya: “flickr.com”, “del.icio.us”) merupakan teknologi Web 2.0 yang menambah interaktifitas di antara para pengguna Web.
Pada umumnya, Website yang dibangun dengan menggunakan teknologi Web 2.0 memiliki fitur-fitur sebagai berikut:
• CSS (Cascading Style Sheets)
• Aplikasi Rich Internet atau berbasis Ajax
• Markup XHTML
• Sindikasi dan agregasi data menggunakan RSS/Atom
• URL yang valid
• Folksonomies
• Aplikasi wiki pada sebagian atau seluruh Website
• XML Web-Service API
Web 3.0 / Semantic WebWaaupun masih dalam perdebatan di kalangan analis dan peneliti, istilah Web 3.0 tetap berpotensi menjadi generasi teknologi di dunia Internet. Saat ini, definisi untuk Web 3.0 sangat beragam mulai dari pengaksesan broadband secara mobile sampai kepada layanan Web berisikan perangkat lunak bersifat on-demand [Joh07]. Namun, menurut John Markoff, Web 3.0 adalah sekumpulan teknologi yang menawarkan cara baru yang efisien dalam membantu komputer mengorganisasi dan menarik kesimpulan dari data online. Berdasarkan definisi yang dikemukakan tersebut, maka pada dasarnya Semantic Web memiliki tujuan yang sama karena Semantic Web memiliki isi Web yang tidak dapat hanya diekpresikan di dalam bahasa alami yang dimengerti manusia, tetapi juga di dalam bentuk yang dapat dimengerti, diinterpretasi dan digunakan oleh perangkat lunak (software agents). Melalui Semantic Web inilah, berbagai perangkat lunak akan mampu mencari, membagi, dan mengintegrasikan informasi dengan cara yang lebih mudah [Tim01]. Pembuatan Semantic Web dimungkinkan dengan adanya sekumpulan standar yang dikoordinasi oleh World Wide Web Consortium (W3C). Standar yang paling penting dalam membangun Semantic Web adalah XML, XML Schema, RDF, OWL, dan SPARQL.
Mungkin ini beberapa referensi ciri khas dari web 3.0
• Transformation dari tmp penyimpanan yang bersifat terpisah pisah menjadi satu.
• Ubiquitous connectivity, memungkinkan info diakses di berbagai media.
• Network computing, software-as-a-service business models, Web services interoperability, distributed computing, grid computing and
cloud computing;
• Open technologies, sebagian besar semuanya berjalan dalam platform open source / free.
• Open identity, OpenID, seluruh info adalah bebas dan sebebas – bebasnya.
• The intelligent web, Semantic Web technologies such as RDF, OWL, SWRL, SPARQL, GRDDL, semantic application platforms, and statement-
based datastores;
• Distributed databases, database terdistribusi dalam WWD ( World Wide Database ).
• Intelligent applications.
Dari seluruh sifat dan kriteria tersebut, yang bisa dijelaskan dan masih dapat diperkirakan berhasil barulah semantic web.(http://sioc-project.org/ )Adalah komunitas yang berusaha mewujudkan semantic website yang tengah berjuang membantu kita menciptakan web cerdas yang mana kelak pencarian info di internet menjadi jauh – jauh sangat mudah. Banyak orang yang bahkan tidak tahu bahwa istilah web 2.0 / 3.0 adalah sebuah istilah untuk konsep dan cara bekerja dari manusia pada informasi di internet, dan bukanlah sebuah teknologi bernama 2.0 atau 3.0
Bahasa Pemrograman Web
Bahasa pemrograman merupakan suatu teknik instruksi standar untuk memerintah komputer. Berikut adalah penjelasan tentang bahasa pemrograman yang biasa digunakan untuk membuat suatu website:| Bahasa Pemrograman | Keterangan |
|---|---|
| HTML | HyperText Markup Language
(HTML) adalah sebuah bahasa markup yang digunakan untuk membuat sebuah
halaman web dan menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah browser
Internet.
HTML saat ini merupakan standar Internet yang didefinisikan dan
dikendalikan penggunaannya oleh World Wide Web Consortium (W3C). HTML
berupa kode-kode tag yang menginstruksikan browser untuk menghasilkan
tampilan sesuai dengan yang diinginkan. Sebuah file yang merupakan file
HTML dapat dibuka dengan menggunakan browser web seperti Mozilla Firefox, Microsoft Internet Explorer dll. |
| PHP | Personal Home Page (PHP) adalah bahasa pemrograman script yang paling banyak dipakai saat ini.
PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf
pada tahun 1995. Pada waktu itu PHP masih bernama FI (Form
Interpreted), yang wujudnya berupa sekumpulan script yang digunakan
untuk mengolah data form dari web. PHP banyak dipakai untuk membuat
situs web yang dinamis, walaupun tidak tertutup kemungkinan digunakan
untuk pemakaian lain. PHP biasanya berjalan pada sistem operasi linux (PHP juga bisa dijalankan dengan hosting windows). |
| ASP | ASP adalah singkatan dari Active Server Pages yang merupakan salah satu bahasa pemograman web untuk menciptakan halaman web yang dinamis.
ASP merupakan salah satu produk teknologi yang disediakan oleh Microsoft. ASP bekerja pada web server dan merupakan server side scripting. |
| XML | Extensible Markup Language (XML) adalah bahasa markup serbaguna yang direkomendasikan W3C untuk mendeskripsikan berbagai macam data.
XML menggunakan markup tags seperti halnya HTML namun penggunaannya
tidak terbatas pada tampilan halaman web saja. XML merupakan suatu
metode dalam membuat penanda/markup pada sebuah dokumen. |
| WML | WML adalah kepanjangan dari Wireless Markup Language,
yaitu bahasa pemrograman yang digunakan dalam aplikasi berbasis XML
(Extensible Markup Langauge). WML adalah bahasa pemrograman yang
digunakan dalam aplikasi wireless.
WML merupakan analogi dari HTML yang berjalan pada protocol nirkabel. |
| PERL | Perl
adalah bahasa pemrograman untuk mesin dengan sistem operasi Unix (SunOS,
Linux, BSD, HP-UX), juga tersedia untuk sistem operasi seperti DOS, Windows, BeOS, VMS, EBCDIC, dan PocketPC.
PERL merupakan bahasa pemograman yang mirip bahasa pemograman C. |
| CFM | CFM dibuat menggunakan tag ColdFusion dengan software Adobe ColdFusion / BlueDragon / Coldfusion Studio.
Syntax coldfusion berbasis html. |
| Javascript | Javascript adalah bahasa scripting yang handal yang berjalan pada sisi client.
JavaScript merupakan sebuah bahasa scripting yang dikembangkan oleh
Netscape. Untuk menjalankan script yang ditulis dengan JavaScript kita
membutuhkan JavaScript-enabled browser yaitu browser yang mampu
menjalankan JavaScript. |
| CSS | Cascading Style Sheets (CSS) adalah suatu bahasa stylesheet yang digunakan untuk mengatur tampilan suatu dokumen yang ditulis dalam bahasa markup. Penggunaan yang paling umum dari CSS adalah untuk memformat halaman web yang ditulis dengan HTML dan XHTML. Walaupun demikian, bahasanya sendiri dapat dipergunakan untuk semua jenis dokumen XML termasuk SVG dan XUL. Spesifikasi CSS diatur oleh World Wide Web Consortium (W3C). |
ARTIKEL BAHASA PEMOGRAMAN
1)Bahasa pemrograman tingkat tinggi
Bahasa pemrograman tingkat tinggi adalah sebuah bahasa pemrograman yang jika dibandingkan dengan bahasa pemrograman tingkat rendah memiliki sifat lebih mudah digunakan, lebih portabel (mudah diadaptasikan) antar-platform, dan lebih abstrak. Bahasa-bahasa semacam ini sering melakukan abstraksi terhadap beberapa operasi CPU, seperti halnya pengaksesan memori.
Fitur-fitur Bahasa pemrograman tingkat tinggi
Istilah "bahasa pemrograman tingkat tinggi" tidak serta merta menjadikan bahasa tersebut lebih baik dibandingkan dengan bahasa pemrograman tingkat rendah. Akan tetapi, maksud dari "tingkat tinggi" di sini merujuk kepada abstraksi yang lebih tinggi dibandingkan dengan bahasa tingkat rendah terhadap bahasa mesin. Dibandingkan dengan harus berurusan dengan register, alamat memori dan stack-stack panggilan, bahasa pemrograman tingkat tinggi akan berurusan dengan variabel, larik, dan ekspresi aritmetika atau aljabar Boolean. Selain itu, tidak seperti bahasa rakitan, bahasa tingkat tinggi tidak memiliki opcode atau kode operasi yang dapat secara langsung menjadikan bahasa tersebut menjadi kode mesin. Fitur lainnya seperti rutin-rutin penanganan string, fitur pemrograman berorientasi objek, input/output terhadap berkas juga terdapat di dalam jenis bahasa ini.
Secara umum, bahasa tingkat tinggi akan membuat pemrograman komputer yang kompleks menjadi lebih sederhana, sementara bahasa tingkat rendah cenderung untuk membuat kode yang lebih efisien. Dalam sebuah bahasa tingkat tinggi, elemen-elemen kompleks dapat dipecah ke dalam beberapa elemen yang lebih sederhana, meski masih dapat dianggap kompleks, di mana bahasa tersebut menyediakan abstraksi. Karena alasan ini, kode-kode yang harus berjalan dengan efisien dapat ditulis dalam bahasa pemrograman tingkat rendah, sementara bahasa tingkat tinggi digunakan untuk mempermudah pemrograman.
Akan tetapi, dengan bertambah rumitnya arsitektur mikroprosesor modern, kompilator-kompilator bahasa pemrograman tingkat tinggi dapat membuat kode yang lebih efisien dibandingkan dengan para programmer bahasa pemrograman tingkat rendah yang melakukannya secara manual.
Perlu dicatat bahwa istilah "tingkat tinggi" dan "tingkat rendah" adalah relatif. Pada awalnya, bahasa rakitan dianggap sebagai bahasa tingkat rendah, sementara COBOL, C, dan lain-lainnya dianggap sebagai bahasa tingkat tinggi, mengingat mereka mengizinkan abstraksi terhadap fungsi, variabel, dan evaluasi ekspresi. Akan tetapi, banyak programmer saat ini mungkin menganggap bahasa C sebagai bahasa pemrograman tingkat rendah, mengingat bahasa pemrograman tersebut mengizinkan akses memori secara langsung dengan menggunakan alamatnya, dan juga dapat menggunakan beberapa direktif bahasa rakitan.
http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_pemrograman_tingkat_tinggi
2)CONTOH BAHASA PEMROGRAMAN KOMPUTER
C++
C++ adalah salah satu bahasa pemrograman komputer. Dibuat pada tahun 1980-an oleh Bell Labs (Bjarne Stroustrup) sebagai pengembangan dari Bahasa pemrograman C. Salah satu perbedaan yang paling mendasar dengan bahasa C adalah dukungan terhadap konsep pemrograman berorientasi objek (Object Oriented Programming).
Program C++ pertama
Contoh program sederhana C++ untuk hello world dengan menggunakan Pustaka Dasar C++ dapat dilihat di bawah ini:
#include // provides std::cout
int main()
{
std::cout << "Hello, world!\n";
return 0;
}
Kata yang dipesan
Kelompok pertama
C++ mempunyai 32 buah kata yang dipesan (reserved words). Kata kunci kelompok pertama merupakan turunan dari bahasa C, di antaranya:
auto
const
double
float
int
short
struct
unsigned
break
continue
else
for
long
signed
switch
void
case
default
enum
goto
register
sizeof
typedef
volatile
char
do
extern
if
return
static
union
while
Kelompok kedua
Kata yang dipesan kelompok kedua berjumlah 30. Kata-kata ini adalah baru dan hanya ada di bahasa C++.
asm
dynamic_cast
namespace
reinterpret_cast
try
bool
explicit
new
static_cast
typeid
catch
false
operator
template
typename
class
friend
private
this
using
const_cast
inline
public
throw
virtual
delete
mutable
protected
true
wchar_t
Kata-kata yang dipesan tersebut di atas tidak boleh dipakai sebagai nama variable, class, enum, macro, dan struct.
Tipe data dasar
Untuk menyimpan suatu variabel diperlukan tempat khusus di dalam memori komputer. Besar dan tipe dari variabel-variabel di dalam standar program C++ dispesifikasikan sebagai berikut.
Nama
Keterangan
Ukuran
Jangkauan
char
Abjad/karakter atau untuk bilangan bulat kecil
1 byte
signed: -128 to 127
unsigned: 0 to 255
short int (short)
Bilangan bulat dengan jangkauan pendek
2 byte
signed: -32768 to 32767
unsigned: 0 to 65535
int
Bilangan bulat
4 byte
signed: -2147483648 to 2147483647
unsigned: 0 to 4294967295
long int (long)
Integer dengan jangkauan panjang
4 byte
signed: -2147483648 to 2147483647
unsigned: 0 to 4294967295
bool
Boolean, dapat bernilai benar atau salah (true or false)
i byte
true or false
float
Angka dengan titik mengambang (bilangan cacah)
4 byte
3.4e +/- 38 (7 digit)
double
Bilangan cacah dengan ketelitian ganda
8 byte
1.7e +/- 308 (15 digits)
long double
Bilangan cacah dengan ketelitian ganda panjang
8 byte
1.7e +/- 308 (15 digits)
wchar_t
Karakter lebar, biasa dipakai untuk Unicode karakter
2 byte
1 karakter lebar
Daftar C++ compiler
Untuk mengubah kode-kode C++ program menjadi suatu program aplikasi yang dimengerti oleh sistem operasi dan komputer, diperlukan sebuah kompilator C++. Berikut ini adalah beberapa kompilator C++ yang dapat digunakan secara gratis.
Microsoft Visual C++ 2005 Express
Turbo C++ Explorer
Apple Xcode for Mac OS X
Open Source Watcom / OpenWatcom C/C++ Compiler
Digital Mars C/C++ Compiler (Symantec C++ Replacement)
Bloodshed Dev-C++ C++ Compiler
Free Microsoft .NET Framework Software Development Kit (SDK) / Free Microsoft Visual C++ Compiler
Intel C++ Compiler for Linux Non-Commercial Version
Sun Studio Compilers and Tools
Open64 Compiler Tools
Apple's Macintosh Programmer's Workshop (C and C++ compilers)
TenDRA C/C++ Compiler
GNU C/C++ Compiler
Ch Embeddable C/C++ Interpreter (Standard Edition)
DJGPP C and C++ Compilers
CINT C and C++ Interpreter
SDCC C Cross-compiler
Cygwin Project (C & C++ Compilers)
SDCC C Cross-compiler
Code::Blocks
Pranala luar
Homepage Bjarne Stroustrup
C++ Users Journal
Standard Template Library
ISO Standard
Andrei Alexandrescu
Code guru, C++ resource
C++ basic tutorial
http://id.wikipedia.org/wiki/C%2B%2B
3)CARA MEMBUAT PROGRAM
[19/2/2008] VIRUS TATI: CARA LAIN MEMBUAT VIRUS
Penyebaran virus kian hari makin menggila. Tidak mengherankan, karena banyak cara yang dilakukan untuk menciptakan virus. Tidak mesti jago-jago amat, hanya dengan sedikit usaha, virus bisa tercipta. Arief Prabowo
COBALAH LIHAT KONDISI SAAT INI, source code virus siap saji ataupun tutorial membuat virus pun bisa Anda dapatkan gratis dari Internet. Atau ingin lebih mudah lagi bisa menggunakan program Virus Generator yang bisa membuat virus dengan instan menggunakan template aksi-aksi virus yang sudah disediakan, bukannya tidak mungkin, kini orang awam dengan pengetahuan minim sekalipun bisa membuat virus dengan mudah. Tentu tidak heran kalau populasi virus kian hari kian meningkat.
Dan lagi jika Anda berjalan-jalan ke mall, cobalah Anda lihat, buku-buku yang mengajarkan cara membuat antivirus, sudah bertebaran di mana-mana. Namun perlu Anda perhatikan juga, karena biasanya selain mengajarkan cara membasmi virus, buku tersebut juga sekaligus mengajarkan Anda cara-cara membuat virus, ibarat pedang bermata dua.
AutoHotKey
Untuk berbuat kejahatan memang selalu ada jalan. Karena saat ini ditemukan virus lokal pertama yang dibuat menggunakan program AutoHotKey. Apakah itu AutoHotKey? Seperti yang dikutip dari situs aslinya (http://www.autohotkey.com), Auto-HotKey merupakan sebuah program automation, hotkeys, dan scripting yang dibuat menggunakan bahasa C++, ia bersifat open source dan diperuntukan bagi operating system berbasis Windows. Dengan menggunakan program ini kita dapat mengotomatisasi setiap perkerjaan yang sering kita lakukan sehari-hari. Berbagai hal dapat dilakukan dengan menggunakan program ini, mulai dari otomatisasi penekanan tombol keyboard, pergerakan atau penekanan tombol mouse, atau bahkan menggunakan script untuk memperintahkan AutoHot- Key mengerjakan suatu perintah. Saat membuat suatu project menggunakan AutoHotKey, file yang dihasilkan akan memiliki extension .ahk. Dan bersamaan dengan paket program AutoHotKey tersebut, tersedia juga program yang dinamakan Ahk2Exe yang dapat mengonversi . file project (.ahk) ke dalam executable. Artinya, script yang telah dibuat tadi nantinya bisa dijalankan secara langsung di computer manapun, tanpa harus terinstal program AutoHotKey.
Virus Hasil AutoHotKey
Semua kemudahan yang telah dipaparkan di atas sepertinya telah dimanfaatkan dan disalahgunakan oleh pembuat virus. Buktinya kini ada satu virus lokal yang menggunakan cara tersebut memanfaatkan program AutoHotKey. Dikenal dengan nama Virus Tati, begitulah PC Media Antivirus mengenalnya. Saat tulisan ini dibuat, belum banyak antivirus yang dapat mengenali virus ini. Dan satu pertanyaan yang membuat kami penasaran adalah, “Bagaimana virus ini bisa menyebar dengan cepat dan luas?”. Sebab perlu Anda ketahui, si Tati ini menempati urutan pertama virus yang banyak dikirimkan oleh pembaca selama satu bulan terakhir ini.
Membongkar si Tati
Virus yang ini icon-nya berpenampilan mirip dengan icon folder standar bawaan Windows ini, memiliki ukuran sebesar 202.263 bytes, dalam keadaan terkompresi menggunakan UPX. Memang, script yang telah dikonversi dari file.ahk ke .exe menggunakan program Ahk2Exe bawaan AutoHotKey, secara otomatis akan di-compress menggunakan UPX. Program ini pun memiliki . tur untuk memberikan password pada file executable yang maksudnya agar tidak bisa di-decompile kembali menjadi .ahk, sepertinya ini yang akan dilakukan oleh si pembuat virus Tati, karena tentunya dia tidak ingin virusnya dapat dengan mudah untuk dianalisis. Pada situsnya, ada sebuah program dengan nama Exe2Ahk. Dari namanya sudah bisa diterka, program ini untuk mendecompile file script AutoHotKey yang sudah menjadi executable (.exe) agar kembali menjadi script (.ahk). Setelah dicoba, ternyata benar, program ini meminta password dari executable virus tersebut. Namun dengan meng-crack-nya, kami dapat dengan mudah mengetahui password-nya dan script asli virus tersebut pun dapat terlihat. Dan, dengan hanya mempelajari script yang ada, sangat memudahkan bagi kami untuk mengetahui apa yang diperbuat oleh virus tersebut.
Tati di Memory
Pada saat kali pertama virus ini menginfeksi, ia akan membuat file induk pada direktori Windows dengan nama Tati.exe, selanjutnya ia akan langsung memanggil . le tersebut, sehingga di memory akan ada process virus dengan nama Tati.exe. Selain itu file Tati.exe akan ada juga pada direktori StartUp, default-nya biasanya terletak di C:\Documents and Settings\%username%\Start Menu\Programs\Startup, atau Anda dapat melihatnya juga pada StartUp di Start Menu. Untuk selanjutnya virus akan aktif otomatis saat memulai Windows.
Sedikit Modifikasi Registry
Tidak seperti virus lainnya yang senang sekali mengutak-atik registry dan atau memberikan restriction di segala penjuru Windows, virus ini cukup cuek karena ia hanya memodi. Kasi dua item registry yang menyangkut masalah Windows Explorer atau Folder Options, yakni mengisikan nilai 0 pada HKEY_CURRENT_ USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\ShowSuperHidden agar Windows Explorer tidak menampilkan . le dengan attribut hidden dan system. Dan mengisikan nilai 1 pada HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\ Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\HideFile-Ext, yang maksudnya adalah memerintahkan Windows Explorer untuk menyembunyikan extension dari setiap file.
Memantau Harddisk
Seperti yang tertulis pada rutin CekHardDisk di script yang telah berhasil dibongkar, saat virus ini aktif di memory, timer yang ada pada virus ini akan memeriksa setiap . xed drive atau hard disk pada komputer terinfeksi dalam periode waktu 600.000 milliseconds atau sama dengan 10 menit. Rutin ini nantinya akan membuat tiga file pada drive tersebut dengan nama autorun.inf dengan attribut hidden dan system, tati.exe, dan tati.my.love.txt. File autorun.inf merupakan . le bantuan agar virus ini dapat aktif otomatis pada saat user mengakses drive tersebut. File tati. exe merupakan file induk virus. Dan terakhir file tati.my.love.txt merupakan file teks yang berisi pesan dari si pembuat virus.
Menjadi .SCR
Drive . ash disk juga tidak luput dari jangkauannya, dia akan membuat tiga file seperti di atas. Dan ia juga akan membuat file virus dengan nama yang menyerupai nama folder yang ada, dengan extension .scr atau dikenal dengan Screen Saver. Sebaiknya ubah View dari Windows Explorer Anda menjadi Details agar dapat dengan mudah membedakan Antara folder asli dan virus Tati. Cukup dengan melihat kolom Type, jika folder asli maka Type nya berupa File Folder. Dan lebih baik, Anda nonaktifkan opsi “Hide extensions for known file types” dan “Hide protected operating system files” pada Folder Options dengan menghapus centangannya (_).
Tuntaskan dengan PCMAV
Memang trik social engineering lama dengan menyerupai icon folder dan membuat tiruan dari nama–nama folder yang ada masih menjadi favorit para pembuat virus. Dan cukup aneh, karena virus Tati ini termasuk yang sangat sederhana dan jika dibandingkan dengan virus–virus lokal lainnya di luar sana, ia sangat kalem, tidak terlalu aneh–aneh, namun terbukti tingkat penyebarannya tinggi. Dan lagi, seperti yang telah dikatakan di awal, saat tulisan ini dibuat, dari sekian banyak hanya satu dua antivirus saja yang sudah mengenali virus ini, dan heuristic dari setiap antivirus tersebut pun tidak menunjukkan keanehan apa–apa. Jadi, ia makin leluasa menyebar ke mana–mana. Maka dari itu, hentikan penyebarannya dan gunakan PC Media Antivirus RC24 yang telah disempurnakan ini untuk dapat membasmi virus ini.
Sekilas infonya, Semoga bermanfaat :)
_tHe grEaT_
Langganan:
Komentar (Atom)