Kamis, 18 Oktober 2012

ACTIVEX DATA OBJECT (ADO)

:: ADO Objek Model 


Dalam membuat suatu  halaman web belum lengkap rasanya  jika  kita tidak dapat
berinteraksi secara dinamis dengan web yang kita kunjungi, salah satu nilai tambah
dari ASP adalah kita dapat membuat script yang kita buat diintegrasikan dengan suatu 
Database, misalnya Microsoft Access.Visual Foxpro, atau Microsoft SQL Server. 
ActiveX Data Object (ADO) adalah komponen yang memungkinkan aplikasi client untuk
mengakses dan memanipulasi  data pada web server. Identitas program ADO adalah
ADODB. 
Seperti  objek-objek laiinya ADO juga  memiliki koleksi, properti dan  metode,
diantaranya adalah ADO objek Model, Objek Command, Objek Connection, Objek Error, 
Objek  Field, Objek Parameter,  Objek Property, Objek Recordset,  Metode AddNew,
Append, metode delete, metode execute, Properti AbsolutePage, Absoluteposition, dll. 

>> ODBC 

Untuk dapat mengakses sumber daya OLE DB, langkah pertama yang harus  dilakukan
adalah memberitahukan kepada ADO dimana diletakan file sumber database tersebut. 
Web Programming With ASP 
36 Conection string yang digunakan berbeda-beda tergantung pada sumber data Database
yang kita buat. 
• Sumber data Microsoft Access menggunakan OLE Dbnya = 
Provider=Microsoft.Jet.OLEDB.4.4;Data Source= letak file.mdb 
• Microsoft SQL Server = Provider = SQLOLEDB.1;Data Source = letak database server 
• Oracle = Provider = MSDAORA.1;Data Source = letak database pada server 
• Microsoft Indexing service = Provider=MSIDXS.1;Data Source = letak file 
Contohnya ; 
<% 
Set cnn = Server.CreateObject(“ADODB.Connection”) 
Cnn.open “Provider=Microsoft.Jet.OLEDB.4.0;Data 
Source=C:\Documents\data.mdb 
%> 
note : penulisan connection string harus dilakukan dalam satu baris. 
Dengan menggunakan ODBC kita akan dapat lebih banyak mendapatkan driver database 
namun koneksi akan lebih ribet dibandingkan dengan cara OLE DB. Pada setiap versi 
Windows ODBC dapat diakses di Control Panel. 
Perhatikan pada bagian atasnya terdapat beberapa tab, diantaranya ; 
User DSN : jika digunakan maka user maka hanya komputer tersebut saja yang dapat
mengkasesnya 
System DSN : semua komputer yang memiliki jaringan yang sama maka dapat mengakes
sumber data,  
File DSN : akan memberikan akses  multi user terhadap  sumber data, serta dapat di
transfer dari satiu server ke server lainnya. 
Contoh script System DSN adalah ; 
<% 
set nama objek = Server.CreateObject(“ADODB.Connection”) 
Nama objek.open “nama sumber data”
%> 
Web Programming With ASP 
37 Web Programming With ASP 
38 
Sedangkan script File DSN adalah ; 
<% 
Set namaobjek = Server.CreateObject(“AdoDB.Connection”) 
Namaobjek.open “FILTERDSN=namafile.dsn 
%> 

>> Koneksi Tanpa DSN


Sebernarnya ada trik yng sangat gampang agar kita tidak perlu mengkoneksikan script 
yang kita buat dengan database, dengan demikian akan memudahkan pada waktu akan 
mengupload ke Internet. Memang Microsoft pernah sesmubar bahwa dengan 
menggunakan DSN maka proses akan lebih  cepat. Namun belakangan ini banyak di 
milis-milis dari para programmer ASP yang mengatakan bahwa bugs ‘Too Many Client 
Tasks’ salah satunya terjadi karena koneksi ke database menggunakan DSN dimana 
terjadi pada saat koneksi bersamaan banayk user. Kebanyakan sistem DSN less 
disarankan digunakan untuk koneksi dengan Access.  
Perbedaan utama antara System DSN dengan DSN less adalah pada penyebutan nama 
database secara langsung pada DSN-less beserta driver yang digunakan, sementara pada 
koneksi DSN, nama database telah diwakili oleh nama dari DSN yang dibuat pada menu 
ODBC. 
Contoh script perbedaanya ; 
String Koneksi  
StrKoneksi = “DRIVER={Microsoft Access Driver (*.mdb}; “ 
StrKoneksi = StrKoneksi & “DBQ=” & Server.Mappath 
(“namadatabase.mdb”) 
String Koneksi DSN-less 
<% 
Set DBConnection = Server.CreateObject(“adodb.connection”) 
StrKoneksi = “DRIVER={Microsoft Access Driver (*.mdb}; ” 
StrKoneksi = StrKoneksi & “DBQ=” DB Connection.Open 
StrKoneksi 
%> 

>> Buku Tamu

<HTML>
<HEAD>
<TITLE> Selamat Datang </TITLE>
</HEAD>
<BODY>
<CENTER>
<font face="Impact" size="7" color="#0000FF">Welcome in
Deris Stiawan<br>Official Sites</font><BR><CENTER>
<p align="center"><i><font face="Trebuchet MS" size="4">
Please...give me some  critics or opinion about my sites <A
HREF="guest.asp"><b>click here</b><br>
<A HREF="List.asp">Click here to see another
visitors</font></i></p>
<p align="center"></p>
</BODY>
</HTML> 

PENYIMPANAN INFORMASI

:: Object Built In


Seperti yang telah disinggung sebelumnya bahwa dalam VBScript terdapat objek-objek
yang dapat digunakan untuk membuat program (object built in),objek-objek tersebut 
dapat digunakan untuk mengumpulkan data permintaan browser, menyimpan informasi
browser, dan lain-lain masih banyak lagi,  ada beberapa object built in yang akan kita 
bahas dalam bagian ini, diataranya;

>> Input Output 

Pastilah kita pernah mengunjungi  situs tertentu  dan melihat beberapa kotak dialog 
seperti input nilai, inputkan nama, dan lain-lain seperti di VB. Mekanisme ini digunakan
untuk berkomunikasi dengan pengujung dengan menggunakan MsgBox dan InputBox, 
MsgBox digunakan untuk menampilkan sejumlah pesan kepada  pengunjung sedangkan
Input Box digunakan untuk memperoleh masukan dari pengunjung 

Untuk membuat MsgBox seperti gambar 3.1 dapat kita coba latihan dibawah ini ; 
Latihan 3.1 
<html> 
<head> 
<title>Contoh Message</title> 
</head> 
<body> 
<script language="vbscript"> 
msgbox "SELAMAT DATANG DI  ASP" + CHR(13) + "THE POWER
MICROSOFT",vbcritical,"informasi" 
msgbox "SAMA-SAMA",0,"informasi" 
</script> 
</body> 
</html> 
Cara penulisan dalam membuat MsgBox adalah ; 
MsgBox(Prompt[,buttons][,title][,helpfile, contex_id]) atau bisa juga  
MsgBox “[pesan]”, kode icon + kode tombol,”[judulnya]” 
Web Programming With ASP 
24 Web Programming With ASP 
25 
Yaitu; 
Prompt : teks yang akan ditampilkan pada bagian body dari message 
Buttons : mengatur tampilan tombol,icon dan modilariti MsgBox 
Title : judul yang akan ditampilkan pada MsgBox 
Helpfile : nama dari file help yang akan dibuka bila pengguna menekan tombol F1 
Context_id : identitas yang berhubungan dengan file help yang telah dispesifikasikan. 
Sedangkan untuk membuat tampilan seperti gambar 3.2 dapat kita perhatikan script 
dibawah ini, pada latihan 3.2 ; 
<html> 
<head> 
<title>Contoh Message Input Data</title> 
</head> 
<body> 
<script language="vbscript"> 
nama = inputbox("Your Name","identity") 
address = inputbox("Your Address","identity") 
msgbox "Your Name = "+ nama + chr (13) + " Your address  =" 
+ address,vbinformation,"Informations" 
</script> 
</body> 
</html> 
Cara penulisan input box adalah ; 
Nama variable = inputbox “[pesan]”,”[judul]”

>> Objek Form

Sebelum kita membicarakan objek pada form, ada beberapa control HTML yang 
nantinya akan kita gunakan untuk membangun aplikasi dengan ASP. Penggunaan pada 
tag ini dimulai dengan <input> dan dikuti  dengan tag yang akan kita masukan pada 
sebuah form. 
Ada beberapa control form pada HTML, diantaranya adalah ; Text boxes : <input> 
Text areas : <textarea> 
Radio Buttons : <input> dengan type set radio 
Check Boxes : <input> dengan type set checkbox 
List Boxes : <select>
Submit buttons : <input> dengan type set submit 
Normal buttons : <input> dengan type set button 
Reset buttons : <input> dengan type set reset 
Web Programming With ASP 
26 Web Programming With ASP 
27 
Objek form digunakan untuk berkomunikasi dengan form pada dokumen HTML. Objek 
ini memiliki suatu metode submit, yang berfungsi untuk mengirimkan form, eventnya 
yaitu onSubmit. Ada beberapa property dari objek form, yaitu ;
*Property      Keterangan 
*Action        Halaman tujuan dari form 
*Method        Metode request dari form 
*Encoding      Encoding Form 
Dalam sebuah form banyak memiliki elemen-elemen input, agar para pengunjung dapat 
berkomunikasi dengan elemen ini kita harus membuatkan beberapa property-properti, 
metode dan event, seperti dibawah ini ;

Elemen  Property  Metode  Event 
Button, reset, 
submit 
Form,name,value  Click  Onclick 
Checkbox  Form,name, 
checked, default 
checked 
Click  Onclick 
Radio  Form,name, value, 
checked  
Click, focus  Onclick 
Password  Form,name, value, 
default value 
Focus, blur,select  - 
Text,textarea  Form,name, value, 
default value 
Focus, blur,select  Onfocus, onblur 
Onchange,onselect 
Select  Name, length, 
option,selectedIndex 
Focus, blur  Onfocus, onblur 
Onchange 
Hidden  Name, value  -  - 

>> Proses Input Form 

Dari contoh sebelumnya telah kita lihat beberapa contoh yang mengandung form. Jika 
kita perhatikan maka terdapat tag seperti <FORM METHOD = “POST | GET “ ACTION = 
“NAMEFILE.ASP” 
Proses terhadap input dilakukan dengan  menggunakan objek Request. Input form 
tersebut akan ditampung oleh koleksi  QueryString dan koleksi Form. Perbedaan 
menggunakan kedua koleksi ini tergantung pada parameter METHOD dan FORM. 
Jika kita perhatikan pada contoh latihan 3.3, dimana pada halaman ‘tampilmahasiswa’ 
terdapat vardata yang digunakan untuk menampung data yang akan diambil. Misalnya 
pada halaman ’maha.asp’ data yang menampung nama adalah komponen <INPUT 
TYPE=text> yang diberi NAME=namamahasiwa. Maka untuk mengambilnya 
<%=Request.QueryString ("TxtNama")%>
Sekarang kita masih menggunakan koleksi  QueryString namun bedanya metode yang 
dikirimkan menggunakan POST bukan GET. 
Latihan 3.4 
Form.asp 
<Html> 
<Head> 
<Title>Daftar Mahasiswa</Title> 
</Head> 
<Body> 
<Form Method="POST" name="form" Action="proses.asp" 
Name="FrmMahasiswa"> 
Nama depan <input type="text" name="nama"> <br> 
Nama keluarga <input type="text" name="keluarga"> <br> 
Umur <input type="text" name="umur"> <br>  
  
<Input Type="hidden" Value="new" Name="status"> 
<Input Type="submit" Value="Batal" Name="CmdBatal"></TD> 
</Form> 
</Body> 
</Html> Proses.asp 
<Html> 
<Head> 
<Title>Daftar Mahasiswa</Title> 
</Head> 
<Body> 
hallo, <%=Request.FORM("nama")%> 
<%=Request.FORM("keluarga")%><br> 
anda saat ini berusia <%=Request.FORM("umur")%> tahun. <br> 
<% 
if Request.FORM("status") = "new" then 
response.write" ini adalah kunjungan pertama anda !" 
end if 
%> 
</body> 
<html> 
Apa perbedaannya, jika kita perhatikan  pada saat dijalankan dibrowser dengan
mekanisme FORM maka yang tidak tampak atau tertulis query string yang panjang, 
berbeda jika kita menggunakan mekanisme GET yang akan menampilkan query string 
yang panjang pada address browser. 

>> Verifikasi Input Form 

Untuk contoh awal buatlah script dibawah ini,  
Latihan 3.5 
<html> 
<head> 
<title>contoh function</title> 
</head> 
<body> 
<script language="vbscript"> 
function login_onsubmit 
 if document.login.txtlogin.value =" " then 
    login_onsubmit = false 
    msgbox "Maaf Login Harus Diisi..",48+1,"Konfirmasi" 
 else 
 if document.login.txtpass.value =" " then 
    login_onsubmit = false 
Web Programming With ASP 
33 
    alert "Password Harus Diisi.." 
  else 
   if document.login.txtlogin.value ="Deris" then 
      if document.login.txtpass.value ="Stiawan" then   
      login_onsubmit = True  
   else     
        login_onsubmit = false 
            msgbox "Password Anda Salah",vbcritical          
        end if 
   else   
        login_onsubmit = false 
        msgbox "Maaf Login Salah",vbcritical 
    end if 
   end if 
  end if    
end function 
</script> 
<Form method="POST" Action="Tampilan.asp" name="LOGIN" 
<Table Border=1> 
<tr> 
<td><b>Login  </td></b><td><Input Type="text" 
Name="txtlogin" Size=10></td> 
</tr> 
<br> 
<tr> 
<td><b>Password  </td></b><td><Input Type="password" 
Name="txtpass" Size=10></td> 
</tr> </Table> 
<br>Input Type="Submit" value="Kirim" Name="BtnKirim"> 
<Input Type="Reset" Value="Batal" Name="BtnBatal"> 
</form> 
</html> 
Maka tampilan dari latihan 3.5 adalah ; 
Latihan  3.6 
<html> 
<head> 
<title>Objek form</title> 
</head> 
<body> 
<h1>Objek form</h1> 
<hr> 
<form name="formku" action="test.asp" method="post"> 
<pre> 
Login 
<input type="text" name="nama"> 
<input type="submit" value="Kirim"> 
</form> 
</pre> 
<script language=VBScript> 
Function formku_onSubmit 
If Document.formku.nama.value = "" Then 
  formku_onSubmit = False 
Alert "Anda belum mengisi nama login" 
Web Programming With ASP 
34  Else 
  formku_onSubmit = True 
 End If 
End Function 
</script> 
</body> 
</html> 

That's all
Thx :))

DASAR DASAR ASP


:: Logika Pemrograman 

Tipe data digunakan misalnya untuk menyimpan  data dan umumnya kita menyimpan
data data sebagai variable, variable memiliki  nama dan nilai. Nama variable
menentukan bagaimana variable itu akan dipanggil dan nilainya merupakan data yang
disimpan pada variable tersebut.
Seperti bahasa pemrograman konvensional lainnya, variable kita deklarasikan terlebih
dahulu agar nantinya  dapat dieksekusi dan  juga akan  mempercepat waktu
pengeksekusian program.

>> Variabel 

Untuk mendeklarasikan variable, kita menggunakan statemen DIM seperti dibawah ini;
Dim nama_variabel, contohnya :
 Dim ilkom
 Dim raihan
Setelah melakukan deklarasi barulah kita  mengisikan sebuah nilai pada variable
tersebut. Untuk mengisinya kita  gunakan  operator penugasan (assignment  operator)
seperti :
 ilkom = 15
raihan = “nasyedman”
Web Programming With ASP
8 Web Programming With ASP
9
dari variable diatas maka variable stmik akan menyimpan nilai numeric 15 dan variable
raihan akan menyimpan string “nasyedman”.
Ada beberapa petunjuk pemberian nama Variabel diantaranya, harus dimulai dengan
suatu karakter alpabetik, tidak dapat mengandung titik atau karrakter untuk deklarasi
tipe, harus unik dengan jangkauan yang samaa (lihat yang dibawah ini untuk catatan
tentang jangkauan, harus berupa 255 karakter atau kurang
Contoh dalam pendeklarasian suatu variable dalam sebuah program pendek looping ,
seperti
Latihan 2.1
<% dim HP
HP = “Samsung”
If HP = “Nokia” Then %>
HP kita sama donk……..
<% Else %>
HP kita lain ya
<% End If %>
Hasil : HP kita lain ya
Latihan 2.2
<html>
<head>
<title><percobaan dengan ASP></title>
</head>
<body>
<%
   Dim ilkom
   ilkom= "Selamat Datang di STMIK MDP"
   Response.write (mdp)
%>  
 <BR>
<%
   ilkom = "Kampus Inderalaya"
   Response.write (ilkom)
%>
</body>
</html> Web Programming With ASP
10
>> String
Digunakan untuk menyimpan data berupa teks, karakter, maupun kumpulan karakter,
penulisannya diapit dengan tanda kutip (“), contohnya adalah ;
Latihan 2.3
<html>
<head>
<title>Fungsi STRING </title>
</head>
<body>
<script language="vbscript">
document.write "ASCII huruf besar =  "
document.write asc ("Z")
document.write "<br>"
document.write "ASCII huruf kecil =  "
document.write asc ("z")
document.write "<br>"
document.write "merubah dari besar ke kecil = "
document.write Lcase("ILKOM UNSRI")
document.write "<BR>"
document.write "merubah dari kecil kebesar = "
document.write UCase("FASILKOM UNSRI")
document.write "<BR>"
</script>
</body>
</html>
Maka hasil dari latihan 2.3 adalah; Latihan 2.4
<html>
<head>
<title>Fungsi STRING </title>
</head>
<body>
<script language="vbscript">
data1= "bandung lautan artis"
document.write "menampilkan tiga dari kiri = "
document.write left(data1,3)
document.write "<br>"
document.write "menampilkan 4 dari kanan = "
document.write right (data1,4)
document.write "<br>"
document.write "menampilakn tengah = "
document.write mid (data1,2,3)
document.write "<br>"
document.write mid(data1,1,3)
document.write "<br>"
document.write  mid(data1,19,2)
document.write "<BR>"
document.write "mengetahui jumlah karakter di data1 = "
document.write len(data1)
document.write "<br>"
</script>
</body>
</html>


Latihan 2.5
<html>
<head>
<title>Fungsi STRING </title>
</head>
<body>
<script language="vbscript">
data2 = "       Bandung Lautan Artis"
document.write "menghapus spasi di sebelah kiri = "
document.write LTrim(data2)
document.write "<br>"
data3 = "ILKOM UNSRI PALEMBANG"
document.write "menghapus spasi di sebelah kanan = "
document.write RTrim(data3)
document.write "<br>"
document.write "<br>"
string1 = "dERIS "
string2 = "Deriss"
document.write StrComp(string1, string2,1)
document.write "<br>"
</script>
</body>
</html>

<html>
<head>
<title>Fungsi STRING </title>
</head>
<body>
<script language="vbscript">
data = "x"
document.write "menampilkan tanda x = "
document.write string(95, data)
document.write "<br>"
document.write "<BR>"
document.write "membaca deris stiawan terbalik = "
data5 = "DERIS SETIAWAN"
document.write strreverse(data5)
document.write "<br>"
</script>
</body>
</html>


Latihan 2.7
<html>
<head>
<title>Fungsi STRING </title>
</head>
<body>
<script language="vbscript">
document.write "<br>"
document.write "menampilkan currency = "
document.write formatcurrency(10000,2) document.write "<br>"
document.write "menampilkan tanggal longdate =  "
document.write formatdatetime("27/07/2004", vblongdate)
document.write "<br>"
document.write formatpercent(30/100,2)
</script>
</body>
</html>

>> Function 

Pada script VBScript ada beberapa fungsi standar yang telah ada, kita dapat memanggil
fungsi Tersebut dengan mendeklarasikan terlebih dahulu, contohnya ;
Latihan 2.8
<html>
<head>
<title>contoh function</title>
</head>
<body>
<%
   function Hari_Esok()
   Hari_ini = Date()
   Hari_Esok = Hari_ini + 1
   end Function
Web Programming With ASP
14    response.write ("<H1> Panggil Fungsi </H1>")
   response.write ("Besok Tanggal : "& Hari_Esok ())
%>
</body>
</html>

Latihan 2.9
<html>
<head>
<title>contoh function</title>
</head>
<body>
<%
   function tampil()
   data_A = 90
   data_B = 10
   tampil  = data_A + data_B
   end Function
   
   function bagi()
   data_A = 90
   data_B = 10
   bagi = data_A / data_B
   end Function
Web Programming With ASP
15    
   response.write ("<H1> HASIL </H1>")
   response.write ("Hasilnya adalah : "& tampil())
   response.write ("<br>")
   response.write ("<hr>")
   response.write ("Hasilnya bagi : "& bagi())
%>
</body>
</html>

>> Konstanta 

Beberapa  variable tidak dapat diubah  nilainya  selama program  dieksekusi dan dapat
kita jadikan sebagai konstanta.  Nilai konstanta tetap sampai program berakhir,
pendefinisian konstanta dilakukan bersama dengan pendeklarasian, contohnya ; Const
nama_konstanta = nilanya_konstanta, contohnya :
Const pi =3.14
Konstanta sangat berguna dalam perhitungan-perhitungan dalam  matematikan and
fisika. Konstanta juga memiliki batas definisi, jadi sebuah konstanta bisa pula memiliki
btas definisi yang local maupun  global,  cara melakukan pembatasan ini sama dengan
pada vaiabel, yaitu ;
Web Programming With ASP
16 Web Programming With ASP
17
Public Const pi = 3.14
Private Const nama = “deris”
Latihan 2.10
<html>
<head>
<title>konstanta</title>
</head>
<body>
<%
 Const pi = 3.14
 Const kata = “Nilai pi adalah = “
 Response.write(“<h1>” & kata & pi & “</h1>”)
%>
</body>
</html>
>> Operator
Operator digunakan untuk melakukan beberapa operasi terhadap data,dalam VBScript
dikenal beberapa operator yaitu ;
Operator  Kegunaan
+  Penjumlahan
-  Pengurangan
*  Perkalian
/  Pembagian
^   Pemangkatan
\  Pembagian integer
=  Membangdingkan apakah data disebelah
kirinya sama dengan data disebelah kanan
<>  Membandingkan apakah data yang disebelah
kirinya tidak sama dengan data disebelah
kanan
>  Membandingkan apakah data disebelah
kirinya lebih besar daripada data disebelah
kanan
>=  Membandingkan apakah data disebelah
kirinya lebih besar atau sama dengan data
disebelah kanan Contoh dalam penulisan ;
2+3 = 5
2^3 = 8
10/3 = 3.3333
10\3 = 3

>> Pernyataan Kondisi 

Kondisi digunakan jika terdapat struktur program yang harus dipilih salah satu sebelum
menuju bagian berikutnya, ini sering kita  dengar pada pemrograman lainnya seperti
If…then….Else dan Select…Case
Latihan 2.11
<html>
<head>
<title>if then</title>
</head>
<body>
<%
Function halo_nama(nama)
If nama = "Deris" Then
halo_nama = "Hallo"  & nama
End if
end function
Response.write("<h1>Panggil Fungsi !</h1>")
Response.write(halo_nama("Deris"))
%>
</body>
</html>
Web Programming With ASP
18 Latihan 2.12
<html>
<head>
<title>If...Then...Else</title>
</head>
<body>
<%
Function halo_nama(nama)
If nama = "Deris" Then
halo_nama = "Haloo " & nama
ElseIf nama = "Stiawan" Then
halo_nama = "Haloo " & nama & ", nama deris"
 Else
Halo_nama = "Maaf Anda tidak dikenal,siapanih"
 End If
End Function
Response.write("<h1>Panggil fungsi !</h1>")
Response.write("<h1>Jika nama adalah Deris</h1>")
Response.write(halo_nama("Deris"))
Response.write("<h1>Jika nama adalah Stiawan</h1>")
Response.write(halo_nama("Stiawan"))
Response.write("<h1>Jika nama adalah Anonymous</h1>")
Response.write(halo_nama("anonymous"))
%>
</body>
</html>
Tampilan dari latihan 2.12
Web Programming With ASP
19 Web Programming With ASP
20
Latihan 2.13
<html>
<head>
<title>contoh function</title>
</head>
<body>
<script language="vbscript">
document.write "<b>"
document.write "<center>"
document.write "proses pengulangan for..next"
document.write "<hr>"
document.write "</center>"
for angka = 1 to 100 step 2
  document.write angka
  document.write "<br>"
next
</script>
</body>
</html>
Latihan 2.14
<html>
<head>
<title>contoh function</title>
</head>
<body>
<script language="vbscript">
document.write "<b>"
document.write "<center>"
document.write "proses pengulangan for..next"
document.write "<hr>"
document.write "</center>"
dim x(10)
a=0
do
 x(A) = 10 * a
 a = a + 1
  document.write " nomor index ke :" & a
  document.write "<br>"
loop until a = 10000
</script>
</body>
</html> Maka tampilan dari latihan 2.14 ;
Latihan 2.15
html>
<head>
<title>contoh function</title>
</head>
<body>
<%
  Function hai_nama(nama)
  select case UCASE(nama)
  case "STMIK MDP"
     hai_nama = "halloo....." & nama & ", bapak FASILKOM
UNSRI"
  case "ILKOM UNSRI"
     hai_nama = "halloo......." & nama & ", ibu ILKOM
UNSRI"
  case else
     hai_nama = "Maaf , anda tidak dikenal"
  end select
  end function
  response.write ("<H1> Jika Nama Adalah FASILKOM UNSRI
</H1>")
  response.write (hai_nama ("ilkom unsri"))
Web Programming With ASP
21 Web Programming With ASP
22
  response.write ("<H1> Jika Nama Adalah ILKOM UNSRI
</H1>")
  response.write (hai_nama ("ilkom unsri"))
  response.write ("<H1> Jika Nama Adalah anonymous </H1>")
  response.write (hai_nama ("anonymous"))
%>
</body>
</html>

Dasar Pemograman Web


:: Pendahuluan
Pastilah kita pernah mengunjungi suatu situs yang sangat berkesan, misalnya dari sisi
layout dan desainnya atau dari sisi interaktifnya, seperti bhinneka.com, amazon.com,
ebay.com, dan lain-lain. Pastilah kita pernah mengisikan sesuatu pada sebuah situs
baik itu  sebuah buku tamu, polling, email dan lain-lain. Lalu kita juga dapat melihat
pada halaman tersebut seperti tanggal saat ini, jam, dan jumlah pengunjung yang telah
melihat situs tersebut.
Sebelum kita meranjak ke materi lainnya, ada baiknya kita mengeri dahulu cara kerja
Internet dalam hal ini  konsep client server dan peer to peer. Kita tidak usah
membicarakan bagaimana data berjalan dan  sampai ketujuan dengan  melewati
berbagai perangkat-perangkat jaringan computer karena tidak akan habis dibahas
dalam satu bab.
Konsep client server adalah koneksi  dan  komunikasi yang  dilakukan dua  computer
dimana satu sisi bertindak sebagai klien dan sisi lain sebagai server, server hanya
melayani permitaan klien dank lien mengirimkan atau meminta  suatu  prose pada
server. Sedangkan peer  to peer adalah konsep teknologi dimana antara  kedua sisi
tersebut menjadi kabur, satu sisi computer tersebut bisa  berupa client dengan
meminta  suatu layanan ke server dan sisi lain  computer tersebut bisa berupa server
dengan menerima proses permintaan dari client.
Web Programming With ASP
1 Web Programming With ASP
2
Web dibuat dengan suatu bahasa pengkodean HTML, agar dapat interaktif maka
seorang web development membuat suatu pemrograman agar dapat interaksi antara
pengunjung dan situs tersebut, ada banyak bahasa yang dapat digunakan seperti ASP,
PHP, Javascript, dan lain-lain.
Contohnya pada saat kita masuk ke situs  tertentu, terdapat hit counter, jam, dan
bukutamu, dan halaman polling. Lalu pertanyaan dasar gimana kita membuat ini,
apakah bisa diwujudkan dengan hanya menggunakan HTML, atau butuh suatu script lain
untuk mewujudkannya. Jawabannya dengan kode HTML ini bisa diwujudkan dengan
sangat sederhana dan terbatas kemampuannya.
:: Sekilas cara kerja Web
Pada saat kita mengetikkan sesuatu alamat pada browser maka data akan dilewatkan
oleh suatu protocol HTTP melewati port 80 pada server. Alamat ini adalah URL dari
suatu situs yang mempunyai alamat yang unik di Internet. Web Browser akan
mengirimkan suatu aturan yang telah disepakati sebelumnyua, aturan ini biasa disebut
sebagai protocol, stadar protocol menggunakan TCP/IP, proses ini dimulaid dengan
melakukan 3 way handshakes antara sumber dan tujuan.
Web browser, suatu aplikasi pada client  yang akan menampilkan halaman web sites
dari internet. Web browser di install di sisi user (OS) menampilkan informasi ke
komputer dengan interpreting bahasa pengkodean HTML, dimana homepage berisi
gambar, suara, multimedia, dan resources lainnya yang dapat diakases.
Files Coding pada HTML memberikan datanya ke browser apa yang akan ditampilkan ke
sisi client. Isi HTML yang akan ditampilkan bukan dari browsernya tetapi dari web
servernya dan Browser akan menginterpret tag HTML untuk link ke halaman berikutnya
Misalnya pada browser kita memasukan alamat  www.deris.co.tv maka yang akan
terjadi adalah permintaan client akan diteruskan ke sebuah webserver yang mempunyai
alamat tertentu misalnya 202.159.31.150, agar mudah untuk diingat maka penulisan
menggunakan layanan DNS, dimana DNS untuk merubah alamat IP tadi ke suatu kata
yang mudah untuk diingat misalnya deris.co.tv.     Web Programming With ASP
3
:: Web Programming ASP
ASP diperkenalkan ke dunia pertama kali oleh Microsoft pada tanggal 16 Juli 1996, dan
diberi nama kode Denali. Beta version dirilis pada bulan November 1996, dan akhirnya
ASP Version 1.0  secara resmi dipasarkan ke publik pada tanggal 12 Desember 1996.
Microsoft terus mengembangkan ASP.
Kita dapat menggunakan program notepad  untuk menuliskan kode-kodenya dan nanti
akan dieksekusi oleh browser, namun saat ini ada banyak program untuk editor web
seperti dreamweaver yang sangat disukai penulis karena perfomanya. Agar supaya ASP
dapat dijalankan dikomputer local maka dibutuhkan suatu webserver localhost seperti
IIS (internet information server) atau PWS  (Personal web server) yang ada pada cd
Windowsnya.
Seperti telah disinggung diawal bahwa pemrograman ASP akan kita ‘sisipkan’ pada kode
HTML biasa. ASP merupakan penerjemah VBScript dan Jscript pada web server, sampai
saat ini terdapat teknologi terayar Microsoft yaitu ASP.NET yang terintegrasi dalam
Microsoft.Net.
Bila VBScript kita gunakan untuk dieksekusi pada server, kita menamakannya ASP dan
jika dieksekusi pada klien (browser) maka kita namakan VBScript.
Contoh penulisan pertama ASP
Tag html

<%
 Script ASP
%>

Tag html
Contoh penulisan VBScript
Tag html

<script language=VBScript)
 Script VBScript
</script>

Tag html Setelah kita menuliskan pada editor buatlah ekstension dengan *.asp, dan tempatkan
pada direktori yang telah kita konfigurasi  di virtual direktori pada saat instalasi
webserver IIS atau PWS.  Untuk kasus di LAB perhatikan penomeran IP pada masingmasing meja computer.
Latihan 1.1 ASP.
<html>
<head>
<title> ASP Pertamaku</title>
</head>
<body>
<%
  Dim halos
  halos = "Hallo dieksekusi dari server"
  Response.Write(halos)
%>
<hr>
<script language=VBScript>
  Dim haloc
  haloc = "Hallo dieksekusi dari client"
  Document.Write(haloc)
</script>
</body>
</html>
Maka hasilnya di browser adalah ;
Gambar 1.1 tampilan script latihan 1.1
Web Programming With ASP
4 Namun cobalah perhatikan source code dari tampilan 1.1, untuk melihat  source dari
browser client pilih View | View Source. Maka akan terlihat seperti dibawah ini ;
Gambar 1.2 tampilan view source dari browser
Latihan 1.2 ASP.
<html>
<head>
<title><percobaan dengan ASP></title>
</head>
<body>
<%
response.write
(
 "Selamat Datang di ASP <br> STMIK MDP Palembang <br>
Jl. Rajawali"
)
%>
</body>
</html>
Dan hasilnya akan tampil seperti dibawah ini ;
Web Programming With ASP
5 Gambar 1.3. tampilan latihan 1.2.
Latihan 1.3.
<html>
<head>
<title>Tampilan Tanggal</title>
</head>
<body>
<font size = 7 face="arial">Menampilkan tanggal hari
ini</font><br>
<b>Hari ini Tanggal </b>: <%=Date %> <br>
<B>Tapi sekarang Tanggal</b> : <%=Now %> <br>
<B>Bulan sekarang </b> : <%= month(Now) %> <br>
<B>Tahun sekarang </b> : <%= year(Now) %> <br>
<B>Bulan terbilang </b> : <%= monthname(month(now)) %> <br>
<B>Bilangan tanggal </b> : <%= day(Now) %> <br>
<B>Jam hari ini </b> : <%= hour(Now) %> <br>
<B>Menit hari ini </b> : <%= minute(Now) %> <br>
<B>Detik  hari ini </b> : <%= second(Now) %> <br>
</body>
</html>

Selasa, 18 September 2012

PEMOGRAMAN KOMPUTER

Tutorial Membuat Sistem Informasi Akademik dengan Microsoft Access 2007        

                                     



Sistem informasi akademik merupakan sistem informasi yang digunakan pada sebuah perguruan tinggi yang berfungsi untuk mengolah data akademik perguruan tinggi tersebut.
Pada tutorial pembuatan aplikasi database ini menggunakan aplikasi MS Access 2007 .
Microsoft Access (atau Microsoft Office Access) adalah sebuah program aplikasi basis data ( Database) komputer relasional yang ditujukan untuk kalangan rumahan dan perusahaan kecil hingga menengah. Aplikasi ini merupakan anggota dari beberapa aplikasi Microsoft Office, selain tentunya Microsoft Word, Microsoft Excel, dan Microsoft PowerPoint. Aplikasi ini menggunakan mesin basis data Microsoft Jet Database Engine, dan juga menggunakan tampilan grafis yang intuitif sehingga memudahkan pengguna. Versi terakhir adalah Microsoft Office Access 2007 yang termasuk ke dalam Microsoft Office System 2007.
Pembahasan pada tutorial pembuatan Sistem Informasi/Database ini meliputi mengelola kegiatan akademik yaitu

  • Pembuatan database.
  • Pengolahan data mahasiswa.
  • Pengolahan data dosen.
  • Pengolahan data matakuliah.
  • Pengolahan data absensi kuliah.
  • Pengolahan penilaian kuliah.
Pada proses tutorial  ini akan dijelaskan mengenai :
1.    Pembuatan Tabel
    Pembuatan tabel-tabel yang terkait akademik meliputi:
  • Tabel Mahasiswa .
  • Tabel Dosen .
  • Tabel Matakuliah .
  • Tabel Kuliah master.
  • Tabel Detail Absensi .
  • Tabel Penilaian.
 2.   Membuat Relasi antar tabel
     Membuat hubungan (relasi) antar tabel yang terkait akademik.
 3.    Pembuatan Form Entry Data.
     Form entri data yang terkait pada database akademik ini meliputi
  • Form Entri Mahasiswa.
  • Form Entri Dosen.
  • Form Entri Mata Kuliah.
  • Form Entri Assensi.
 4.    Pembuatan Form Laporan
     Laporan-laporan yang dihasilkan dalam database akademik ini adalah
  • Laporan List Mahasiswa.
  • Laporan List Dosen.
  • Laporan List Mata Kuliah.
  • Laporan List Absensi.
  • Laporan Mutu Nilai Mahasiswa.
PENGANTAR

  1. A.    Pengertian Algoritma & Pemrograman
  2. 1.      Algoritma
Asal  usul  kata  algoritma  dapat  Anda  baca  dalam  buku  “The  Art  of  Computer Programming Second Edition Volume I” yang ditulis oleh Donald E. Knuth (1973, p1- )
Menurut  Donald  E.  Knuth  (1973,p4),  algoritma  dalam  penger tian  modern mempunyai kemiripan dengan istilah  resep ,  proses, metode, teknik, prosedur, rutin . Algor itma  adalah  sekumpulan  aturan-aturan  berhingga  yang  memberikan  sederetan operasi-operasi untuk menyelesaikan suatu jenis masalah yang khusus. Menurut  Rinaldi  Munir,  algoritma  adalah  urutan  langkah-langkah  logis penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis. Berdasarkan dua pengertian algoritma di atas, dapat disimpulkan bahwa algor itma merupakan suatu istilah yang luas, yang tidak hanya berkaitan dengan dunia komputer.
  1. 2.      Pemrograman
Pemrograman berasal dar i kata  program  yang diberi awalan pe– dan akhiran –an. Dalam buku ini, program berarti progr am komputer. Pengertian   program   computer menurut John M. Zelle,  Ph.D.  dalam bukunya  yang  berjudul “Python  Programming: An  Introduction to  Computer  Science”  (2002,  p1)  adalah  sekumpulan  instruksi langkah per langkah yang member itahukan mengenai yang harus dilakukan computer secara  tepat.   Pemrograman   adalah  segala  kegiatan  pembuatan  program  computer.
Kemudian  terdapat  pula  istilah   bahasa  pemrograman   yang  berarti  bahasa  yang digunakan dalam pembuatan program komputer. Berdasarkan  pengertian  algor itma  dan  pemrograman,  maka  dapat  dikatakan bahwa  progr am  merupakan  hasil  penerapan  dari  algoritma- algoritma.  Akan  tetapi, dalam  buku  ini  tidak dibahas  materi  mengenai  pembuatan  program  komputer.  Buku ini  memfokuskan teknik-teknik pembuatan  algoritma  itu  sendir i.  Nama  mata  kuliah Algor itma dan Pemrogr aman dalam hal ini berarti mempelajari pembuatan algoritma- algoritma yang dapat diterapkan dalam pemrograman.

  1. B.     Tipe-tipe Algoritma Berdasarkan Format Penulisan
Algoritma  adalah  independen  terhadap  bahasa  pemr ograman  tertentu,  artinya algoritma  yang  telah  dibuat  tidak  boleh  hanya  dapat  diterapkan  pada  bahasa pemrograman  tertentu.  Penulisan  algoritma  tidak  ter ikat  pada  suatu  aturan  tertentu, tetapi harus jelas maksudnya untuk tiap langkah algoritmanya. Namun pada dasar nya algoritma dibagi menjadi beberapa macam berdasarkan for mat penulisannya, yaitu:
  1. 1.      Deskriptif
Algoritma  bertipe  deskr iptif  maksudnya  adalah  algoritma  yang  ditulis  dalam bahasa manusia sehari- hari (misalnya bahasa Indonesia atau bahasa Inggris) dan dalam bentuk  kalimat.  Setiap  langkah  algoritmanya  diterangkan  dalam  satu  atau  beberapa kalimat.
Sebagai contoh misalnya algoritma menentukan bilangan terbesar dari 3 bilangan berikut ini:
Algoritma Menentukan_bilangan_terbesar_dari_3_bilangan
  • Meminta input 3 bilangan dari user, misalkan bilangan a, b, dan c.
  • Apabila  bilangan  a  lebih besar  dari  b  maupun  c,  maka  bilangan  a merupakan bilangan terbesar.
  • Jika  tidak  (bilangan  a tidak  lebih  besar  dari  b  atau  c)  berarti bilangan  a  sudah  pasti  bukan  bilangan  terbesar.  Kemungkinannya tinggal  bilangan  b  atau  c.  Apabila  bilangan  b  lebih  besar  dari  c, maka  b  merupakan  bilangan  terbesar.  Sebaliknya  apabila  bilangan  b tidak lebih besar dari c, maka bilangan c merupakan yang terbesar.
  • Selesai.
  1. 2.      Flow Chart (Diagram Alir)
Selain dalam bentuk tulisan, algoritma juga dapat ditulis dalam  bentuk diagram- diagram dengan anak panah sebagai penunjuk urutan langkah algoritmanya. Algor itma yang ditulis dengan simbol-simbol demikian yang dinamakan  flow chart .
Mengenai  lambang- lambang  yang  digunakan  akan  dibahas  pada  bagian selanjutnya. Sekarang diberikan suatu contoh algoritma menentukan bilangan terbesar dar i 3 bilangan seperti yang dicontohkan sebelumnya, tetapi ditulis dalam bentuk flow chart.
  1. 3.      Pseudocode
Pseudo  berarti imitasi dan  code  ber arti kode yang dihubungkan dengan instruksi yang  ditulis  dalam  bahasa  komputer  (kode  bahasa  pemrograman).  Apabila diterjemahkan  secar a  bebas,  maka  pseudocode  berarti  tiruan  atau  imitasi  dari  kode bahasa pemrograman. Pada  dasarnya,  pseudocode  merupakan  suatu  bahasa  yang  memungkinkan programmer untuk berpikir terhadap per masalahan yang harus dipecahkan tanpa harus memikirkan   syntax   dar i  bahasa  pemrogr aman  yang  tertentu.  Tidak  ada  aturan penulisan   syntax   di  dalam  pseudocode.  Jadi  pseudocode  digunakan  untuk menggambarkan logika urut-urutan dari program tanpa memandang bagaimana bahasa pemrogramannya.
Walaupun pseudocode tidak ada aturan penulisan syntax, di dalam buku ini akan diberikan  suatu aturan-aturan  penulisan syntax yang cukup  seder hana  agar  pembaca dapat  lebih  mudah  dalam  mempelajari algoritma-algor itma  yang  ada  di  dalam  buku ini.  Pseudocode  yang  ditulis  di  dalam  buku  ini  akan  menyerupai  (meniru)  syntax- syntax dalam bahasa Pascal. Namun dibuat sesederhana mungkin sehingga tidak akan ada  kesulitan  bagi  pembaca  untuk  memahami  algoritma- algor itma  dalam  buku  ini walaupun pembaca belum pernah mempelajar i bahasa Pascal.
Contoh  algoritma  menentukan  bilangan  terbesar  dar i  tiga  bilangan  yang  ditulis dalam bentuk pseudocode bergaya buku ini.

01|    ALGORITMA Menentukan_terbesar_dari_3_bilangan
02|    Deklarasi:
03|    a,b,c, terbesar : integer
04|
05|    Deskripsi:
06|      Read(a,b,c)
07|      If (a>b) and (a>c) then
08|          Terbesar     a
09|      Else
10|          If b>c then
11|             Terbesar   b
12|          Else
13|             Terbesar     c
14|          Endif
15|      Endif
16|      Write(terbesar)

  1. C.    Flow Chart (Diagram Alir)
  2. 1.      Pengertian
Diagram alir atau flow chart adalah suatu bagan yang menggambarkan arus logika dar i data  yang akan dipr oses dalam suatu program dari awal sampai  akhir. Diagram alir terdiri dar i simbol-simbol yang mewakili fungsi-fungsi langkah program dan garis alir (flow lines)  menunjukkan urutan dari simbol-simbol yang akan diker jakan.
  1. 2.      Simbol-simbol Flow Chart
    1. Simbol terminal (terminator )






digunakan untuk menunjukkan awal dan akhir algoritma
  1. Simbol persiapan (preparation)



digunakan untuk memberikan nilai awal suatu variabel atau suatu counter
  1. Simbol proses (process)



digunakan  untuk  proses  perhitungan  aritmatika  atau  proses pemindahan data
  1. Simbol Data (data)




  digunakan  untuk  menunjukkan  proses  input  maupun  output data.

  1. Simbol Keputusan (decision)







digunakan  untuk  pengambilan  keputusan  dua  jalur  atau  lebih dalam flow chart.
  1. Simbol Penghubung (on-page refer ence)


digunakan untuk  menunjukkan  hubungan  arus  flow chart  yang terputus, tetapi masih dalam halaman yang sama.
  1. Simbol Penghubung Halaman Lain (off- page reference)







digunakan untuk menunjukkan hubungan arus flow chart yang terputus yang berada di halaman lain.
  1. 3.      Bentuk-bentuk Dasar Struktur Logika Flow Chart
    1. Runtunan (Sequence Structure)  
    2. Pemilihan/Percabangan IF (Selection Structure)
    3. Pengulangan FOR (FOR Loop Structur e)

PEMOGRAMAN WEB


Pemrograman web diambil dari 2 suku kata yaitu pemrograman dan web. Pemrograman yang dalam bahasa English adalah programming dan diartikan proses, cara, perbuatan program (secara bahasa indonesia). Definisi Web : jaringan komputer yang terdiri dari kumpulan situs internet yang menawarkan teks dan grafik dan suara dan sumber daya animasi melalui protokol transfer hypertext. (http://www.artikata.com/arti-201588-web.php). Orang banyak mengenal web dengan istilah WWW (world wide web), World Wide Web adalah layanan internet yang paling populer saat ini internet mulai dikenal dan digunakan secara luas setelah adanya layanan WWW . WWW adalah halaman-halaman website yang dapat saling terkoneksi satu dengan lainnya (hyperlink) yang membentuk samudra belantara informasi . WWW berjalan dengan protokol HyperText Transfer Protokol (HTTP). Halaman Web merupakan file teks murni (plain text) yang berisi sintaks-sintaks HTML yang dapat dibuka/ dilihat/ diterjemahkan dengan Internet Browser . Sintaks HTML mampu memuat konten text, gambar, audio, video dan animasi. Kini internet identik dengan web, karena kepopuleran web sebagai standar interface pada lanyanan-layanan yang ada di internet, dari awalnya sebagai penyedia informasi, ini digunakan juga untuk komunikasi dari email sampai dengan chatting, sampai dengan melakukan transaksi binsin (commerce) (Betha Sidik,Ir, Pemrograman web dengan HTML, Informatika Bandung, 2005) Banyak keuntungan yang diberikan oleh Aplikasi berbasis Web dari pada aplikasi berbasis destop, sehingga aplikasi berbasis web telah diadopsi oleh perusahaan sebagai bagian dari strategi teknologi informasinya, karena beberapa alasan : Akses informasi mudah,
  1. Baris isi
Setup server lebih mudah
  1. Baris isi
Informasi mudah didistribusikan
  1. Baris isi
Bebas platform, informasi dapat di sajikan oleh browser web pada sistem operasi mana saja karena adanya standar dokumen berbagai tipe data dapat disajikan
  1. Baris isi

HTTP

HTTP (HyperTextTransfer Protocol) adalah protokol yang dipergunakan untuk mentransfer dokumen dalam World Wide Web(WWW). Protokol ini adalah protokol ringan, tidak berstatus dan generik yang dapat dipergunakan berbagai macam tipe dokumen. Pengembangan HTTP dikoordinasi oleh Konsorsium World Wide Web(W3C) dan grup bekerja Internet Engineering Task Force(IETF), bekerja dalam publikasi satu seri RFC, yang paling terkenal RFC 2616, yang menjelaskan HTTP/1,1, versti HTTP yang digunakan umum sekarang ini. HTTP adalah sebuah protokol meminta/menjawab antara clientdan server. Sebuh client HTTP seperti web browser, biasanya memulai permintaan dengan membuat hubungan TCP/IPke porttertentu di tuan rumah yang jauh (biasanya port 80). Sebuah server HTTP yang mendengarkan diport tersebut menunggu client mengirim kode permintaan (request), seperti "GET / HTTP/1.1" (yang akan meminta halaman yang sudah ditentukan), diikuti dengan pesan MIMEyang memiliki beberapa informasi kode kepala yang menjelaskan aspek dari permintaan tersebut, diikut dengan badan dari data tertentu. Beberapa kepala (header) juga bebas ditulis atau tidak, sementara lainnya (seperti tuan rumah) diperlukan oleh protokol HTTP/1,1. Begitu menerima kode permintaan (dan pesan, bila ada), server mengirim kembali kode jawaban, seperti "200 OK", dan sebuah pesan yang diminta, atau sebuah pesan error atau pesan lainnya.
Sejarah Protokol HTTP pertama kali dipergunakan dalam WWW pada tahun 1990. Pada saat tersebut yang dipakai adalah protokol HTTP versi 0.9. Versi 0.9 ini adalah protokol transfer dokumen secara mentah, maksudnya adalah data dokumen dikirim sesuai dengan isi dari dokumen tersebut tanpa memandang tipe dari dokumen. Kemudian pada tahun 1996 protokol HTTP diperbaiki menjadi HTTP versi 1.0. Perubahan ini untuk mengakomodasi tipe-tipe dokumen yang hendak dikirim beserta enkoding yang dipergunakan dalam pengiriman data dokumen. Sesuai dengan perkembangan infrastruktur internet maka pada tahun 1999 dikeluarkan HTTP versi 1.1 untuk mengakomodasi proxy, cache dan koneksi yang persisten.

PERBEDAAN WEB 1.0, WEB 2.0 dan WEB 3.0

Web adalah suatu ruang informasi di mana sumber-sumber daya yang berguna diidentifikasi oleh pengenal global yang disebut Uniform Resource Identifier (URI). Secara umum, Web 1.0 dikembangkan untuk pengaksesan informasi dan memiliki sifat yang sedikit interaktif.Secara garis besar, sifat Web 1.0 adalah Read.
Lalu, tak lama kemudian muncullah Web 2.0 yang merupakan revolusi bisnis di industri komputer yang disebabkan oleh penggunaan internet sebagai platform, juga merupakan suatu percobaan untuk memahami aturan untuk mencapai keberhasilan platform baru.Sifat Web 2.0 adalah Read-Write. Era Web 2.0 tidak membutuhkan orang jenius yang hanya berkutat sendiri di ruang tertutup atau laboratorium untuk membuat teknologi baru yang dipatenkan agar membuat dirinya menjadi terkenal. Tapi era ini lebih membutuhkan orang untuk saling berbagi ilmu, pengalaman atau lainnya sehingga terbentuk komunitas online besar yang menghapuskan sifat-sifat individu.
  Sedangkan letak perbedaan Web 1.0 dan Web 2.0 yaitu :
     1. Perilaku pengguna Membaca Menulis
     2. Pelaku utama Perusahaan Pengguna/Komunitas
     3. Hubungan dengan server Client-server Peer to peer
     4. Bahasa pemrograman penampil konten HTML XML
     5. Pola hubungan penerbit-pengguna Searah Dua arah/ Interaktif
     6. Pengelolaan konten Taksonomi/direktori Folksonomi/penanda/tag
     7. Penayangan berbagai kanal informasi Portal RSS/Sindikasi
     8. Hubungan antar pengakses Tidak ada Berjejaring
     9. Sumber konten Penerbit/pemilik situs Pengguna
Yang menjadi kunci perbedaan dalam Web 2.0 dan Web 1.0 adalah keterbatasan pada Web 1.0 yang mengharuskan pengguna internet untuk datang ke dalam website tersebut dan melihat satu persatu konten di dalamnya.Sedangkan Web 2.0 memungkinkan pengguna internet dapat melihat konten suatu website tanpa harus berkunjung ke alamat situs yang bersangkutan.Kemampuan web 2.0 dalam melakukan aktivitas drag and drop, auto complete, chat, voice dapat dilakukan layaknya aplikasi desktop.
Selanjutnya adalah Web 3.0, jika dunia seluler dikenal istilah 3G, maka di Internet ada yang namanya Web 3.0. Wow, apa pula ini? Apa bedanya dengan Web 2.0 yang sekarang sedang marak? Jangan salah, ternyata orang Indonesia juga sudah ada yang mengembangkannya.Konsep ini dapat diandaikan sebuah website sebagai sebuah intelektualitas buatan (Artificial Intelegence).Aplikasi – aplikasi online dalam website dapat saling berinteraksi, kemampuan interaksi ini dimulai dengan adanya web service. Di web 3.0 ini, sudah terjadi konvergensi yang sangat dekat antara dunia TI dengan dunia telekomunikasi. Dunia web dan telco berkembang pesat seiring dengan kebutuhan pengguna. Penggunaan perangkat TI dan telekomunikasi nantinya sudah seperti sama saja tidak ada bedanya. Saat ini saja pertanda seperti itu sudah mulai bisa kita rasakan walaupun masih belum sempurna. Kita bisa menonton tivi di ponsel atau komputer, bisa mengakses internet di ponsel, bisa melakukan SMS dan telepon dari komputer. Ya karena konvergensi terhadap berbagai perangkat seperti hukum alam yang tidak bisa dielakkan. Semua mengalami evolusi menuju dunia yang lebih maju.
Permasalahan lain yang potensial muncul adalah, sebagai teknologi masa depan, Web 3.0 juga membutuhkan kecepatan akses Internet yang memadahi dan spesifikasi komputer yang tidak enteng, hal ini disebabkan tak lain karena teknologi ini secara visual berbasis 3D. Sedangkan seperti yang kita tahu biaya akses Internet dengan kecepatan tinggi di Indonesia ini masih terbilang mahal bagi masyarakat umum. Belum lagi jika dihitung dari biaya spesifikasi perangkat komputer yang dibutuhkan, mungkin masyarakat Indonesia yang ingin menikmati kecanggihan layanan berbasis teknologi Web 3.0 masih harus menarik napas penjang. Namun karena Web 3.0 sendiri masih dalam pengembangan, seiring dengan berlalunya waktu sebagai masyarakat Indonesia kita masih bisa mengharapkan bahwa biaya komunikasi, dalam hal ini koneksi Internet kecepatan tinggi akan semakin murah nantinya, sehingga terjangkau bagi masyarakat luas. Saat ini adaptasi Web 3.0 mulai dikembangkan oleh beberapa perusahaan di dunia seperti secondlife, Google Co-Ops, bahkan di Indonesia sendiri juga sudah ada yang mulai mengembangkannya, yaitu Li’L Online (LILO) Community.
Permasalahan lain yang potensial muncul adalah, sebagai teknologi masa depan, Web 3.0 juga membutuhkan kecepatan akses Internet yang memadahi dan spesifikasi komputer yang tidak enteng, hal ini disebabkan tak lain karena teknologi ini secara visual berbasis 3D. Sedangkan seperti yang kita tahu biaya akses Internet dengan kecepatan tinggi di Indonesia ini masih terbilang mahal bagi masyarakat umum. Belum lagi jika dihitung dari biaya spesifikasi perangkat komputer yang dibutuhkan, mungkin masyarakat Indonesia yang ingin menikmati kecanggihan layanan berbasis teknologi Web 3.0 masih harus menarik napas penjang. Namun karena Web 3.0 sendiri masih dalam pengembangan, seiring dengan berlalunya waktu sebagai masyarakat Indonesia kita masih bisa mengharapkan bahwa biaya komunikasi, dalam hal ini koneksi Internet kecepatan tinggi akan semakin murah nantinya, sehingga terjangkau bagi masyarakat luas.
Web 1.0
Merupakan teknologi Web generasi pertama yang merupakan revolusi baru di dunia Internet karena telah mengubah cara kerja dunia industri dan media. Pada dasarnya, Website yang dibangun pada generasi pertama ini secara umum dikembangkan untuk pengaksesan informasi dan memiliki sifat yang sedikit interaktif. Berbagai Website seperti situs berita “cnn.com” atau situs belanja “Bhinneka.com” dapat dikategorikan ke dalam jenis ini.
Web 2.0
Web 2.0 Istilah Web 2.0 pertama kalinya diperkenalkan oleh O’Reilly Media pada tahun 2004 sebagai teknologi Web generasi kedua yang mengedepankan kolaborasi dan sharing informasi secara online. Menurut Tim O’Reilly, Web 2.0 dapat didefinisikan sebagai berikut: “Web 2.0 adalah revolusi bisnis di industri komputer yang disebabkan oleh penggunaan internet sebagai platform, dan merupakan suatu percobaan untuk memahami berbagai aturan untuk mencapai keberhasilan pada platform baru tersebut. Salah satu aturan terutama adalah: Membangun aplikasi yang mengeksploitasi efek jaringan untuk mendapatkan lebih banyak lagi pengguna aplikasi tersebut” Berbagai layanan berbasis web seperti jejaring sosial, wiki dan folksonomies (misalnya: “flickr.com”, “del.icio.us”) merupakan teknologi Web 2.0 yang menambah interaktifitas di antara para pengguna Web.
  Pada umumnya, Website yang dibangun dengan menggunakan teknologi Web 2.0 memiliki fitur-fitur sebagai berikut:
    • CSS (Cascading Style Sheets)
    • Aplikasi Rich Internet atau berbasis Ajax
    • Markup XHTML
    • Sindikasi dan agregasi data menggunakan RSS/Atom
    • URL yang valid
    • Folksonomies
    • Aplikasi wiki pada sebagian atau seluruh Website
    • XML Web-Service API
Web 3.0 / Semantic Web
Waaupun masih dalam perdebatan di kalangan analis dan peneliti, istilah Web 3.0 tetap berpotensi menjadi generasi teknologi di dunia Internet. Saat ini, definisi untuk Web 3.0 sangat beragam mulai dari pengaksesan broadband secara mobile sampai kepada layanan Web berisikan perangkat lunak bersifat on-demand [Joh07]. Namun, menurut John Markoff, Web 3.0 adalah sekumpulan teknologi yang menawarkan cara baru yang efisien dalam membantu komputer mengorganisasi dan menarik kesimpulan dari data online. Berdasarkan definisi yang dikemukakan tersebut, maka pada dasarnya Semantic Web memiliki tujuan yang sama karena Semantic Web memiliki isi Web yang tidak dapat hanya diekpresikan di dalam bahasa alami yang dimengerti manusia, tetapi juga di dalam bentuk yang dapat dimengerti, diinterpretasi dan digunakan oleh perangkat lunak (software agents). Melalui Semantic Web inilah, berbagai perangkat lunak akan mampu mencari, membagi, dan mengintegrasikan informasi dengan cara yang lebih mudah [Tim01]. Pembuatan Semantic Web dimungkinkan dengan adanya sekumpulan standar yang dikoordinasi oleh World Wide Web Consortium (W3C). Standar yang paling penting dalam membangun Semantic Web adalah XML, XML Schema, RDF, OWL, dan SPARQL.
   Mungkin ini beberapa referensi ciri khas dari web 3.0 
      • Transformation dari tmp penyimpanan yang bersifat terpisah pisah menjadi satu.
      • Ubiquitous connectivity, memungkinkan info diakses di berbagai media.
      • Network computing, software-as-a-service business models, Web services interoperability, distributed computing, grid computing and  
        cloud computing;
      • Open technologies, sebagian besar semuanya berjalan dalam platform open source / free.
      • Open identity, OpenID, seluruh info adalah bebas dan sebebas – bebasnya.
      • The intelligent web, Semantic Web technologies such as RDF, OWL, SWRL, SPARQL, GRDDL, semantic application platforms, and statement- 
        based datastores;
      • Distributed databases, database terdistribusi dalam WWD ( World Wide Database ).
      • Intelligent applications.
Dari seluruh sifat dan kriteria tersebut, yang bisa dijelaskan dan masih dapat diperkirakan berhasil barulah semantic web.
(http://sioc-project.org/ )Adalah komunitas yang berusaha mewujudkan semantic website yang tengah berjuang membantu kita menciptakan web cerdas yang mana kelak pencarian info di internet menjadi jauh – jauh sangat mudah. Banyak orang yang bahkan tidak tahu bahwa istilah web 2.0 / 3.0 adalah sebuah istilah untuk konsep dan cara bekerja dari manusia pada informasi di internet, dan bukanlah sebuah teknologi bernama 2.0 atau 3.0

Bahasa Pemrograman Web

Bahasa pemrograman merupakan suatu teknik instruksi standar untuk memerintah komputer. Berikut adalah penjelasan tentang bahasa pemrograman yang biasa digunakan untuk membuat suatu website:
Bahasa Pemrograman Keterangan
HTML HyperText Markup Language (HTML) adalah sebuah bahasa markup yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web dan menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah browser Internet. HTML saat ini merupakan standar Internet yang didefinisikan dan dikendalikan penggunaannya oleh World Wide Web Consortium (W3C). HTML berupa kode-kode tag yang menginstruksikan browser untuk menghasilkan tampilan sesuai dengan yang diinginkan. Sebuah file yang merupakan file HTML dapat dibuka dengan menggunakan browser web seperti Mozilla Firefox, Microsoft Internet Explorer dll.
PHP Personal Home Page (PHP) adalah bahasa pemrograman script yang paling banyak dipakai saat ini. PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Pada waktu itu PHP masih bernama FI (Form Interpreted), yang wujudnya berupa sekumpulan script yang digunakan untuk mengolah data form dari web. PHP banyak dipakai untuk membuat situs web yang dinamis, walaupun tidak tertutup kemungkinan digunakan untuk pemakaian lain. PHP biasanya berjalan pada sistem operasi linux (PHP juga bisa dijalankan dengan hosting windows).
ASP ASP adalah singkatan dari Active Server Pages yang merupakan salah satu bahasa pemograman web untuk menciptakan halaman web yang dinamis. ASP merupakan salah satu produk teknologi yang disediakan oleh Microsoft. ASP bekerja pada web server dan merupakan server side scripting.
XML Extensible Markup Language (XML) adalah bahasa markup serbaguna yang direkomendasikan W3C untuk mendeskripsikan berbagai macam data. XML menggunakan markup tags seperti halnya HTML namun penggunaannya tidak terbatas pada tampilan halaman web saja. XML merupakan suatu metode dalam membuat penanda/markup pada sebuah dokumen.
WML WML adalah kepanjangan dari Wireless Markup Language, yaitu bahasa pemrograman yang digunakan dalam aplikasi berbasis XML (Extensible Markup Langauge). WML adalah bahasa pemrograman yang digunakan dalam aplikasi wireless. WML merupakan analogi dari HTML yang berjalan pada protocol nirkabel.
PERL Perl adalah bahasa pemrograman untuk mesin dengan sistem operasi Unix (SunOS, Linux, BSD, HP-UX), juga tersedia untuk sistem operasi seperti DOS, Windows, BeOS, VMS, EBCDIC, dan PocketPC. PERL merupakan bahasa pemograman yang mirip bahasa pemograman C.
CFM CFM dibuat menggunakan tag ColdFusion dengan software Adobe ColdFusion / BlueDragon / Coldfusion Studio. Syntax coldfusion berbasis html.
Javascript Javascript adalah bahasa scripting yang handal yang berjalan pada sisi client. JavaScript merupakan sebuah bahasa scripting yang dikembangkan oleh Netscape. Untuk menjalankan script yang ditulis dengan JavaScript kita membutuhkan JavaScript-enabled browser yaitu browser yang mampu menjalankan JavaScript.
CSS Cascading Style Sheets (CSS) adalah suatu bahasa stylesheet yang digunakan untuk mengatur tampilan suatu dokumen yang ditulis dalam bahasa markup. Penggunaan yang paling umum dari CSS adalah untuk memformat halaman web yang ditulis dengan HTML dan XHTML. Walaupun demikian, bahasanya sendiri dapat dipergunakan untuk semua jenis dokumen XML termasuk SVG dan XUL. Spesifikasi CSS diatur oleh World Wide Web Consortium (W3C).

ARTIKEL BAHASA PEMOGRAMAN


1)Bahasa pemrograman tingkat tinggi

Bahasa pemrograman tingkat tinggi adalah sebuah bahasa pemrograman yang jika dibandingkan dengan bahasa pemrograman tingkat rendah memiliki sifat lebih mudah digunakan, lebih portabel (mudah diadaptasikan) antar-platform, dan lebih abstrak. Bahasa-bahasa semacam ini sering melakukan abstraksi terhadap beberapa operasi CPU, seperti halnya pengaksesan memori.
Fitur-fitur Bahasa pemrograman tingkat tinggi
Istilah "bahasa pemrograman tingkat tinggi" tidak serta merta menjadikan bahasa tersebut lebih baik dibandingkan dengan bahasa pemrograman tingkat rendah. Akan tetapi, maksud dari "tingkat tinggi" di sini merujuk kepada abstraksi yang lebih tinggi dibandingkan dengan bahasa tingkat rendah terhadap bahasa mesin. Dibandingkan dengan harus berurusan dengan register, alamat memori dan stack-stack panggilan, bahasa pemrograman tingkat tinggi akan berurusan dengan variabel, larik, dan ekspresi aritmetika atau aljabar Boolean. Selain itu, tidak seperti bahasa rakitan, bahasa tingkat tinggi tidak memiliki opcode atau kode operasi yang dapat secara langsung menjadikan bahasa tersebut menjadi kode mesin. Fitur lainnya seperti rutin-rutin penanganan string, fitur pemrograman berorientasi objek, input/output terhadap berkas juga terdapat di dalam jenis bahasa ini.
Secara umum, bahasa tingkat tinggi akan membuat pemrograman komputer yang kompleks menjadi lebih sederhana, sementara bahasa tingkat rendah cenderung untuk membuat kode yang lebih efisien. Dalam sebuah bahasa tingkat tinggi, elemen-elemen kompleks dapat dipecah ke dalam beberapa elemen yang lebih sederhana, meski masih dapat dianggap kompleks, di mana bahasa tersebut menyediakan abstraksi. Karena alasan ini, kode-kode yang harus berjalan dengan efisien dapat ditulis dalam bahasa pemrograman tingkat rendah, sementara bahasa tingkat tinggi digunakan untuk mempermudah pemrograman.
Akan tetapi, dengan bertambah rumitnya arsitektur mikroprosesor modern, kompilator-kompilator bahasa pemrograman tingkat tinggi dapat membuat kode yang lebih efisien dibandingkan dengan para programmer bahasa pemrograman tingkat rendah yang melakukannya secara manual.
Perlu dicatat bahwa istilah "tingkat tinggi" dan "tingkat rendah" adalah relatif. Pada awalnya, bahasa rakitan dianggap sebagai bahasa tingkat rendah, sementara COBOL, C, dan lain-lainnya dianggap sebagai bahasa tingkat tinggi, mengingat mereka mengizinkan abstraksi terhadap fungsi, variabel, dan evaluasi ekspresi. Akan tetapi, banyak programmer saat ini mungkin menganggap bahasa C sebagai bahasa pemrograman tingkat rendah, mengingat bahasa pemrograman tersebut mengizinkan akses memori secara langsung dengan menggunakan alamatnya, dan juga dapat menggunakan beberapa direktif bahasa rakitan.

http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_pemrograman_tingkat_tinggi

2)CONTOH BAHASA PEMROGRAMAN KOMPUTER

C++
C++ adalah salah satu bahasa pemrograman komputer. Dibuat pada tahun 1980-an oleh Bell Labs (Bjarne Stroustrup) sebagai pengembangan dari Bahasa pemrograman C. Salah satu perbedaan yang paling mendasar dengan bahasa C adalah dukungan terhadap konsep pemrograman berorientasi objek (Object Oriented Programming).


Program C++ pertama
Contoh program sederhana C++ untuk hello world dengan menggunakan Pustaka Dasar C++ dapat dilihat di bawah ini:
#include // provides std::cout

int main()
{
std::cout << "Hello, world!\n";
return 0;
}
Kata yang dipesan
Kelompok pertama
C++ mempunyai 32 buah kata yang dipesan (reserved words). Kata kunci kelompok pertama merupakan turunan dari bahasa C, di antaranya:
auto
const
double
float
int
short
struct
unsigned
break
continue
else
for
long
signed
switch
void
case
default
enum
goto
register
sizeof
typedef
volatile
char
do
extern
if
return
static
union
while
Kelompok kedua
Kata yang dipesan kelompok kedua berjumlah 30. Kata-kata ini adalah baru dan hanya ada di bahasa C++.
asm
dynamic_cast
namespace
reinterpret_cast
try
bool
explicit
new
static_cast
typeid
catch
false
operator
template
typename
class
friend
private
this
using
const_cast
inline
public
throw
virtual
delete
mutable
protected
true
wchar_t
Kata-kata yang dipesan tersebut di atas tidak boleh dipakai sebagai nama variable, class, enum, macro, dan struct.
Tipe data dasar
Untuk menyimpan suatu variabel diperlukan tempat khusus di dalam memori komputer. Besar dan tipe dari variabel-variabel di dalam standar program C++ dispesifikasikan sebagai berikut.
Nama
Keterangan
Ukuran
Jangkauan
char
Abjad/karakter atau untuk bilangan bulat kecil
1 byte
signed: -128 to 127
unsigned: 0 to 255
short int (short)
Bilangan bulat dengan jangkauan pendek
2 byte
signed: -32768 to 32767
unsigned: 0 to 65535
int
Bilangan bulat
4 byte
signed: -2147483648 to 2147483647
unsigned: 0 to 4294967295
long int (long)
Integer dengan jangkauan panjang
4 byte
signed: -2147483648 to 2147483647
unsigned: 0 to 4294967295
bool
Boolean, dapat bernilai benar atau salah (true or false)
i byte
true or false
float
Angka dengan titik mengambang (bilangan cacah)
4 byte
3.4e +/- 38 (7 digit)
double
Bilangan cacah dengan ketelitian ganda
8 byte
1.7e +/- 308 (15 digits)
long double
Bilangan cacah dengan ketelitian ganda panjang
8 byte
1.7e +/- 308 (15 digits)
wchar_t
Karakter lebar, biasa dipakai untuk Unicode karakter
2 byte
1 karakter lebar
Daftar C++ compiler
Untuk mengubah kode-kode C++ program menjadi suatu program aplikasi yang dimengerti oleh sistem operasi dan komputer, diperlukan sebuah kompilator C++. Berikut ini adalah beberapa kompilator C++ yang dapat digunakan secara gratis.
Microsoft Visual C++ 2005 Express
Turbo C++ Explorer
Apple Xcode for Mac OS X
Open Source Watcom / OpenWatcom C/C++ Compiler
Digital Mars C/C++ Compiler (Symantec C++ Replacement)
Bloodshed Dev-C++ C++ Compiler
Free Microsoft .NET Framework Software Development Kit (SDK) / Free Microsoft Visual C++ Compiler
Intel C++ Compiler for Linux Non-Commercial Version
Sun Studio Compilers and Tools
Open64 Compiler Tools
Apple's Macintosh Programmer's Workshop (C and C++ compilers)
TenDRA C/C++ Compiler
GNU C/C++ Compiler
Ch Embeddable C/C++ Interpreter (Standard Edition)
DJGPP C and C++ Compilers
CINT C and C++ Interpreter
SDCC C Cross-compiler
Cygwin Project (C & C++ Compilers)
SDCC C Cross-compiler
Code::Blocks
Pranala luar
Homepage Bjarne Stroustrup
C++ Users Journal
Standard Template Library
ISO Standard
Andrei Alexandrescu
Code guru, C++ resource
C++ basic tutorial

http://id.wikipedia.org/wiki/C%2B%2B

3)CARA MEMBUAT PROGRAM


[19/2/2008] VIRUS TATI: CARA LAIN MEMBUAT VIRUS

Penyebaran virus kian hari makin menggila. Tidak mengherankan, karena banyak cara yang dilakukan untuk menciptakan virus. Tidak mesti jago-jago amat, hanya dengan sedikit usaha, virus bisa tercipta. Arief Prabowo
COBALAH LIHAT KONDISI SAAT INI, source code virus siap saji ataupun tutorial membuat virus pun bisa Anda dapatkan gratis dari Internet. Atau ingin lebih mudah lagi bisa menggunakan program Virus Generator yang bisa membuat virus dengan instan menggunakan template aksi-aksi virus yang sudah disediakan, bukannya tidak mungkin, kini orang awam dengan pengetahuan minim sekalipun bisa membuat virus dengan mudah. Tentu tidak heran kalau populasi virus kian hari kian meningkat.

Dan lagi jika Anda berjalan-jalan ke mall, cobalah Anda lihat, buku-buku yang mengajarkan cara membuat antivirus, sudah bertebaran di mana-mana. Namun perlu Anda perhatikan juga, karena biasanya selain mengajarkan cara membasmi virus, buku tersebut juga sekaligus mengajarkan Anda cara-cara membuat virus, ibarat pedang bermata dua.

AutoHotKey

Untuk berbuat kejahatan memang selalu ada jalan. Karena saat ini ditemukan virus lokal pertama yang dibuat menggunakan program AutoHotKey. Apakah itu AutoHotKey? Seperti yang dikutip dari situs aslinya (http://www.autohotkey.com), Auto-HotKey merupakan sebuah program automation, hotkeys, dan scripting yang dibuat menggunakan bahasa C++, ia bersifat open source dan diperuntukan bagi operating system berbasis Windows. Dengan menggunakan program ini kita dapat mengotomatisasi setiap perkerjaan yang sering kita lakukan sehari-hari. Berbagai hal dapat dilakukan dengan menggunakan program ini, mulai dari otomatisasi penekanan tombol keyboard, pergerakan atau penekanan tombol mouse, atau bahkan menggunakan script untuk memperintahkan AutoHot- Key mengerjakan suatu perintah. Saat membuat suatu project menggunakan AutoHotKey, file yang dihasilkan akan memiliki extension .ahk. Dan bersamaan dengan paket program AutoHotKey tersebut, tersedia juga program yang dinamakan Ahk2Exe yang dapat mengonversi . file project (.ahk) ke dalam executable. Artinya, script yang telah dibuat tadi nantinya bisa dijalankan secara langsung di computer manapun, tanpa harus terinstal program AutoHotKey.

Virus Hasil AutoHotKey

Semua kemudahan yang telah dipaparkan di atas sepertinya telah dimanfaatkan dan disalahgunakan oleh pembuat virus.  Buktinya kini ada satu virus lokal yang menggunakan cara tersebut memanfaatkan program AutoHotKey. Dikenal dengan nama Virus Tati, begitulah PC Media Antivirus mengenalnya. Saat tulisan ini dibuat, belum banyak antivirus yang dapat mengenali virus ini. Dan satu pertanyaan yang membuat kami penasaran adalah, “Bagaimana virus ini bisa menyebar dengan cepat dan luas?”. Sebab perlu Anda ketahui, si Tati ini menempati urutan pertama virus yang banyak dikirimkan oleh pembaca selama satu bulan terakhir ini.

Membongkar si Tati

Virus yang ini icon-nya berpenampilan mirip dengan icon folder standar bawaan Windows ini, memiliki ukuran sebesar 202.263 bytes, dalam keadaan terkompresi menggunakan UPX. Memang, script yang telah dikonversi dari file.ahk ke .exe menggunakan program Ahk2Exe bawaan AutoHotKey, secara otomatis akan di-compress menggunakan UPX. Program ini pun memiliki . tur untuk memberikan password pada file executable yang maksudnya agar tidak bisa di-decompile kembali menjadi .ahk, sepertinya ini yang akan dilakukan oleh si pembuat virus Tati, karena tentunya dia tidak ingin virusnya dapat dengan mudah untuk dianalisis. Pada situsnya, ada sebuah program dengan nama Exe2Ahk. Dari namanya sudah bisa diterka, program ini untuk mendecompile file script AutoHotKey yang sudah menjadi executable (.exe) agar kembali menjadi script (.ahk). Setelah dicoba, ternyata benar, program ini meminta password dari executable virus tersebut. Namun dengan meng-crack-nya, kami dapat dengan mudah mengetahui password-nya dan script asli virus tersebut pun dapat terlihat. Dan, dengan hanya mempelajari script yang ada, sangat memudahkan bagi kami untuk mengetahui apa yang diperbuat oleh virus tersebut.

Tati di Memory

Pada saat kali pertama virus ini menginfeksi, ia akan membuat file induk pada direktori Windows dengan nama Tati.exe, selanjutnya ia akan langsung memanggil . le tersebut, sehingga di memory akan ada process virus dengan nama Tati.exe. Selain itu file Tati.exe akan ada juga pada direktori StartUp, default-nya biasanya terletak di C:\Documents and Settings\%username%\Start Menu\Programs\Startup, atau Anda dapat melihatnya juga pada StartUp di Start Menu. Untuk selanjutnya virus akan aktif otomatis saat memulai Windows.

Sedikit Modifikasi Registry

Tidak seperti virus lainnya yang senang sekali mengutak-atik registry dan atau memberikan restriction di segala penjuru Windows, virus ini cukup cuek karena ia hanya memodi. Kasi dua item registry yang menyangkut masalah Windows Explorer atau Folder Options, yakni mengisikan nilai 0 pada HKEY_CURRENT_ USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\ShowSuperHidden agar Windows Explorer tidak menampilkan . le dengan attribut hidden dan system. Dan mengisikan nilai 1 pada HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\ Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\HideFile-Ext, yang maksudnya adalah memerintahkan Windows Explorer untuk menyembunyikan extension dari setiap file.

Memantau Harddisk

Seperti yang tertulis pada rutin CekHardDisk di script yang telah berhasil dibongkar, saat virus ini aktif di memory, timer yang ada pada virus ini akan memeriksa setiap . xed drive atau hard disk pada komputer terinfeksi dalam periode waktu 600.000 milliseconds atau sama dengan 10 menit. Rutin ini nantinya akan membuat tiga file pada drive tersebut dengan nama autorun.inf dengan attribut hidden dan system, tati.exe, dan tati.my.love.txt. File autorun.inf merupakan . le bantuan agar virus ini dapat aktif otomatis pada saat user mengakses drive tersebut. File tati. exe merupakan file induk virus. Dan terakhir file tati.my.love.txt merupakan file teks yang berisi pesan dari si pembuat virus.

Menjadi .SCR

Drive . ash disk juga tidak luput dari jangkauannya, dia akan membuat tiga file seperti di atas. Dan ia juga akan membuat file virus dengan nama yang menyerupai nama folder yang ada, dengan extension .scr atau dikenal dengan Screen Saver. Sebaiknya ubah View dari Windows Explorer Anda menjadi Details agar dapat dengan mudah membedakan Antara folder asli dan virus Tati. Cukup dengan melihat kolom Type, jika folder asli maka Type nya berupa File Folder. Dan lebih baik, Anda nonaktifkan opsi “Hide extensions for known file types” dan “Hide protected operating system files” pada Folder Options dengan menghapus centangannya (_).

Tuntaskan dengan PCMAV

Memang trik social engineering lama dengan menyerupai icon folder dan membuat tiruan dari nama–nama folder yang ada masih menjadi favorit para pembuat virus. Dan cukup aneh, karena virus Tati ini termasuk yang sangat sederhana dan jika dibandingkan dengan virus–virus lokal lainnya di luar sana, ia sangat kalem, tidak terlalu aneh–aneh, namun terbukti tingkat penyebarannya tinggi. Dan lagi, seperti yang telah dikatakan di awal, saat tulisan ini dibuat, dari sekian banyak hanya satu dua antivirus saja yang sudah mengenali virus ini, dan heuristic dari setiap antivirus tersebut pun tidak menunjukkan keanehan apa–apa. Jadi, ia makin leluasa menyebar ke mana–mana. Maka dari itu, hentikan penyebarannya dan gunakan PC Media Antivirus RC24 yang telah disempurnakan ini untuk dapat membasmi virus ini.

Sekilas infonya, Semoga bermanfaat :)
_tHe grEaT_