Perlunya Pro aktif password
Linux menggunakan metode DES (Data Encription Standart) untuk password-nya. User harus di training dalam memilih password yang akan digunakannya agar tidak mudah ditebak dengan program-program crack password dalam ancaman bruto force attack. Dan perlu pula ditambah dengan program Bantu cek keamanan password seperti :
· Passwd+ : meningkatkan loging dan mengingatkan user jika mengisi password yang mudah ditebak, ftp://ftp.dartmouth.edu/pub/security
· Anlpasswd : dapat membuat aturan standar pengisian password seperti batas minimum, gabungan huruf besar dengan huruf kecil, gabungan angka dan huruf dsb, ftp://coast.rs.purdue.edu/pub/tools/unix/
3. Kontrol akses jaringan (Network Access Control)
Firewall linux [1] :
alat pengontrolan akses antar jaringan yang membuat linux dapat memilih host yang berhak / tidak berhak mengaksesnya.
Fungsi Firewall linux :
· Analisa dan filtering paket
Memeriksa paket TCP, lalu diperlakukan dengan kondisi yang sudah ditentukan, contoh paket A lakukan tindakan B.
· Blocking content dan protocol
Bloking isi paket seperti applet java, activeX, Vbscript, Cookies
· Autentikasi koneksi dan enkripsi
Menjalankan enkripsi dalam identitas user, integritas satu session dan melapisi data dengan algoritma enkripsi seperti : DES, triple DES, Blowfish, IPSec, SHA, MD5, IDEA, dsb.
Tipe firewall linux :
· Application-proxy firewall/Application Gateways
Dilakukan pada level aplikasi di layer OSI, system proxy ini meneruskan / membagi paket-paket ke dalam jaringan internal. Contoh : software TIS FWTK (Tursted Information System Firewall Toolkit)
· Network level Firewall, fungsi filter dan bloking paket dilakukan di router. Contoh : TCPWrappers, aplikasinya ada di /usr/sbin/tcpd. Cara kerjanya :
Lihat isi file /etc/inetd.conf :
...
telnet stream tcp nowait root /usr/sbin/telnetd
shell stream tcp nowait root /usr/sbin/rshd
pop3 stream tcp nowait root /usr/sbin/pop3d
…
dengan diaktifkan TCPwrappers maka isi file /etc/inetd.conf :
...
telnet stream tcp nowait root /usr/sbin/tcpd in.telnetd
shell stream tcp nowait root /usr/sbin/tcpd in.rshd -L
pop3 stream tcp nowait root /usr/sbin/tcpd in.pop3d
…
setiap ada permintaan layanan jarak jauh, dipotong dulu dengan pencocokan rule set yang telah diatur oleh tcp in, jika memenuhi syarat diteruskan ke file yang akan diekseskusi, tapi jika tidak memenuhi syarat digagalkan.
Pengaturan TCPWrapper dilakukan dengan mengkonfigurasi 2 file, yaitu :
· /etc/host.allow à host yang diperbolehkan mengakses.
· /etc/host.deny à host yang tidak diperbolehkan mengakses.
4. Enkripsi (encryption)
Penerapan Enkripsi di linux :
· Enkripsi password à menggunakan DES ( Data Encryption Standard )
· Enkripsi komunikasi data :
1. Secure Shell (SSH) à Program yang melakukan loging terhadap komputer lain dalam jaringan, mengeksekusi perintah lewat mesin secara remote dan memindahkan file dari satu mesin ke mesin lainnya. Enkripsi dalam bentuk Blowfish, IDEA, RSA, Triple DES. Isi SSH Suite :
· scp (secure shell copy) à mengamankan penggandaan data
· ssh (secure shell client) à model client ssh seperti telnet terenkripsi.
· ssh-agent à otentikasi lewat jaringan dengan model RSA.
· sshd (secure shell server) à di port 22
· ssh-keygen à pembuat kunci (key generator) untuk ssh
Konfigurasi dilakukan di :
· /etc/sshd_config (file konfigurasi server)
· /etc/ssh_config (file konfigurasi client)
2. Secure socket Layer (SSL) à mengenkripsi data yang dikirimkan lewat port http.
Konfigurasi dilakukan di : web server APACHE dengan ditambah PATCH SSL.
5. Logging
Def : Prosedur dari Sistem Operasi atau aplikasi merekam setiap kejadian dan menyimpan rekaman tersebut untuk dapat dianalisa.
Semua file log linux disimpan di directory /var/log, antara lain :
· Lastlog : rekaman user login terakhir kali
· last : rekaman user yang pernah login dengan mencarinya pada file /var/log/wtmp
· xferlog : rekaman informasi login di ftp daemon berupa data wktu akses, durasi transfer file, ip dan dns host yang mengakses, jumlah/nama file, tipe transfer(binary/ASCII), arah transfer(incoming/outgoing), modus akses(anonymous/guest/user resmi), nama/id/layanan user dan metode otentikasi.
· Access_log : rekaman layanan http / webserver.
· Error_log : rekaman pesan kesalahan atas service http / webserver berupa data jam dan waktu, tipe/alasan kesalahan
· Messages : rekaman kejadian pada kernel ditangani oleh dua daemon :
o Syslog à merekam semua program yang dijalankan, konfigurasi pada syslog.conf
o Klog à menerima dan merekam semua pesan kernel
6. Deteksi Penyusupan (Intrusion Detection)
Def : aktivitas mendeteksi penyusupan secara cepat dengan menggunakan program khusus secara otomatis yang disebut Intrusion Detection System
Tipe dasar IDS :
· Ruled based system : mencatat lalu lintas data jika sesuai dengan database dari tanda penyusupan yang telah dikenal, maka langsung dikategorikan penyusupan. Pendekatan Ruled based system :
o Preemptory (pencegahan) ; IDS akan memperhatikan semua lalu lintas jaringan, dan langsung bertindak jika dicurigai ada penyusupan.
o Reactionary (reaksi) ; IDS hanya mengamati file log saja.
· Adaptive system : penerapan expert system dalam mengamati lalu lintas jaringan.
Program IDS :
· Chkwtmp : program pengecekan terhadap entry kosong
· Tcplogd : program pendeteksi stealth scan (scanning yang dilakukan tanpa membuat sesi tcp)
· Host entry : program pendeteksi login anomaly (perilaku aneh) à bizarre behaviour (perilaku aneh), time anomalies (anomaly waktu), local anomaly.
Windows NT
Komponen Arsitektur Keamanan NT :
1. Adminisrasi User dan Group
Jenis Account User :
· Administrator
· Guest
· User
Jenis Account Gorup :
· Administrator
· Guest
· User
· Operator back-up
· Power user
· Operator server
· Operator account
· Operator printer
Hak User / Grup :
· Hak basic : acces computer from network, back-up files/directory, change system time, logon locally, manage auditing and security, log (event viewer), restore files and directory, shutdown system, take ownership files or other object, dll.
· Hak advance : access service and kernel untuk kebutuhan pengembangan system.
2. Keamanan untuk system File
A. NTFS :
· Cepat dalam operasi standar file (read – write – search)
· Terdapat system file recovery, access control dan permission.
· Memandang obyek sebagai kumpulan atribut, termasuk permission access.
B. Proteksi untuk integritas data
Transaction logging : merupakan system file yang dapat di-recovery untuk dapat mencatat semua perubahan terakhir pada directory dan file secara otomatis.
· Jika transaksi system berhasil NT akan melakukan pembaharuan pada file.
· Jika transaksi gagal, NT akan melalui :
· Tahap analisis : mengukur kerusakan dan menentukan lokasi cluster yang harus diperbarui per informasi dalam file log.
· Tahap redo : melakukan semua tahapan transaksi yang dicatat pada titik periksa terakhir
· Tahap undo : mengembalikan ke kondisi semula untuk semua transaksi yang belum selesai dikerjakan.
Sector sparing : Teknik dynamic data recovery yang hanya terdapat pada disk SCSI dengan cara memanfaatkan teknologi fault-tolerant volume untuk membuat duplikat data dari sector yang mengalami error. Metodenya adalah dengan merekalkulasi dari stripe set with parity atau dengan membaca sector dari mirror drive dan menulis data tersebut ke sektor baru.
Cluster remapping : Jika ada kegagalan dalam transaksi I/O pada disk , secara otomatis akan mencari cluster baru yang tidak rusak, lalu menandai alamat cluster yang mengandung bad sector tersebut.
C. Fault tolerance : Kemampuan untuk menyediakan redudansi data secara realtime yang akan memberikan tindakan penyelamatan bila terjadi kegagalan perangkat keras, korupsi perangkat lunak dan kemungkinan masalah lainnya.
Teknologinya disebut RAID (Redudant Arrays of inexpensive Disk) : sebuah array disk dimana dalam sebuah media penyimpanan terdapat informasi redudan tentang data yang disimpan di sisa media tersebut.
Kelebihan RAID :
· Meningkatkan kinerja I/O
· meningkatkan reabilitas media penyimpanan
Ada 2 bentuk fault tolerance :
1. Disk mirroring (RAID 1) : meliputi penulisan data secara simultan kedua media penyimpanan yang secara fisik terpisah.
2. Disk stripping dengan Parity (RAID 5) : data ditulis dalam strip-strip lewat satu array disk yang didalam strip-strip tersebut terdapat informasi parity yang dapat digunakan untuk meregenerasi data apabila salah satu disk device dalam strip set mengalami kegagalan.
3. Model Keamanan Windows NT
Dibuat dari beberapa komponen yang bekerja secara bersama-sama untuk memberikan keamanan logon dan access control list (ACL) dalam NT :
· LSA (Local security Authority) : menjamin user memiliki hak untuk mengakses system. Inti keamanan yang menciptakan akses token, mengadministrasi kebijakan keamanan local dan memberikan layanan otentikasi user.
· Proses logon : menerima permintaan logon dari user (logon interaktif dan logon remote), menanti masukan username dan password yang benar. Dibantu oleh Netlogon service.
· Security Account Manager (SAM) : dikenal juga sebagai directory service database, yang memelihara database untuk account user dan memberikan layan validasi untuk proses LSA.
· Security Reference Monitor (SRM) : memeriksa status izin user dalam mengakses, dan hak user untuk memanipulasi obyek serta membuat pesan-pesan audit.
4. Keamanan Sumber daya lokal
Obyek dalam NT [file, folder (directory), proses, thread, share dan device], masing-masing akan dilengkapi dengan Obyek Security Descriptor yang terdiri dari :
· Security ID Owner : menunjukkan user/grup yang memiliki obyek tersebut, yang memiliki kekuasaan untuk mengubah akses permission terhadap obyek tersebut.
· Security ID group : digunakan oleh subsistem POSIX saja.
· Discretionary ACL (Access Control List) : identifikasi user dan grup yang diperbolehkan / ditolak dalam mengakses, dikendalikan oleh pemilik obyek.
· System ACL : mengendalikan pesan auditing yang dibangkitkan oleh system, dikendalikan oleh administrator keamanan jaringan.
5. Keamanan Jaringan
Jenis Keamanan Jaringan Windows NT :
· Model keamanan user level : account user akan mendapatkan akses untuk pemakaian bersama dengan menciptakan share atas directory atau printer.
o Keunggulan : kemampuan untuk memberikan user tertentu akses ke sumberdaya yang di-share dan menentukan jenis akses apa yang diberikan.
o Kelemahan : proses setup yang kompleks karena administrator harus memberitahu setiap user dan menjaga policy system keamanan tetap dapat dibawah kendalinya dengan baik.
· Model keamanan Share level : dikaitkan dengan jaringan peer to peer, dimana user manapun membagi sumber daya dan memutuskan apakaha diperlukan password untuk suatu akses tertentu.
o Keuntungan : kesederhanaannya yang membuat keamanan share-level tidak membutuhkan account user untuk mendapatkan akses.
o Kelemahan : sekali izin akses / password diberikan, tidak ada kendali atas siap yang menakses sumber daya.
Cara NT menangani keamanan jaringan :
- Memberikan permission :
· Permission NTFS local
· Permission shere
- Keamanan RAS (Remote Access Server)
Melakukan remote access user menggunakan dial-up :
· Otentikasi user name dan password yang valid dengan dial-in permission.
· Callback security : pengecekan nomor telepon yang valid.
· Auditing : menggunakan auditing trails untuk melacak ke/dari siapa, kapan user memiliki akses ke server dan sumberdaya apa yang diakses.
- Pengamanan Layanan internet :
· Firewall terbatas pada Internet Information server (IIS).
· Menginstal tambahan proxy seperti Microsoft Proxy server.
- Share administrative :memungkin administrator mendapatkan akses ke server windows NT atau workstation melalui jaringan
6. Keamanan pada printer
Dilakukan dengan mensetting properties printer :
- Menentukan permission : full control, Manage document, print
- Biasanya susunan permission pada NT defaulut :
· Adminstrator – full control
· Owner – Manage document
· Semua user – print
- Mengontrol print job, terdiri dari :
· Setting waktu cetak
· Prioritas
· Notifikasi (orang yang perlu diberi peringatan)
- Set auditing information
7. Keamanan Registry
Tools yang disediakan dalam pengaksesan registry :
· System policy editor : mengontrol akses terhadap registry editor, memungkinkan administrator mengedit dan memodifikasi value tertentu dalam registry dengan berbasis grafis.
· Registry editor (regedit32.exe) : tools untuk melakukan edit dan modifikasi value dalam registry.
· Windows NT Diagnostics (winmsd.exe) : memungkinkan user melihat setting isi registry dan valuenya tanpa harus masuk ke registry editor sendiri.
Tools backup untuk registry yaitu :
· Regback.exe memanfaatkan command line / remote session untuk membackupr registry.
· ntbackup.exe : otomatisasi backup HANYA pada Tape drive, termasuk sebuah kopi dari file backup registry local.
· Emergency Repair Disk (rdisk.exe) : memback-up hive system dan software dalam registry.
8. Audit dan Pencatatan Log
· Pencatatan logon dan logoff termasuk pencatatan dalam multi entry login
· Object access (pencatatan akses obyek dan file)
· Privilege Use (paencatatan pemakaian hak user)
· Account Management (manajemen user dan group)
· Policy change (Pencatatan perubahan kebijakan keamanan)
· System event (pencatatan proses restart, shutdown dan pesan system)
· Detailed tracking (pencatatan proses dalam system secara detail)
KEAMANAN JARINGAN
1. Membatasi Akses ke Jaringan
A. Membuat tingkatan akses :
Pembatasan-pembatasan dapat dilakukan sehingga memperkecil peluang penembusan oleh pemakai yang tak diotorisasi, misalnya :
· Pembatasan login. Login hanya diperbolehkan :
· Pada terminal tertentu.
· Hanya ada waktu dan hari tertentu.
· Pembatasan dengan call-back (Login dapat dilakukan siapapun. Bila telah sukses login, sistem segera memutuskan koneksi dan memanggil nomor telepon yang telah disepakati, Penyusup tidak dapat menghubungi lewat sembarang saluran telepon, tapi hanya pada saluran telepon tertentu).
· Pembatasan jumlah usaha login.
· Login dibatasi sampai tiga kali dan segera dikunci dan diberitahu ke administrator.
· Semua login direkam dan sistem operasi melaporkan informasi-informasi berikut :
Ø Waktu, yaitu waktu pemakai login.
Ø Terminal, yaitu terminal dimana pemakai login.
· Tingkat akses yang diizinkan ( read / write / execute / all )
B. Mekanisme kendali akses :
Masalah identifikasi pemakai ketika login disebut otentifikasi pemakai (user authentication). Kebanyakan metode otentifikasi didasarkan pada tiga cara, yaitu :
1. Sesuatu yang diketahui pemakai, misalnya :
· Password.
· Kombinasi kunci.
· Nama kecil ibu mertua.
· Dan sebagainya.
2. Sesuatu yang dimiliki pemakai, misalnya :
· Badge.
· Kartu identitas.
· Kunci.
· Dan sebagainya.
3. Sesuatu mengenai (ciri) pemakai, misalnya :
· Sidik jari.
· Sidik suara.
· Foto.
· Tanda tangan.
C. Waspada terhadap Rekayasa sosial :
1. Mengaku sebagi eksekutif yang tidak berhasil mengakses, menghubungi administrator via telepon/fax.
2. Mengaku sebagai administrator yang perlu mendiagnosa masalah network, menghubungi end user via email/fax/surat.
3. Mengaku sebagai petugas keamanan e-commerce, menghubungi customer yang telah bertransaksi untuk mengulang kembali transaksinya di form yang disediakan olehnya.
4. pencurian surat, password.
5. penyuapan, kekerasan.
D. Membedakan Sumber daya internal dan Eksternal :
Memanfaatkan teknologi firewall yang memisahkan network internal dengan network eksternal dengan rule tertentu.
E. Sistem Otentikasi User :
Def : adalah proses penentuan identitas dari seseorang yang sebenarnya, hal ini diperlukan untuk menjaga keutuhan ( integrity ) dan keamanan ( security ) data, pada proses ini seseorang harus dibuktikan siapa dirinya sebelum menggunakan layanan akses.
Upaya untuk lebih mengamankan proteksi password, antara lain :
1. Salting.
Menambahkan string pendek ke string password yang diberikan pemakai
sehingga mencapai panjang password tertentu.
2. One time password.
· Pemakai harus mengganti password secara teratur. Upaya ini membatasi peluang password telah diketahui atau dicoba-coba pemakai lain.
· Bentuk ekstrim pendekatan ini adalah one time password, yaitu pemakai mendapat satu buku berisi daftar password. Setiap kali pemakai login, pemakai menggunakan password berikutnya yang terdapat di daftar password.
· Dengan one time password, pemakai direpotkan keharusan menjaga agar buku passwordnya jangan sampai dicuri.
3. Satu daftar panjang pertanyaan dan jawaban.
· Variasi terhadap password adalah mengharuskan pemakai memberi satu daftar pertanyaan panjang dan jawabannya. Pertanyaan-pertanyaan dan jawabannya dipilih pemakai sehingga pemakai mudah mengingatnya dan tak perlu menuliskan di kertas.
· Pertanyaan berikut dapat dipakai, misalnya :
· Siapa mertua abang ipar Badru ?
· Apa yang diajarkan Pak Harun waktu SD ?
· Di jalan apa pertama kali ditemukan simanis ?
· Pada saat login, komputer memilih salah satu dari pertanyaan-pertanyaan secara acak, menanyakan ke pemakai dan memeriksa jawaban yang diberikan.
4. Tantangan tanggapan (chalenge response).
· Pemakai diberi kebebasan memilih suatu algoritma, misalnya x3.
· Ketika pemakai login, komputer menuliskan di layar angka 3. Dalam kasus ini pemakai mengetik angka 27. Algoritma dapat berbeda di pagi, sore, dan hari berbeda, dari terminal berbeda, dan seterusnya.
Contoh Produk Otentikasi User, antara lain :
1. Secureid ACE (Access Control Encryption)
System token hardware seperti kartu kredit berdisplay, pemakai akan menginput nomor pin yang diketahui bersama, lalu memasukkan pascode bahwa dia pemilik token.
2. S/key (Bellcore)
System software yang membentuk one time password (OTP) berdasarkan informasi loginterkhir dengan aturan random tertentu.
3. Password Authentication Protocol (PAP)
Protokol dua arah untuk PPP (Point to point Protocol). Peer mengirim pasangan user id dan password, authenticator menyetujuinya.
4. Challenge Handshake Authentication Protocol (CHAP)
S/key pada PAP, protocol 3 arah, authenticator mengirim pesan tantangan ke peer, peer menghitung nilai lalu mengirimkan ke authenticator, authenticator menyetujui otentikasi jika jawabannya sama dengan nilai tadi.
5. Remote Authentication Dial-in User Service (RADIUS)
Untuk hubungan dial-up, menggunakan network access server, dari suatu host yang menjadi client RADIUS, merupan system satu titik akses.
- Terminal Access Controller Access Control System (TACACS)
Protokol keamanan berbasis server dari CISCO System. Secury\ity Server terpusat dangan file password UNIX, database otentikasi, otorisasi dan akunting, fungsi digest (transmisi password yang tidak polos)
2. Melindungi Aset Organisasi
A.Secara Adminsistratif / fisik
· Rencana kemungkinan terhadap bencana
· Program penyaringan calon pegawai system informasi
· Program pelatihan user
· Kebijakan akses network
B. Secara Teknis
B.1. Penerapan Firewall
Istilah pada penerapan Firewall
· Host
Suatu sistem komputer yang terhubung pada suatu network
· Bastion host
Sistem komputer yang harus memiliki tingkat sekuritas yang tinggi karena sistem ini rawan sekali terhadap serangan hacker dan cracker, karena biasanya mesin ini diekspos ke network luar (Internet) dan merupakan titik kontak utama para user dari internal network.
· Packet Filtering
Aksi dari suatu devais untuk mengatur secara selektif alur data yang melintasi suatu network. Packet filter dapat memblok atau memperbolehkan suatu paket data yang melintasi network tersebut sesuai dengan kebijaksanaan alur data yang digunakan (security policy).
· Perimeter network
Suatu network tambahan yang terdapat di antara network yang dilindungi dengan network eksternal, untuk menyediakan layer tambahan dari suatu sistem security. Perimeter network juga sering disebut dengan DMZ (De-Millitarized Zone).
Keuntungan Firewall :
· Firewall merupakan fokus dari segala keputusan sekuritas. Hal ini disebabkan karena Firewall merupakan satu titik tempat keluar masuknya trafik internet pada suatu jaringan.
· Firewall dapat menerapkan suatu kebijaksanaan sekuritas. Banyak sekali service-service yang digunakan di Internet. Tidak semua service tersebut aman digunakan, oleh karenanya Firewall dapat berfungsi sebagai penjaga untuk mengawasi service-service mana yang dapat digunakan untuk menuju dan meninggalkan suatu network.
· Firewall dapat mencatat segala aktivitas yang berkaitan dengan alur data secara efisien. Semua trafik yang melalui Firewall dapat diamati dan dicatat segala aktivitas yang berkenaan dengan alur data tersebut. Dengan demikian Network Administrator dapat segera mengetahui jika terdapat aktivitas-aktivitas yang berusaha untuk menyerang internal network mereka.
· Firewall dapat digunakan untuk membatasi pengunaan sumberdaya informasi. Mesin yang menggunakan Firewall merupakan mesin yang terhubung pada beberapa network yang berbeda, sehingga kita dapat membatasi network mana saja yang dapat mengakses suatu service yang terdapat pada network lainnya.
Kelemahan Firewall :
· Firewall tidak dapat melindungi network dari serangan koneksi yang tidak melewatinya (terdapat pintu lain menuju network tersebut).
· Firewall tidak dapat melindungi dari serangan dengan metoda baru yang belum dikenal oleh Firewall.
· Firewall tidak dapat melindungi dari serangan virus.
Pilihan klasifikasi desain Firewall :
1. Packet Filtering
Sistem paket filtering atau sering juga disebut dengan screening router adalah router yang melakukan routing paket antara internal dan eksternal network secara selektif sesuai dengan security policy yang digunakan pada network tersebut. Informasi yang digunakan untuk menyeleksi paket-paket tersebut adalah:
· IP address asal
· IP address tujuan
· Protocol (TCP, UDP, atau ICMP)
· Port TCP atau UDP asal
· Port TCP atau UDP tujuan
Beberapa contoh routing paket selektif yang dilakukan oleh Screening Router :
· Semua koneksi dari luar sistem yang menuju internal network diblokade kecuali untuk koneksi SMTP
· Memperbolehkan service email dan FTP, tetapi memblok service-service berbahaya seperti TFTP, X Window, RPC dan ‘r’ service (rlogin, rsh, rcp, dan lain-lain).
Selain memiliki keuntungan tertentu di antaranya aplikasi screening router ini dapat bersifat transparan dan implementasinya relatif lebih murah dibandingkan metode firewall yang lain, sistem paket filtering ini memiliki beberapa kekurangan yakni : tingkat securitynya masih rendah, masih memungkinkan adanya IP Spoofing, tidak ada screening pada layer-layer di atas network layer.
2. Application Level Gateway (Proxy Services)
Proxy service merupakan aplikasi spesifik atau program server yang dijalankan pada mesin Firewall, program ini mengambil user request untuk Internet service (seperti FTP, telnet, HTTP) dan meneruskannya (bergantung pada security policy) ke host yang dituju. Dengan kata lain adalah proxy merupakan perantara antara internal network dengan eksternal network (Internet).
Pada sisi ekternal hanya dikenal mesin proxy tersebut, sedangkan mesin-mesin yang berada di balik mesin proxy tersebut tidak terlihat. Akibatnya sistem proxy ini kurang transparan terhadap user yang ada di dalam
Sistem Proxy ini efektif hanya jika pada konjungsi antara internal dan eksternal network terdapat mekanisme yang tidak memperbolehkan kedua network tersebut terlibat dalam komunikasi langsung.
Keuntungan yang dimiliki oleh sistem proxy ini adalah tingkat sekuritasnya lebih baik daripada screening router, deteksi paket yang dilakukan sampai pada layer aplikasi. Sedangkan kekurangan dari sistem ini adalah perfomansinya lebih rendah daripada screening router karena terjadi penambahan header pada paket yang dikirim, aplikasi yang di-support oleh proxy ini terbatas, serta sistem ini kurang transparan.
Arsitektur dasar firewall :
· Arsitektur dengan dual-homed host (kadang kadang dikenal juga sebagai dual homed gateway/ DHG)
Sistem DHG menggunakan sebuah komputer dengan (paling sedikit) dua network-interface. Interface pertama dihubungkan dengan jaringan internal dan yang lainnya dengan Internet. Dual-homed host nya sendiri berfungsi sebagai bastion host (front terdepan, bagian terpenting dalam firewall).
![]() |
· screened-host (screened host gateway/ SHG)
Pada topologi SHG, fungsi firewall dilakukan oleh sebuah screening-router dan bastion host. Router ini dikonfigurasi sedemikian sehingga akan menolak semua trafik kecuali yang ditujukan ke bastion host, sedangkan pada trafik internal tidak dilakukan pembatasan. Dengan cara ini setiap client servis pada jaringan internal dapat menggunakan fasilitas komunikasi standard dengan Internet tanpa harus melalui proxy.

· screened subnet (screened subnet gateway/ SSG).
Firewall dengan arsitektur screened-subnet menggunakan dua screening-router dan jaringan tengah (perimeter network) antara kedua router tersebut, dimana ditempatkan bastion host. Kelebihan susunan ini akan terlihat pada waktu optimasi penempatan server.

B.2. Penerapan Virtual Privat Network (VPN)
Defenisi VPN
Virtual Private Network atau Jaringan Pribadi Maya sesungguhnya sama dengan Jaringan Pribadi (Private Network/PN) pada umumnya, di mana satu jaringan komputer suatu lembaga atau perusahaan di suatu daerah atau negara terhubung dengan jaringan komputer dari satu grup perusahaan yang sama di daerah atau negara lain. Perbedaannya hanyalah pada media penghubung antar jaringan. Kalau pada PN, media penghubungnya masih merupakan milik perusahaan/grup itu sendiri, dalam VPN, media penghubungnya adalah jaringan publik seperti Internet.
Dalam VPN, karena media penghubung antar jaringannya adalah jaringan publik, diperlukan pengamanan dan pembatasan-pembatasan. Pengamanan diperlukan untuk menjaga agar tidak sebarang orang dari jaringan publik dapat masuk ke jaringan pribadi. Yang dikecualikan hanyalah orang-orang yang terdaftar atau terotentifikasi terlebih dahulu yang dapat masuk ke jaringan pribadi. Pembatasan diperlukan untuk menjaga agar tidak semua orang atau user dari jaringan pribadi dapat mengakses jaringan publik (internet).
Cara membentuk VPN
1. Tunnelling
Sesuai dengan arti tunnel atau lorong, dalam membentuk suatu VPN ini dibuat suatu tunnel di dalam jaringan publik untuk menghubungkan antara jaringan yang satu dan jaringan lain dari suatu grup atau perusahaan.yang ingin membangun VPN tersebut. Seluruh komunikasi data antarjaringan pribadi akan melalui tunnel ini, sehingga orang atau user dari jaringan publik yang tidak memiliki izin untuk masuk tidak akan mampu untuk menyadap, mengacak atau mencuri data yang melintasi tunnel ini. Ada beberapa metode tunelling yang umum dipakai, di antaranya:
- IPX To IP Tunnelling, atau
- PPP To IP Tunnelling
IPX To IP tunnelling biasa digunakan dalam jaringan VPN Novell Netware. Jadi dua jaringan Novell yang terpisah akan tetap dapat saling melakukan komunikasi data melalui jaringan publik Internet melalui tunnel ini tanpa kuatir akan adanya gangguan pihak ke-3 yang ingin mengganggu atau mencuri data. Pada IPX To IP tunnelling, paket data dengan protokol IPX (standar protokol Novell) akan dibungkus (encapsulated) terlebih dahulu oleh protokol IP (standar protokol Internet) sehingga dapat melalui tunnel ini pada jaringan publik Internet. Sama halnya untuk PPP To IP tunnelling, di mana PPP protokol diencapsulated oleh IP protokol.
Saat ini beberapa vendor hardware router seperti Cisco, Shiva, Bay Networks sudah menambahkan kemampuan VPN dengan teknologi tunnelling pada hardware mereka.
2. Firewall
Sebagaimana layaknya suatu dinding, Firewall akan bertindak sebagai pelindung atau pembatas terhadap orang-orang yang tidak berhak untuk mengakses jaringan kita. Umumnya dua jaringan yang terpisah yang menggunakan Firewall yang sejenis, atau seorang remote user yang terhubung ke jaringan dengan menggunakan software client yang terenkripsi akan membentuk suatu VPN, meskipun media penghubung dari kedua jaringan tersebut atau penghubung antara remote user dengan jaringan tersebut adalah jaringan publik seperti Internet.
Suatu jaringan yang terhubung ke Internet pasti memiliki IP address (alamat Internet) khusus untuk masing-masing komputer yang terhubung dalam jaringan tersebut. Apabila jaringan ini tidak terlindungi oleh tunnel atau firewall, IP address tadi akan dengan mudahnya dikenali atau dilacak oleh pihak-pihak yang tidak diinginkan. Akibatnya data yang terdapat dalam komputer yang terhubung ke jaringan tadi akan dapat dicuri atau diubah. Dengan adanya pelindung seperti firewall, kita bisa menyembunyikan (hide) address tadi sehingga tidak dapat dilacak oleh pihak-pihak yang tidak diinginkan.
Kemampuan firewall dalam penerapannya pada VPN
o IP Hiding/Mapping. Kemampuan ini mengakibatkan IP address dalam jaringan dipetakan atau ditranslasikan ke suatu IP address baru. Dengan demikian IP address dalam jaringan tidak akan dikenali di Internet.
o Privilege Limitation. Dengan kemampuan ini kita dapat membatasi para user dalam jaringan sesuai dengan otorisasi atau hak yang diberikan kepadanya. Misalnya, User A hanya boleh mengakses home page, user B boleh mengakses home page, e-mail dan news, sedangkan user C hanya boleh mengakses e-mail.
o Outside Limitation. Dengan kemampuan ini kita dapat membatasi para user dalam jaringan untuk hanya mengakses ke alamat-alamat tertentu di Internet di luar dari jaringan kita.
o Inside Limitation. Kadang-kadang kita masih memperbolehkan orang luar untuk mengakses informasi yang tersedia dalam salah satu komputer (misalnya Web Server) dalam jaringan kita. Selain itu, tidak diperbolehkan, atau memang sama sekali tidak dizinkan untuk mengakses seluruh komputer yang terhubung ke jaringan kita.
o Password and Encrypted Authentication. Beberapa user di luar jaringan memang diizinkan untuk masuk ke jaringan kita untuk mengakses data dan sebagainya, dengan terlebih dahulu harus memasukkan password khusus yang sudah terenkripsi.
3. Mengamankan saluran terbuka
Protokol TCP/IP merupakan protocol dalam set standar yang terbuka dalam pengiriman data, untuk itulah perlu dilakukan enkripsi dalam rangka penanganan keamanan data yang diterapkan pada protocol tersebut, yang meliputi :
A. Keamanan Panda lapisan Aplikasi
· SET (Secure Electronics Transaction)
o Menentukan bagaimana transaksi mengalir antara pemakai, pedagang dan bank.
o Menentukan fungsi keamanan : digital signature, hash dan enkripsi.
o Produk dari Mastercard dan VISA International.
· Secure HTTP
o Produk dari workgroup IETF, diimplementasikan pada webserver mulai 1995.
o Menentukan mekanisme kriptografi standar untuk mengenkripsikan pengiriman data http
· Pretty Good Privacy (PGP)
o Standarisasi RFC 1991
o Membuat dan memastikan digital signature, mengenkripsi – deskripsi dan mengkompresi data.
· Secure MIME (S/MIME)
o Standarisasi RFC 1521
o MIME (Multipurpose Internet Mail Extension)
o Menentukan cara menempelkan file untuk dikirim ke internet dengan menggunakan metode hirarki dalm pendefenisian user remi dan sertfikat digitalnya.
· Cybercash
o Standarisasi RFC 1898
o Memproses kartu kredit di internet dengan mengenkripsi dan menandatangani transaksi secara digital.
B. Keamanan dalam Lapisan Transport
· SSL (Secure Socket Layer)
o Produk Netscape
o Protocol yang menegoisasikan hubungan yang aman antara client dan server, dengan menggunakan kunci enkripsi 40-bit.
C. Keamanan dalam Lapisan Network
· IP security Protocol : melindungi protocol client IP pada network layer.
· IP Authentication header
· IP Encapsulating Security protocol
· Simple-key management for Internet protocol (SKIP)
· Internet security Association and key management protocol (ISAKMP)
· Internet key management protocol (IKMP)
· Sumber : www.ietf.org
EVALUASI KEAMANAN SISTEM INFORMASI
SEBAB MASALAH KEAMANAN HARUS SELALU DIMONITOR :
· Ditemukannya lubang keamanan (security hole) yang baru. Perangkat lunak dan perangkat keras biasanya sangat kompleks sehingga tidak mungkin untuk diuji seratus persen. Kadang-kadang ada lubang keamanan yang ditimbulkan oleh kecerobohan implementasi.
· Kesalahan konfigurasi. Kadang-kadang karena lalai atau alpa, konfigurasi sebuah sistem kurang benar sehingga menimbulkan lubang keamanan. Misalnya mode (permission atau kepemilikan) dari berkas yang menyimpan password (/etc/passwd di sistem UNIX) secara tidak sengaja diubah sehingga dapat diubah atau ditulis oleh orang-orang yang tidak berhak.
· Penambahan perangkat baru (hardware dan/atau software) yang menyebabkan menurunnya tingkat security atau berubahnya metoda untuk mengoperasikan sistem. Operator dan administrator harus belajar lagi. Dalam masa belajar ini banyak hal yang jauh dari sempurna, misalnya server atau software masih menggunakan konfigurasi awal dari vendor (dengan password yang sama).
SUMBER LUBANG KEAMANAN
1. Salah Disain (design flaw)
· Umumnya jarang terjadi. Akan tetapi apabila terjadi sangat sulit untuk diperbaiki. Akibat disain yang salah, maka biarpun dia diimplementasikan dengan baik, kelemahan dari sistem akan tetap ada.
· Contoh :
· Lemah disainnya algoritma enkripsi ROT13 atau Caesar cipher, dimana karakter digeser 13 huruf atau 3 huruf. Meskipun diimplementasikan dengan programming yang sangat teliti, siapapun yang mengetahui algoritmanya dapat memecahkan enkripsi tersebut.
· Kesalahan disain urutan nomor (sequence numbering) dari paket TCP/IP. Kesalahan ini dapat dieksploitasi sehingga timbul masalah yang dikenal dengan nama “IP spoofing” (sebuah host memalsukan diri seolah-olah menjadi host lain dengan membuat paket palsu setelah engamati urutan paket dari host yang hendak diserang).
2. Implementasi kurang baik
· Banyak program yang diimplementasikan secara terburu-buru sehingga kurang cermat dalam pengkodean.
· Akibat tidak adanya cek atau testing implementasi suatu program yang baru dibuat.
· Contoh:
· Tidak memperhatikan batas (“bound”) dari sebuah “array” tidak dicek sehingga terjadi yang disebut out-of-bound array atau buffer overflow yang dapat dieksploitasi (misalnya overwrite ke variable berikutnya).
· Kealpaan memfilter karakter-karakter yang aneh-aneh yang dimasukkan sebagai input dari sebuah program sehingga sang program dapat mengakses berkas atau informasi yang semestinya tidak boleh diakses.
3. Salah konfigurasi
Contoh :
· Berkas yang semestinya tidak dapat diubah oleh pemakai secara tidak sengaja menjadi “writeable”. Apabila berkas tersebut merupakan berkas yang penting, seperti berkas yang digunakan untuk menyimpan password, maka efeknya menjadi lubang keamanan. Kadangkala sebuah komputer dijual dengan konfigurasi yang sangat lemah.
· Adanya program yang secara tidak sengaja diset menjadi “setuid root” sehingga ketika dijalankan pemakai memiliki akses seperti super user (root) yang dapat melakukan apa saja.
4. Salah menggunakan program atau sistem
Contoh :
· Kesalahan menggunakan program yang dijalankan dengan menggunakan account root (super user) dapat berakibat fatal.
PENGUJI KEAMANAN SISTEM
Untuk memudahkan administrator dari sistem informasi membutuhkan “automated tools”, perangkat pembantu otomatis, yang dapat membantu menguji atau meng-evaluasi
keamanan sistem yang dikelola.
Contoh Tools Terintegrasi:
Perangkat lunak bantu
|
Sistem Operasi
|
Cops
|
UNIX
|
Tripwire
|
UNIX
|
Satan/Saint
|
UNIX
|
SBScan: localhost security scanner
|
UNIX
|
Ballista <http://www.secnet.com>
|
Windows NT
|
Dan sebagainya… (cari sendiri!)
| |
Contoh Tools Pengujian yang dibuat para hacker :
Tools
|
Kegunaan
|
Crack
|
program untuk menduga atau memecahkan password
dengan menggunakan sebuah atau beberapa kamus (dictionary). Program crack ini melakukan brute force cracking dengan mencoba mengenkripsikan sebuah kata yang diambil dari kamus, dan kemudian membandingkan hasil enkripsi dengan password
yang ingin dipecahkan.
|
land dan latierra
|
sistem Windows 95/NT menjadi macet (hang, lock up). Program ini mengirimkan sebuah paket yang sudah di”spoofed” sehingga seolah-olah paket tersebut berasal dari mesin yang sama dengan menggunakan port yang terbuka
|
Ping-o-death
|
sebuah program (ping) yang dapat meng-crash-kan Windows 95/NT dan beberapa versi Unix.
|
Winuke
|
program untuk memacetkan sistem berbasis Windows
|
Dan sebagainya… (cari sendiri!)
| |
PROBING SERVICES
· Defenisi Probing : “probe” (meraba) servis apa saja yang tersedia. Program ini juga dapat digunakan oleh kriminal untuk melihat servis apa saja yang tersedia di sistem yang akan diserang dan berdasarkan data-data yang diperoleh dapat melancarkan serangan.
· Servis di Internet umumnya dilakukan dengan menggunakan protokol TCP atau UDP. Setiap servis dijalankan dengan menggunakan port yang berbeda, misalnya:
o SMTP, untuk mengirim dan menerima e-mail, TCP, port 25
o POP3, untuk mengambil e-mail, TCP, port 110
Contoh di atas hanya sebagian dari servis yang tersedia. Di system UNIX, lihat berkas /etc/services dan /etc/inetd.conf untuk melihat servis apa saja yang dijalankan oleh server atau komputer yang bersangkutan.
· Pemilihan servis apa saja tergantung kepada kebutuhan dan tingkat keamanan yang diinginkan. Sayangnya seringkali sistem yang dibeli atau dirakit menjalankan beberapa servis utama sebagai “default”. Kadang-kadang beberapa servis harus dimatikan karena ada kemungkinan dapat dieksploitasi oleh cracker. Untuk itu ada beberapa program yang dapat digunakan untuk melakukan
· Untuk beberapa servis yang berbasis TCP/IP, proses probe dapat dilakukan dengan menggunakan program telnet. Misalnya untuk melihat apakah ada servis e-mail dengan menggunakan SMTP digunakan telnet ke port 25 dan port 110.
unix% telnet target.host.com 25
unix% telnet localhost 110
Program penguji probing (penguji semua port otomatis) :
Paket probe untuk sistem UNIX
• nmap
• strobe
• tcpprobe
Probe untuk sistem Window 95/98/NT
• NetLab
• Cyberkit
• Ogre
Program yang memonitor adanya probing ke system
Probing biasanya meninggalkan jejak di berkas log di system anda. Dengan mengamati entry di dalam berkas log dapat diketahui adanya probing. Selain itu, ada juga program untuk memonitor probe seperti paket program courtney, portsentry dan tcplogd.
OS FINGERPRINTING
· Fingerprinting : Analisa OS sistem yang ditujua agar dapat melihat database kelemahan sistem yang dituju.
· Metode Fingerprinting :
· Cara yang paling konvensional :
o Service telnet ke server yang dituju, jika server tersebut kebetulan menyediakan servis telnet, seringkali ada banner yang menunjukkan nama OS beserta versinya.
o Service FTP di port 21. Dengan melakukan telnet ke port tersebut dan memberikan perintah “SYST” anda dapat mengetahui versi dari OS yang digunakan.
o Melakukan finger ke Web server, dengan menggunakan program netcat (nc).
· Cara fingerprinting yang lebih canggih adalah dengan menganalisa respon sistem terhadap permintaan (request) tertentu. Misalnya dengan menganalisa nomor urut packet TCP/IP yang dikeluarkan oleh server tersebut dapat dipersempit ruang jenis dari OS yang digunakan. Ada beberapa tools untuk melakukan deteksi OS ini antara lain:
o nmap
o queso
PENGGUNAAN PROGRAM PENYERANG
· Untuk mengetahui kelemahan sistem informasi adalah dengan menyerang diri sendiri dengan paket-paket program penyerang (attack) yang dapat diperoleh di Internet.
· Selain program penyerang yang sifatnya agresif melumpuhkan sistem yang dituju, ada juga program penyerang yang sifatnya melakukan pencurian atau penyadapan data.
· Untuk penyadapan data, biasanya dikenal dengan istilah “sniffer”. Meskipun data tidak dicuri secara fisik (dalam artian menjadi hilang), sniffer ini sangat berbahaya karena dia dapat digunakan untuk menyadap password dan informasi yang sensitif. Ini merupakan serangan terhadap aspek privacy.
· Contoh program penyadap (sniffer) antara lain:
o pcapture (Unix)
o sniffit (Unix)
o tcpdump (Unix)
o WebXRay (Windows)
PENGGUNAAN SISTEM PEMANTAU JARINGAN
· Sistem pemantau jaringan (network monitoring) dapat digunakan untuk mengetahui adanya lubang keamaman.
· Misalnya apabila anda memiliki sebuah server yang semetinya hanya dapat diakses oleh orang dari dalam, akan tetapi dari pemantau jaringan dapat terlihat bahwa ada yang mencoba mengakses melalui tempat lain. Selain itu dengan pemantau jaringan dapat juga dilihat usaha-usaha untuk melumpuhkan sistem dengan melalui denial of service attack (DoS) dengan mengirimkan packet yang jumlahnya berlebihan.
· Network monitoring biasanya dilakukan dengan menggunakan protokol SNMP (Simple Network Management Protocol).
Program network monitoring / management :
· Etherboy (Windows), Etherman (Unix)
· HP Openview (Windows)
· Packetboy (Windows), Packetman (Unix)
· SNMP Collector (Windows)
· Webboy (Windows)
Program pemantau jaringan yang tidak menggunakan SNMP :
· iplog, icmplog, updlog, yang merupakan bagian dari paket iplog untuk memantau paket IP, ICMP, UDP.
· iptraf, sudah termasuk dalam paket Linux Debian netdiag
· netwatch, sudah termasuk dalam paket Linux Debian netdiag
· ntop, memantau jaringan seperti program top yang memantau proses di sistem Unix
· trafshow, menunjukkan traffic antar hosts dalam bentuk text-mode
KEAMANAN DATABASE
Penyerangan Database
· Informasi sensitif yang tersimpan di dalam database dapat terbuka (disclosed) bagi orang-orang yang tidak diizinkan (unauthorized ).
· Informasi sensitif yang tersimpan di dalam database dapat altered in an unacceptable manner
· Informasi sensitif yang tersimpan di dalam database dapat inaccessible bagi orang-orang yang diizinkan.
· the underlying operating system may be attacked -- most difficult problem
Database Inference Problem
· Malicious attacker may infer sensitive information (that is hidden) from information on a database that is deemed not sensitive (made public)
· More difficult problem: attacker may infer information combining what’s on the database with what is already known
Database Aggregation Problem
· Bagian-bagian informasi tidak sensitive, dan menjadi sensitive ketika digabungkan secara bersamaan.
· Controls for the aggregation problem
o Honeywell LOCK Data Views (LDV) database system ; pieces of data labeled as nonsensitive, aggregates labeled as sensitive
o SRI SeaView database system ; pieces of data labeled as sensitive, aggregates may then be labeled as non sensitive
Polyinstantiation, a Control Against Disclosure
· This approach involves different views of a database object existing for users with different security attributes
· Addresses the aggregation problem by providing different security labels to different aggregates separately
· Addresses the inference problem by providing a means for hiding information that may be used to make inferences
Database Applications on Secure Bases
- Most database applications rely on underlying services of an operating system
- Exporting these services from a TCB would enhance the security of the database
- database keys implemented using security labels from underlying TCB
- TCB keeps audit records of operations on database
- OS file system protection extended to database
CARA MENINGKATKAN KEAMANAN KOMPUTER
Berikut sharing mengenai berbagai cara meningkatkan keamanan komputer, keamanan komputer terbaru, keamanan komputer 2011, tips kemanan komputer, trik kemanan komputer, cara menjaga komputer, cara menambah keamanan komputer, cara aman komputer, keamanan komputer, cara meningkatkan keamanan komputer terbaru, cara menjada komputer dari cracker, tingkatkan keamanan komputer, tambah keamanan komputer, maksimalisasi keamanan komputer, maximal keamanan komputer. increase keamanan komputer, update keamanan komputer, tipss mengamankan komputer, tips meningkatkan komputer, cara membuat komputer aman, cara membuat komputer secure, cara bikin komputer supaya lebih aman, cara supaya komputer aman,, cara aman komputer 2011, keamanan komputer Indonesia.
Langkah Utama Mengamankan Komputer
Bagi para pengguna komputer baik yang terhubung dengan internet atau tidak, sudah saatnya untuk mengetahui bahwa bahaya akan kejahatan komputer terus mengintai baik disadari atau tidak, tinggal menunggu waktu yang tepat untuk menghancurkan isi komputer anda.
Terkait dengan berita di media online, tentang melesatnya penyebaran virus-virus buatan lokal yang tidak kalah merepotkannya dengan virus luar negeri, maka saya ingatkan untuk sebaiknya teman-teman pembaca selalu waspada. Dan waspada itu saya rangkum menjadi 9 langkah awal dalam mengamankan komputer. Ingat, ini adalah 9 langkah awal, kewaspadaan dan memperbaharui pengetahuan anda tentang cara-cara baru yang digunakan penjahat tetap senantiasa dibutuhkan.
Saat ini, pengguna komputer di Indonesia sebagian besar menggunakan Microsoft Windows sebagai sistem operasi, dan langkah ini memang ditujukan untuk sistem operasi tersebut.
1. Upgrade Sistem Operasi
Meng-upgrade sistem operasi ke yang lebih baru, setidaknya tetap mengikuti program terakhir yang disediakan.
- Pengguna Microsoft Windows XP meng-upgrade ke Microsoft Windows XP Service Pack (SP) 2.
- Untuk pengguna Microsoft Windows 95/98/ME/NT, disarankan meng-upgrade ke yang lebih tinggi.
- Menutup celah keamanan pada sistem operasi dengan memasang security patch terkini.
2. Gunakan Firewall
Firewall membantu melindungi komputer dari hacker jahat, worm, dan beberapa spyware.
- Gunakan Windows Firewall (tersedia pada Windows XP SP2) atau produk-produk firewall lainnya baik yang harus beli maupun yang gratis. Beberapa program firewall komersial adalah ZoneAlarm, Agnitum Outpost Personal Firewall, Checkpoint Firewall, dll. Sedangkan yang gratis seperti Comodo Personal Firewall, Sunbelt Personal Firewall,
- Untuk pengguna internet broadband, pastikan router sudah memiliki firewall.
3. Install Antivirus
Antivirus melindungi kita dari akses virus pada komputer dan serangan-serangan jahat lain seperti trojan dan worm. Antivirus bisa mencari virus, trojan, dan worm yang berdiam di komputer dan melakukan pemindai terhadap email yang masuk maupun email yang keluar. Yang terpenting adalah:
- Pastikan Antivirus anda selalu diset untuk meng-update pengetahuannya tentang virus-virus terbaru.
- Pastikan juga program Antivirus anda adalah versi yang terakhir.
- Jangan membuka attachment email dari orang yang tidak anda kenal.
- Lakukan pemindai (scanning) terhadap removable device seperti hard disk external, USB disk, maupun CD/DVD yang terkadang mengaktifkan auto-run.
4. Selalu Update
Sama seperti sistem operasi, piranti lunak yang terus di-update akan terbebas dari masalah kelemahan keamanan. Selain itu, gunakan program-program terkini agar terus mengikuti perkembangan keamanan program.
5. Mencegah Spyware
Spyware adalah program kecil yang hinggap di komputer kita untuk merekam dan mengirimkan semua data-data dan kegiatan yang terjadi di komputer, tentunya hanya kegiatan yang diinginkan si pembuatlah yang direkam, seperti aktivitas keyboard oleh keylogger.
Mencegah spyware dapat dilakukan dengan:
- Waspada terhadap file yang anda buka atau download lewat internet atau email.
- Jangan menginstall program yang tidak jelas pembuatnya.
- Jangan sembarangan berselancar ke situs yang memiliki tingkat risiko tinggi. Sebagai contoh: Banyak situs porno yang mengandung spyware.
Menghilangkan spyware bisa menggunakan program AntiSpyware seperti Windows Defender, Ad-Aware, Spybot Search & Destroy, dll lalu lakukan pemindai di seluruh komputer. Yakinkan program selalu melakukan update otomatis dan memindai komputer setiap hari sebelum anda memulai kerja.
6. Amankan Koneksi Nirkabel (Wireless)
Apabila anda memiliki jaringan nirkabel, selalu ikuti dokumentasi instalasi dan :
- Gunakan MAC filtering untuk membatasi penggunaan pada komputer yang dipercaya saja.
- Gunakan enkripsi WPA atau WPA2 yang lebih aman untuk mengurangi risiko penyadapan.
7. Membatasi Resiko Email Spam
Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi resiko terhadap spam:
- Jangan meng-klik apapun terhadap email yang telah diidentifikasi sebagai spam.
- Pisahkan antara email pribadi / kantor dengan email yang digunakan khusus untuk melakukan registrasi online.
- Gunakan email client yang sudah terintegrasi dengan spam filter atau pasang program spam filter.
8. Backup
Selalu backup file-file penting dan simpan di tempat lain yang aman, pastikan file-file terbackup dengan baik dan tidak mengandung malware.
9. Keamanan Fisik
- Buat tanda “keamanan” pada komputer anda dan benda lain yang anda anggap penting, agar selalu ingat bahwa barang tersebut butuh keamanan.
- Pastikan tidak meninggalkan catatan-catatan kecil di sembarang tempat.
- Catat setiap nomor serial dan jangan sampai orang lain tahu.
- Pastikan pintu rumah, jendela, garasi terkunci dengan baik. Alat pendeteksi gerak dan alarm meningkatkan pengamanan rumah anda.
- Jangan biarkan komputer terlihat dari luar rumah, tentu akan mengundang pencuri.
- Pakai kunci pengaman tambahan untuk laptop, misal: fingerprint, usb dongle, dll.
- Gunakan tas yang memiliki pengaman tambahan untuk laptop.
- Hati-hati saat kendaraan anda mengalami gangguan dijalan, misal: ban bocor, yang seringkali dimanfaatkan oleh penjahat untuk mencuri laptop anda.
Mengamankan Komputer Dari Virus
Apakah komputer anda terkena Virus? Apakah anda menemukan pesan aneh di layar anda yang sebelumnya tidak muncul? Apakah anda merasa komputer anda semakin lama semakin lambat? Baik, ini adalah masalah umum yang ditemukan oleh pemilik komputer di seluruh dunia. Terdapat berbagai virus dan worm di luar sana yang dapat menginfeksi komputer anda.
Beberapa efek yang ditimbulkan virus sangat beragam. Ada pada kategori level biasa saja, artinya hanya memperngaruhi kinerja sistem pada komputer anda. Pada level yang lebih tinggi virus juga dapat menghapud data-data penting anda. Sangat fatal sekali, bahkan virus juga dapat merusak sistem komputer anda. Untuk komputer yang terhubung jaringan, bisa jadi virus dapat mengubah komputer anda sebagai komputer zombie (komputer yang dikuasai oleh orang lain).
Bagaimana, mengerikan bukan efek dari serangan virus pada komputer anda. Tip-tip di bawah ini mungkin perlu anda ketahui untuk menanggulangi atau paling tidak mencegah serangan virus dari luar.
1. E-mail adalah satu cara penyebaran virus yang paling mudah dan paling berbahaya. Pastikan anda membuka e-mail dari sumber yang anda pastikan kebenaranya. Jika e-mail yang anda dapatkan berasal dari sumber yang anda tidak ketahui atau tidak berasal dari daftar kontak yang anda miliki, segera hapus e-mail tersebut. Pastikan daftar SPAM yang masuk segera dikosongkan. Jangan sekali kali untuk membukanya.
2. USB Flash disk adalah metode penyebaran virus paling banyak kedua setelah e-mail. Jadi pastikan anti virus anda terupdate dengan baik sebelum USB Flash Disk masuk terhubung di komputer anda. Scan terlebih dahulu sebelum dibuka. Cara membukanya juga jangan di double klik, tapi dengan klik kanan kemudian pilih Open. Cara ini lebih aman untuk menghindari virus yang masuk melalui autoruns yang disertakan dalam USB Flash Disk.
3. Hati-hati menggunakan program e-mail client misalnya Microsoft Outlook. Pastikan program tersebut terupdate dengan baik. Jika sistem operasi yang anda gunakan adalah bajakan, saya menyarankan anda menggunakan e-mail client yang sifatnya free dan dapat update secara otomatis, misalnya Mozilla Thunderbird atau Pegasus.
4. Semua orang pasti mengetahui internet adalah sumber penyebaran virus terbesar di dunia. Hampir 80% virus disebarkan melalui jalur itu. Berikut tip aman saat anda melakukan selancar di ranah dunia internet: – Jangan melakukan klik pada jendela pop-up yang ditampilkan. Misalnya pemberitahuan bahwa anda adalah pemenang sebuah undian atau klik beberapa kali makan anda akan menang sebuah undian. Sebenarnya itu adalah program jahat yang otomatis akan mengirim trojan atau spyware ke komputer anda. – Anda dapat menggunakan fitur atau program atomatis blok pada pop-up yang akan ditampilkan. Fitur ini biasanya sudah disertakan dalam web browser yang anda gunakan.
5. Mesin pencari, misalnya Google terkadang tidak dapat menyaring situs-situs yang dianggap sebagai berbahaya. Untuk itu anda dapat menginstal sebuah program yang dapat mendeteksi otomatis situs- situs yang tidak layak dikunjungi atau berbahaya. Program gratis yang dapat anda gunakan adalah AVG Link Scanner. Program gratis buatan AVG ini mampu mendeteksi situs-situs hasil pencarian google. Jika situs tersebut mengandung virus berbahaya, maka akan ditampilkan peringatan atau situs tersebut akan otomatis diblok tidak dapat dibuka.
6. Install anti virus yang dapat anda percaya. Tidak harus anti virus berbayar, untuk pengguna rumahan/pribadi anda dapat menggunakan anti virus free yang tidak kalah populer dengan anti virus berbayar, misalnya Avira, AVG, Clamav, dan lain-lain. Pastikan anda melakukan update secara rutin untuk menjamin anti virus yang anda install mampu menahan virus yang semakin lama semakin berkembang kemampuanya.
7. Instal juga anti Spyware untuk mencegah masuknya Malware dan spyware. Kedua program jahat tersebut selain dapat membuat komputer berjalan lambat, juga dapat mengahantarkan komputer anda sebagai komputer zombie yang dapat dikendalikan orang- orang di luar sana. Beberapa program anti spyware gratis yang cukup terkenal adalah Spyware Doctor, Spyware Terminator, dll
8. Jangan pernah membuka lampiran yang disertakan dalam e-mail dari sumber yang tidak diketahui dengan baik. Meskipun lampiran file yang disertakan adalah format file yang jarang membawa virus seperti .txt, .jpeg, .gif, .bmp, .tif, .mp3, .htm, .html, and .avi, namun pastikan anda melakukan scan terlebih dahulu.
9. Gunakan disk (CD/DVD) untuk mengimpan/membackup data- data penting agar tidak mudah terinfeksi virus. CD/DVD sifatnya hanya read only (hanya dapat dibaca), namun pastikan sebelum dipindahkan kedalam disk, data telah terbebas dari virus. Karen jika datanya bervirus, maka percuma saja disimpan di dalam disk.
10. Atur sistem operasi yang anda gunakan agar selalu melakukan update secara rutin. Ini dapat mengurangi resiko serangan virus dari luar karena celah masuknya virus telah ditutup oleh update yang anda lakukan. Namun update hanya dapat berhasil jika sistem operasi yang anda gunakan adalah asli. Jika tidak saya sarankan gunakan sistem operasi yang gratis misalnya linux.
11. Ketika anda mendownload program-program dari situs warez, pastikan anti virus anda terpasang dan terupdate dengan baik. File yang berasal dari situs-situs tersebut kadang sengaja disusupi oleh virus yang berbahaya.
12. Terakhir saya sarankan, jangan mengunjungi situs-situs berbahaya yang mengandung virus dan program-program jahat yang dapat membahayakan komputer anda sendiri, misalnya situs warez, crack, serial, porno, dan lain-lain.
Demikian 12 tip yang dapat anda lakukan untuk mengamankan komputer anda dari serangan virus. Satu hal yang perlu anda pahami “menjaga/merawat lebih baik dibanding menyembuhkan”.
Mengamankan Komputer Dari Cracker
1. Memblokir Remote Access. Untuk mencegah PC anda diambil alih oleh Hacker,
nonaktifkan Remote Access. Dlm menu Start, klik kanan pada “My Computer” & pilih “Properties”.
Maka ada tampilan “System Properties”, kemudian pilih tab “Remote”,
singkirkan/hilangkan tanda (V) yg ada didepan semua option yang ada untuk menonaktifkannya. Kemudian klik “OK”.
nonaktifkan Remote Access. Dlm menu Start, klik kanan pada “My Computer” & pilih “Properties”.
Maka ada tampilan “System Properties”, kemudian pilih tab “Remote”,
singkirkan/hilangkan tanda (V) yg ada didepan semua option yang ada untuk menonaktifkannya. Kemudian klik “OK”.
2. Menghapus User Account yang tidak terpakai => Pada “Windows XP Professional” terdapat beberapa user account
yang dapat diakses melalui trojan & dimanfaatkan utk melakukan penyerangan.
Utk menyingkirkannya pilih menu Start, pilih “Control Panel”, pilih “Performance and Maintenance”.
Kemudian pilih “Administrative Tools”, Klik 2 kali “Computer Management”. Pilih “Local Users and Groups”,
pada sisi kanan klik 2 kali pd bagian “Users”. Hapuslah account-account lama yang tdk anda gunakan
( gambar users yg ada tanda X ). Kemudian tutuplah tampilan2 tadi.
yang dapat diakses melalui trojan & dimanfaatkan utk melakukan penyerangan.
Utk menyingkirkannya pilih menu Start, pilih “Control Panel”, pilih “Performance and Maintenance”.
Kemudian pilih “Administrative Tools”, Klik 2 kali “Computer Management”. Pilih “Local Users and Groups”,
pada sisi kanan klik 2 kali pd bagian “Users”. Hapuslah account-account lama yang tdk anda gunakan
( gambar users yg ada tanda X ). Kemudian tutuplah tampilan2 tadi.
3. Menutup celah NetBIOS => File2 dokumen anda bisa diakses melalui Internet maka nonaktifkanlah NetBIOS.
Dlm menu Start, klik kanan pada “My Network Place” & pilih “Properties”. Maka ada tampilan “Network Connections”.
Kemudian klik kanan icon koneksi internet yg tersedia, pilih “Properties”. Jika ada tampilan, pilih tab “Networking”. Beri tanda ( V ) yg ada didepan “Internet Protocol (TCP/IP), kemudian klik tab “Properties” yg ada dibawahnya. Maka ada tampilan “Internet Protocol (TCP/IP) Properties”, pilih tab “Advanced”. Tampilan ada lagi “Advaced TCP/IP Settings”, pilih tab “Wins”, lalu pilih “Disable NetBIOS over TCP/IP. Klik ‘OK”.
Dlm menu Start, klik kanan pada “My Network Place” & pilih “Properties”. Maka ada tampilan “Network Connections”.
Kemudian klik kanan icon koneksi internet yg tersedia, pilih “Properties”. Jika ada tampilan, pilih tab “Networking”. Beri tanda ( V ) yg ada didepan “Internet Protocol (TCP/IP), kemudian klik tab “Properties” yg ada dibawahnya. Maka ada tampilan “Internet Protocol (TCP/IP) Properties”, pilih tab “Advanced”. Tampilan ada lagi “Advaced TCP/IP Settings”, pilih tab “Wins”, lalu pilih “Disable NetBIOS over TCP/IP. Klik ‘OK”.
4. Penanggulangan terhadap BO2K pada Windows 9x. BO2K dapat dilacak dgn scanning port.
Biasanya pd Windows 9x yg terbuka portnya hanya satu yaitu port 139 (NetBios).
Oleh karena itu perlu dicurigai jika kita mengetahui ada port lain selain port 139 yg terbuka.
Program anti virus yg beredar saat ini dapat mendeteksi keberadaan program ini.
Pastikan anda sudah melakukan download versi terbaru dari program anti virus. Rajin2 lah membuka registrasi Windows. Biasanya pd Windows 9x, karena BO2K menanamkan dirinya pada
Biasanya pd Windows 9x yg terbuka portnya hanya satu yaitu port 139 (NetBios).
Oleh karena itu perlu dicurigai jika kita mengetahui ada port lain selain port 139 yg terbuka.
Program anti virus yg beredar saat ini dapat mendeteksi keberadaan program ini.
Pastikan anda sudah melakukan download versi terbaru dari program anti virus. Rajin2 lah membuka registrasi Windows. Biasanya pd Windows 9x, karena BO2K menanamkan dirinya pada
“HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\RunServices”
atau pada
“HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run”.
5. Pengamanan BIOS pada Server => BIOS merupakan perangkat lunak aras rendah yg berguna utk melakukan konfigurasi
atau manipulasi hardware pada PC berbasis x86. MS Windows maupun Lilo dari Linux menggunakannya utk
menentukan prosedur melakukan booting pada PC anda. Anda perlu memproteksi BIOS anda dgn memberi password padanya.
Cara ini juga berguna utk mencegah penggunaan booting up melalui floppy disk. Cara ini tdk memberi perlindungan secara maksimal pada PC anda, namun dapat mempersulit org lain utk mengacak2 PC anda. Perlu diingat bahwa BIOS saat ini menggunakan metode flashroom, yg memungkinkan kita utk mengubah konfigurasi atau bahkan menghapusnya sama sekali.
atau manipulasi hardware pada PC berbasis x86. MS Windows maupun Lilo dari Linux menggunakannya utk
menentukan prosedur melakukan booting pada PC anda. Anda perlu memproteksi BIOS anda dgn memberi password padanya.
Cara ini juga berguna utk mencegah penggunaan booting up melalui floppy disk. Cara ini tdk memberi perlindungan secara maksimal pada PC anda, namun dapat mempersulit org lain utk mengacak2 PC anda. Perlu diingat bahwa BIOS saat ini menggunakan metode flashroom, yg memungkinkan kita utk mengubah konfigurasi atau bahkan menghapusnya sama sekali.
6. Penyalahgunaan CGI Shell pada Unix/Linux => Ada beberapa cara yg cukup ampuh utk menanggulanginya :
a. Anda pasang Chrooted-Jail pada Apache anda sehingga perintah yg dapat dijalankan dapat anda batasi.
b. Utak-atik Source Code dari fasilitas CGI yg akan anda berikan misalnya Perl,
kemudian anda matikan fasilitas fungsi system ( )…Smile
kemudian anda matikan fasilitas fungsi system ( )…Smile
c. Minimalisasi terjadinya eksploit local pada sistem anda dgn sering mengutak-atik & mengikuti perkembangan berita
seputar sekuriti.
seputar sekuriti.
7. Menghapus komponen COM yg tdk dibutuhkan pd Windows 2000/XP/Etc => Beberapa komponen COM yg tdk dibutuhkan oleh
hamper semua aplikasi harus dihapus. Pertimbangkan dulu sebelum menghapusnya karena setiap komponen saling
berhubungan dgn file system & dictionary object. Dalam menu Start pilih Internet Explorer,
pada menu”Tools” pilih “Internet Options”. Jika ada tampilan, pilih tab “Connections”.
Didalam “Dial-up and Virtual Private Network Setting” hapus COM yg tdk dibutuhkan dgn mengkliknya lalu pilih
“Remove”. Kemudian klik “OK’.
hamper semua aplikasi harus dihapus. Pertimbangkan dulu sebelum menghapusnya karena setiap komponen saling
berhubungan dgn file system & dictionary object. Dalam menu Start pilih Internet Explorer,
pada menu”Tools” pilih “Internet Options”. Jika ada tampilan, pilih tab “Connections”.
Didalam “Dial-up and Virtual Private Network Setting” hapus COM yg tdk dibutuhkan dgn mengkliknya lalu pilih
“Remove”. Kemudian klik “OK’.
8. Mengaktifkan Firewall => Agar Hacker & penyerang tidak sampai ke PC anda, dibutuhkan sebuah Firewall.
9. Menginstalasi Anti Virus => Software antivirus tidak hanya menyingkirkan virus, worm, atau file perusak lainnya
tetapi juga melindungi PC dari ancaman serangan Script di website.
tetapi juga melindungi PC dari ancaman serangan Script di website.
10. Jangan anda melakukan chatting di MIRC sebelum tips diatas dipraktekkan,
kalo ngak kompi lo akan diserang oleh Hacker karna IP temen” bisa diliat melalui MIRC.
kalo ngak kompi lo akan diserang oleh Hacker karna IP temen” bisa diliat melalui MIRC.
Selamat mencoba cara meningkatkan keamanan komputer, cara menjaga komputer, cara menambah keamanan komputer, cara aman komputer, keamanan komputer, cara meningkatkan keamanan komputer terbaru, cara menjada komputer dari cracker, tingkatkan keamanan komputer, tambah keamanan komputer, maksimalisasi keamanan komputer, maximal keamanan komputer. increase keamanan komputer, update keamanan komputer, tipss mengamankan komputer, tips meningkatkan komputer, cara membuat komputer aman, cara membuat komputer secure, cara bikin komputer supaya lebih aman, cara supaya komputer aman.
CARA MENINGKATKAN KEAMANAN KOMPUTER
Berikut sharing mengenai berbagai cara meningkatkan keamanan komputer, keamanan komputer terbaru, keamanan komputer 2011, tips kemanan komputer, trik kemanan komputer, cara menjaga komputer, cara menambah keamanan komputer, cara aman komputer, keamanan komputer, cara meningkatkan keamanan komputer terbaru, cara menjada komputer dari cracker, tingkatkan keamanan komputer, tambah keamanan komputer, maksimalisasi keamanan komputer, maximal keamanan komputer. increase keamanan komputer, update keamanan komputer, tipss mengamankan komputer, tips meningkatkan komputer, cara membuat komputer aman, cara membuat komputer secure, cara bikin komputer supaya lebih aman, cara supaya komputer aman,, cara aman komputer 2011, keamanan komputer Indonesia.
Langkah Utama Mengamankan Komputer
Bagi para pengguna komputer baik yang terhubung dengan internet atau tidak, sudah saatnya untuk mengetahui bahwa bahaya akan kejahatan komputer terus mengintai baik disadari atau tidak, tinggal menunggu waktu yang tepat untuk menghancurkan isi komputer anda.
Terkait dengan berita di media online, tentang melesatnya penyebaran virus-virus buatan lokal yang tidak kalah merepotkannya dengan virus luar negeri, maka saya ingatkan untuk sebaiknya teman-teman pembaca selalu waspada. Dan waspada itu saya rangkum menjadi 9 langkah awal dalam mengamankan komputer. Ingat, ini adalah 9 langkah awal, kewaspadaan dan memperbaharui pengetahuan anda tentang cara-cara baru yang digunakan penjahat tetap senantiasa dibutuhkan.
Saat ini, pengguna komputer di Indonesia sebagian besar menggunakan Microsoft Windows sebagai sistem operasi, dan langkah ini memang ditujukan untuk sistem operasi tersebut.
1. Upgrade Sistem Operasi
Meng-upgrade sistem operasi ke yang lebih baru, setidaknya tetap mengikuti program terakhir yang disediakan.
- Pengguna Microsoft Windows XP meng-upgrade ke Microsoft Windows XP Service Pack (SP) 2.
- Untuk pengguna Microsoft Windows 95/98/ME/NT, disarankan meng-upgrade ke yang lebih tinggi.
- Menutup celah keamanan pada sistem operasi dengan memasang security patch terkini.
2. Gunakan Firewall
Firewall membantu melindungi komputer dari hacker jahat, worm, dan beberapa spyware.
- Gunakan Windows Firewall (tersedia pada Windows XP SP2) atau produk-produk firewall lainnya baik yang harus beli maupun yang gratis. Beberapa program firewall komersial adalah ZoneAlarm, Agnitum Outpost Personal Firewall, Checkpoint Firewall, dll. Sedangkan yang gratis seperti Comodo Personal Firewall, Sunbelt Personal Firewall,
- Untuk pengguna internet broadband, pastikan router sudah memiliki firewall.
3. Install Antivirus
Antivirus melindungi kita dari akses virus pada komputer dan serangan-serangan jahat lain seperti trojan dan worm. Antivirus bisa mencari virus, trojan, dan worm yang berdiam di komputer dan melakukan pemindai terhadap email yang masuk maupun email yang keluar. Yang terpenting adalah:
- Pastikan Antivirus anda selalu diset untuk meng-update pengetahuannya tentang virus-virus terbaru.
- Pastikan juga program Antivirus anda adalah versi yang terakhir.
- Jangan membuka attachment email dari orang yang tidak anda kenal.
- Lakukan pemindai (scanning) terhadap removable device seperti hard disk external, USB disk, maupun CD/DVD yang terkadang mengaktifkan auto-run.
4. Selalu Update
Sama seperti sistem operasi, piranti lunak yang terus di-update akan terbebas dari masalah kelemahan keamanan. Selain itu, gunakan program-program terkini agar terus mengikuti perkembangan keamanan program.
5. Mencegah Spyware
Spyware adalah program kecil yang hinggap di komputer kita untuk merekam dan mengirimkan semua data-data dan kegiatan yang terjadi di komputer, tentunya hanya kegiatan yang diinginkan si pembuatlah yang direkam, seperti aktivitas keyboard oleh keylogger.
Mencegah spyware dapat dilakukan dengan:
- Waspada terhadap file yang anda buka atau download lewat internet atau email.
- Jangan menginstall program yang tidak jelas pembuatnya.
- Jangan sembarangan berselancar ke situs yang memiliki tingkat risiko tinggi. Sebagai contoh: Banyak situs porno yang mengandung spyware.
Menghilangkan spyware bisa menggunakan program AntiSpyware seperti Windows Defender, Ad-Aware, Spybot Search & Destroy, dll lalu lakukan pemindai di seluruh komputer. Yakinkan program selalu melakukan update otomatis dan memindai komputer setiap hari sebelum anda memulai kerja.
6. Amankan Koneksi Nirkabel (Wireless)
Apabila anda memiliki jaringan nirkabel, selalu ikuti dokumentasi instalasi dan :
- Gunakan MAC filtering untuk membatasi penggunaan pada komputer yang dipercaya saja.
- Gunakan enkripsi WPA atau WPA2 yang lebih aman untuk mengurangi risiko penyadapan.
7. Membatasi Resiko Email Spam
Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi resiko terhadap spam:
- Jangan meng-klik apapun terhadap email yang telah diidentifikasi sebagai spam.
- Pisahkan antara email pribadi / kantor dengan email yang digunakan khusus untuk melakukan registrasi online.
- Gunakan email client yang sudah terintegrasi dengan spam filter atau pasang program spam filter.
8. Backup
Selalu backup file-file penting dan simpan di tempat lain yang aman, pastikan file-file terbackup dengan baik dan tidak mengandung malware.
9. Keamanan Fisik
- Buat tanda “keamanan” pada komputer anda dan benda lain yang anda anggap penting, agar selalu ingat bahwa barang tersebut butuh keamanan.
- Pastikan tidak meninggalkan catatan-catatan kecil di sembarang tempat.
- Catat setiap nomor serial dan jangan sampai orang lain tahu.
- Pastikan pintu rumah, jendela, garasi terkunci dengan baik. Alat pendeteksi gerak dan alarm meningkatkan pengamanan rumah anda.
- Jangan biarkan komputer terlihat dari luar rumah, tentu akan mengundang pencuri.
- Pakai kunci pengaman tambahan untuk laptop, misal: fingerprint, usb dongle, dll.
- Gunakan tas yang memiliki pengaman tambahan untuk laptop.
- Hati-hati saat kendaraan anda mengalami gangguan dijalan, misal: ban bocor, yang seringkali dimanfaatkan oleh penjahat untuk mencuri laptop anda.
Src: http://think[.]securityfirst[.]web[.]id
Mengamankan Komputer Dari Virus
Apakah komputer anda terkena Virus? Apakah anda menemukan pesan aneh di layar anda yang sebelumnya tidak muncul? Apakah anda merasa komputer anda semakin lama semakin lambat? Baik, ini adalah masalah umum yang ditemukan oleh pemilik komputer di seluruh dunia. Terdapat berbagai virus dan worm di luar sana yang dapat menginfeksi komputer anda.
Beberapa efek yang ditimbulkan virus sangat beragam. Ada pada kategori level biasa saja, artinya hanya memperngaruhi kinerja sistem pada komputer anda. Pada level yang lebih tinggi virus juga dapat menghapud data-data penting anda. Sangat fatal sekali, bahkan virus juga dapat merusak sistem komputer anda. Untuk komputer yang terhubung jaringan, bisa jadi virus dapat mengubah komputer anda sebagai komputer zombie (komputer yang dikuasai oleh orang lain).
Bagaimana, mengerikan bukan efek dari serangan virus pada komputer anda. Tip-tip di bawah ini mungkin perlu anda ketahui untuk menanggulangi atau paling tidak mencegah serangan virus dari luar.
1. E-mail adalah satu cara penyebaran virus yang paling mudah dan paling berbahaya. Pastikan anda membuka e-mail dari sumber yang anda pastikan kebenaranya. Jika e-mail yang anda dapatkan berasal dari sumber yang anda tidak ketahui atau tidak berasal dari daftar kontak yang anda miliki, segera hapus e-mail tersebut. Pastikan daftar SPAM yang masuk segera dikosongkan. Jangan sekali kali untuk membukanya.
2. USB Flash disk adalah metode penyebaran virus paling banyak kedua setelah e-mail. Jadi pastikan anti virus anda terupdate dengan baik sebelum USB Flash Disk masuk terhubung di komputer anda. Scan terlebih dahulu sebelum dibuka. Cara membukanya juga jangan di double klik, tapi dengan klik kanan kemudian pilih Open. Cara ini lebih aman untuk menghindari virus yang masuk melalui autoruns yang disertakan dalam USB Flash Disk.
3. Hati-hati menggunakan program e-mail client misalnya Microsoft Outlook. Pastikan program tersebut terupdate dengan baik. Jika sistem operasi yang anda gunakan adalah bajakan, saya menyarankan anda menggunakan e-mail client yang sifatnya free dan dapat update secara otomatis, misalnya Mozilla Thunderbird atau Pegasus.
4. Semua orang pasti mengetahui internet adalah sumber penyebaran virus terbesar di dunia. Hampir 80% virus disebarkan melalui jalur itu. Berikut tip aman saat anda melakukan selancar di ranah dunia internet: – Jangan melakukan klik pada jendela pop-up yang ditampilkan. Misalnya pemberitahuan bahwa anda adalah pemenang sebuah undian atau klik beberapa kali makan anda akan menang sebuah undian. Sebenarnya itu adalah program jahat yang otomatis akan mengirim trojan atau spyware ke komputer anda. – Anda dapat menggunakan fitur atau program atomatis blok pada pop-up yang akan ditampilkan. Fitur ini biasanya sudah disertakan dalam web browser yang anda gunakan.
5. Mesin pencari, misalnya Google terkadang tidak dapat menyaring situs-situs yang dianggap sebagai berbahaya. Untuk itu anda dapat menginstal sebuah program yang dapat mendeteksi otomatis situs- situs yang tidak layak dikunjungi atau berbahaya. Program gratis yang dapat anda gunakan adalah AVG Link Scanner. Program gratis buatan AVG ini mampu mendeteksi situs-situs hasil pencarian google. Jika situs tersebut mengandung virus berbahaya, maka akan ditampilkan peringatan atau situs tersebut akan otomatis diblok tidak dapat dibuka.
6. Install anti virus yang dapat anda percaya. Tidak harus anti virus berbayar, untuk pengguna rumahan/pribadi anda dapat menggunakan anti virus free yang tidak kalah populer dengan anti virus berbayar, misalnya Avira, AVG, Clamav, dan lain-lain. Pastikan anda melakukan update secara rutin untuk menjamin anti virus yang anda install mampu menahan virus yang semakin lama semakin berkembang kemampuanya.
7. Instal juga anti Spyware untuk mencegah masuknya Malware dan spyware. Kedua program jahat tersebut selain dapat membuat komputer berjalan lambat, juga dapat mengahantarkan komputer anda sebagai komputer zombie yang dapat dikendalikan orang- orang di luar sana. Beberapa program anti spyware gratis yang cukup terkenal adalah Spyware Doctor, Spyware Terminator, dll
8. Jangan pernah membuka lampiran yang disertakan dalam e-mail dari sumber yang tidak diketahui dengan baik. Meskipun lampiran file yang disertakan adalah format file yang jarang membawa virus seperti .txt, .jpeg, .gif, .bmp, .tif, .mp3, .htm, .html, and .avi, namun pastikan anda melakukan scan terlebih dahulu.
9. Gunakan disk (CD/DVD) untuk mengimpan/membackup data- data penting agar tidak mudah terinfeksi virus. CD/DVD sifatnya hanya read only (hanya dapat dibaca), namun pastikan sebelum dipindahkan kedalam disk, data telah terbebas dari virus. Karen jika datanya bervirus, maka percuma saja disimpan di dalam disk.
10. Atur sistem operasi yang anda gunakan agar selalu melakukan update secara rutin. Ini dapat mengurangi resiko serangan virus dari luar karena celah masuknya virus telah ditutup oleh update yang anda lakukan. Namun update hanya dapat berhasil jika sistem operasi yang anda gunakan adalah asli. Jika tidak saya sarankan gunakan sistem operasi yang gratis misalnya linux.
11. Ketika anda mendownload program-program dari situs warez, pastikan anti virus anda terpasang dan terupdate dengan baik. File yang berasal dari situs-situs tersebut kadang sengaja disusupi oleh virus yang berbahaya.
12. Terakhir saya sarankan, jangan mengunjungi situs-situs berbahaya yang mengandung virus dan program-program jahat yang dapat membahayakan komputer anda sendiri, misalnya situs warez, crack, serial, porno, dan lain-lain.
Demikian 12 tip yang dapat anda lakukan untuk mengamankan komputer anda dari serangan virus. Satu hal yang perlu anda pahami “menjaga/merawat lebih baik dibanding menyembuhkan”.
Src: http://idecapung[.]blogspot[.]com/
Mengamankan Komputer Dari Cracker
1. Memblokir Remote Access. Untuk mencegah PC anda diambil alih oleh Hacker,
nonaktifkan Remote Access. Dlm menu Start, klik kanan pada “My Computer” & pilih “Properties”.
Maka ada tampilan “System Properties”, kemudian pilih tab “Remote”,
singkirkan/hilangkan tanda (V) yg ada didepan semua option yang ada untuk menonaktifkannya. Kemudian klik “OK”.
nonaktifkan Remote Access. Dlm menu Start, klik kanan pada “My Computer” & pilih “Properties”.
Maka ada tampilan “System Properties”, kemudian pilih tab “Remote”,
singkirkan/hilangkan tanda (V) yg ada didepan semua option yang ada untuk menonaktifkannya. Kemudian klik “OK”.
2. Menghapus User Account yang tidak terpakai => Pada “Windows XP Professional” terdapat beberapa user account
yang dapat diakses melalui trojan & dimanfaatkan utk melakukan penyerangan.
Utk menyingkirkannya pilih menu Start, pilih “Control Panel”, pilih “Performance and Maintenance”.
Kemudian pilih “Administrative Tools”, Klik 2 kali “Computer Management”. Pilih “Local Users and Groups”,
pada sisi kanan klik 2 kali pd bagian “Users”. Hapuslah account-account lama yang tdk anda gunakan
( gambar users yg ada tanda X ). Kemudian tutuplah tampilan2 tadi.
yang dapat diakses melalui trojan & dimanfaatkan utk melakukan penyerangan.
Utk menyingkirkannya pilih menu Start, pilih “Control Panel”, pilih “Performance and Maintenance”.
Kemudian pilih “Administrative Tools”, Klik 2 kali “Computer Management”. Pilih “Local Users and Groups”,
pada sisi kanan klik 2 kali pd bagian “Users”. Hapuslah account-account lama yang tdk anda gunakan
( gambar users yg ada tanda X ). Kemudian tutuplah tampilan2 tadi.
3. Menutup celah NetBIOS => File2 dokumen anda bisa diakses melalui Internet maka nonaktifkanlah NetBIOS.
Dlm menu Start, klik kanan pada “My Network Place” & pilih “Properties”. Maka ada tampilan “Network Connections”.
Kemudian klik kanan icon koneksi internet yg tersedia, pilih “Properties”. Jika ada tampilan, pilih tab “Networking”. Beri tanda ( V ) yg ada didepan “Internet Protocol (TCP/IP), kemudian klik tab “Properties” yg ada dibawahnya. Maka ada tampilan “Internet Protocol (TCP/IP) Properties”, pilih tab “Advanced”. Tampilan ada lagi “Advaced TCP/IP Settings”, pilih tab “Wins”, lalu pilih “Disable NetBIOS over TCP/IP. Klik ‘OK”.
Dlm menu Start, klik kanan pada “My Network Place” & pilih “Properties”. Maka ada tampilan “Network Connections”.
Kemudian klik kanan icon koneksi internet yg tersedia, pilih “Properties”. Jika ada tampilan, pilih tab “Networking”. Beri tanda ( V ) yg ada didepan “Internet Protocol (TCP/IP), kemudian klik tab “Properties” yg ada dibawahnya. Maka ada tampilan “Internet Protocol (TCP/IP) Properties”, pilih tab “Advanced”. Tampilan ada lagi “Advaced TCP/IP Settings”, pilih tab “Wins”, lalu pilih “Disable NetBIOS over TCP/IP. Klik ‘OK”.
4. Penanggulangan terhadap BO2K pada Windows 9x. BO2K dapat dilacak dgn scanning port.
Biasanya pd Windows 9x yg terbuka portnya hanya satu yaitu port 139 (NetBios).
Oleh karena itu perlu dicurigai jika kita mengetahui ada port lain selain port 139 yg terbuka.
Program anti virus yg beredar saat ini dapat mendeteksi keberadaan program ini.
Pastikan anda sudah melakukan download versi terbaru dari program anti virus. Rajin2 lah membuka registrasi Windows. Biasanya pd Windows 9x, karena BO2K menanamkan dirinya pada
Biasanya pd Windows 9x yg terbuka portnya hanya satu yaitu port 139 (NetBios).
Oleh karena itu perlu dicurigai jika kita mengetahui ada port lain selain port 139 yg terbuka.
Program anti virus yg beredar saat ini dapat mendeteksi keberadaan program ini.
Pastikan anda sudah melakukan download versi terbaru dari program anti virus. Rajin2 lah membuka registrasi Windows. Biasanya pd Windows 9x, karena BO2K menanamkan dirinya pada
“HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\RunServices”
atau pada
“HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run”.
5. Pengamanan BIOS pada Server => BIOS merupakan perangkat lunak aras rendah yg berguna utk melakukan konfigurasi
atau manipulasi hardware pada PC berbasis x86. MS Windows maupun Lilo dari Linux menggunakannya utk
menentukan prosedur melakukan booting pada PC anda. Anda perlu memproteksi BIOS anda dgn memberi password padanya.
Cara ini juga berguna utk mencegah penggunaan booting up melalui floppy disk. Cara ini tdk memberi perlindungan secara maksimal pada PC anda, namun dapat mempersulit org lain utk mengacak2 PC anda. Perlu diingat bahwa BIOS saat ini menggunakan metode flashroom, yg memungkinkan kita utk mengubah konfigurasi atau bahkan menghapusnya sama sekali.
atau manipulasi hardware pada PC berbasis x86. MS Windows maupun Lilo dari Linux menggunakannya utk
menentukan prosedur melakukan booting pada PC anda. Anda perlu memproteksi BIOS anda dgn memberi password padanya.
Cara ini juga berguna utk mencegah penggunaan booting up melalui floppy disk. Cara ini tdk memberi perlindungan secara maksimal pada PC anda, namun dapat mempersulit org lain utk mengacak2 PC anda. Perlu diingat bahwa BIOS saat ini menggunakan metode flashroom, yg memungkinkan kita utk mengubah konfigurasi atau bahkan menghapusnya sama sekali.
6. Penyalahgunaan CGI Shell pada Unix/Linux => Ada beberapa cara yg cukup ampuh utk menanggulanginya :
a. Anda pasang Chrooted-Jail pada Apache anda sehingga perintah yg dapat dijalankan dapat anda batasi.
b. Utak-atik Source Code dari fasilitas CGI yg akan anda berikan misalnya Perl,
kemudian anda matikan fasilitas fungsi system ( )…Smile
kemudian anda matikan fasilitas fungsi system ( )…Smile
c. Minimalisasi terjadinya eksploit local pada sistem anda dgn sering mengutak-atik & mengikuti perkembangan berita
seputar sekuriti.
seputar sekuriti.
7. Menghapus komponen COM yg tdk dibutuhkan pd Windows 2000/XP/Etc => Beberapa komponen COM yg tdk dibutuhkan oleh
hamper semua aplikasi harus dihapus. Pertimbangkan dulu sebelum menghapusnya karena setiap komponen saling
berhubungan dgn file system & dictionary object. Dalam menu Start pilih Internet Explorer,
pada menu”Tools” pilih “Internet Options”. Jika ada tampilan, pilih tab “Connections”.
Didalam “Dial-up and Virtual Private Network Setting” hapus COM yg tdk dibutuhkan dgn mengkliknya lalu pilih
“Remove”. Kemudian klik “OK’.
hamper semua aplikasi harus dihapus. Pertimbangkan dulu sebelum menghapusnya karena setiap komponen saling
berhubungan dgn file system & dictionary object. Dalam menu Start pilih Internet Explorer,
pada menu”Tools” pilih “Internet Options”. Jika ada tampilan, pilih tab “Connections”.
Didalam “Dial-up and Virtual Private Network Setting” hapus COM yg tdk dibutuhkan dgn mengkliknya lalu pilih
“Remove”. Kemudian klik “OK’.
8. Mengaktifkan Firewall => Agar Hacker & penyerang tidak sampai ke PC anda, dibutuhkan sebuah Firewall.
9. Menginstalasi Anti Virus => Software antivirus tidak hanya menyingkirkan virus, worm, atau file perusak lainnya
tetapi juga melindungi PC dari ancaman serangan Script di website.
tetapi juga melindungi PC dari ancaman serangan Script di website.
10. Jangan anda melakukan chatting di MIRC sebelum tips diatas dipraktekkan,
kalo ngak kompi lo akan diserang oleh Hacker karna IP temen” bisa diliat melalui MIRC.
kalo ngak kompi lo akan diserang oleh Hacker karna IP temen” bisa diliat melalui MIRC.
Src: http://www[.]okeaja[.]co[.]cc
Selamat mencoba cara meningkatkan keamanan komputer, cara menjaga komputer, cara menambah keamanan komputer, cara aman komputer, keamanan komputer, cara meningkatkan keamanan komputer terbaru, cara menjada komputer dari cracker, tingkatkan keamanan komputer, tambah keamanan komputer, maksimalisasi keamanan komputer, maximal keamanan komputer. increase keamanan komputer, update keamanan komputer, tipss mengamankan komputer, tips meningkatkan komputer, cara membuat komputer aman, cara membuat komputer secure, cara bikin komputer supaya lebih aman, cara supaya komputer aman.
![]() |
[1] Untuk membedakan firewall yang built-in di linux dengan firewall dedicated yang banyak digunakan dalam teknologi jaringan, maka digunakan istilah firewall linux.

